Responsive Ad Slot

Ungkapan Galau Seorang Istri

Sunday, September 26, 2021

/ by Jogjanesia
Namaku Nisa, aku sudah pada tahun 2008 yang lalu, dari pernikahan itu, kami sudah dikaruniai 2 anak yang lahir pada tahun 2010 dan yang lainnya lagi 2014. Aku menulis cerita ini karena istri tidak pernah merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya sejak menikah dengan suamiku yang jauh lebih tua dariku.


Karena perasaan selalu gelisah akhirnya aku berani bermain api di belakang suamiku walau cuma lewat telepon. Aku berhubungan dengan pria lain dan pria itu tahu masalah apa yang aku alami sekarang, hubungan kami sudah berjalan 1 tahun.

Selingkuhanku selalu saja memaksa aku untuk menceraikan suamiku tapi rasanya tidak bisa. Sebagai istri aku masih punya rasa malu untuk bercerai tanpa alasan yang jelas.

Beberapa hari lalu aku dan suami sempat konflik tapi suamiku ngadu ke mamaku karna mamaku sangat sayang suamiku. Suamiku sangat mencintaiku, tapi aku tidak suka dengan sikapnya yang terlalu agresif, dia terlalu menekanku, akhirnya aku selalu berbohong terhadapnya.

Meski mau jalan aku selalu dilarang. Suamiku banyak yang sudah tidak pernah mengerti apa yang aku rasakan sebagai istri yang besarkan anak-anak di rumah.

Usiaku masih muda, aku masih ingin menikmati mimpi, aku tau jika aku juga seorang ibu, aku juga memahami perasaanku tapi suamiku tidak pernah mengerti apa yang aku rasakan jika aku menderita batin menjalani semua ini. Teman-lihat yang lain masih menikmati kehidupan sementara aku harus terus mendekam di rumah menjagai dua anakku.

Menikah di usia dini benar-benar menekanku. Ini semua gara-gara mama menikahkan aku yang masih terlalu muda, ingin menolak, tapi aku takut durhaka dengan orang tua. Dulu aku cuma berpikir apa yang dikasi mamaku moga yang terbaik untuk diriku tapi nyatanya bertolak belakang dengan apa yang aku khayalkan.

Andai saja waktu dapat di putar aku putar dan kudelete yang sekarang aku sudah tak sanggup lagi menghadapi sikap suamiku yang selalu pemarah, aku cape. Aku diciptakan, tapi dia tidak mau. Aku selalu berusaha untuk sabar tapi bagaimanapun kesabaran itu ada batasnya.
Aku selalu berdoa kepada Allah jika semua ini akan indah pada waktunya.

***

No comments

Post a Comment

Don't Miss
© all rights reserved 2023
Created by Mas Binde