Responsive Ad Slot

Ohmaigat !!! Makan di Warung Biasa Harus Bayar Satu Juta Rupiah

No comments

Tuesday, September 30, 2014


Traveling dan wisata kuliner memang merupakan hal yang menyenangkan. Tentunya kita akan memilih wisata kuliner yang enak di tempat yang ekonomis. Namun bukannya dapat harga yang ekonomis, seorang pengguna Facebook asal Indonesia, Dewi Kabisat Andriyani, ini malah meringis. 
Dalam akun Facebooknya, Dewi Kabisat menunjukkan bon makannya di sebuah warung yang mencapai harga sejuta. Dilihat dari bon makan yang tanpa label warung (ala restoran bonafit) dan pesanan yang terlihat wajar, terdapat nominal harga yang sangat melambung tinggi.

Bila kebanyakan warung menetapkan harga nasi putih pada kisaran 8-10 ribuan, pada nota tersebut dua porsi (atau mungkin 2 bakul nasi) mencapai harga Rp 90 ribu atau per satuannya dibanderol Rp 45 ribu. Juga harga 3 porsi cah kangkung yang mencapai harga Rp 200 ribu, di mana warung lainnya kebanyakan memasang harga murah untuk menu sayur mayur. Cukup menguras kantong dan kabarnya membuat wanita ini dan keluarganya merasa shock. 

Menurut akun Facebook Dewi Kabisat, saat itu ia makan di warung sekitaran Anyer dengan membawa 10 orang anggota keluarganya. Bon tersebut kemudian difoto dan diposting di Facebook. Dewi memperingatkan pada semua orang untuk lebih hati-hati dalam membeli makanan di warung sekitaran Anyer. 
Nominal harga yang dianggap tidak masuk akal itu turut membuat rekan-rekan dan netizen lainnya terkejut. Dalam waktu kurang dari 24 jam, foto bon tersebut sudah dishare lebih dari 5000 kali di Facebook. Senasib dengan Dewi Kabisat, seorang pengguna salah satu forum terbesar di Indonesia dengan ID chapunkj, menceritakan pengalamannya makan di warung lesehan yang tampak sederhana namun membuatnya kehabisan lebih dari setengah juta rupiah. 

Sama seperti Dewi Kabisat, chapunkj juga memposting struk dan foto lokasi tempat ia makan yang kebetulan juga berada di Anyer. Dalam pengalaman chapunkj bulan Maret lalu, ibu penjual mengatakan bahwa harga ikannya sedang naik, sehingga harga makanan yang mereka pesan jadi melambung tinggi. 

Warung Satu Juta
Reaksi atas kedua kasus ini beragam, ada yang pro dan kontra. Namun pelajaran dari pengalaman Dewi Kabisat  dan chapunkj adalah untuk selalu bertanya sebelum membeli tentang harga makanan sekalipun Anda ada di warung sederhana, di manapun berada. Dengan demikian Anda tak akan merasa tertipu setelah membeli pesanan makan.
Jangan sampai hendak mencari makanan yang irit di kantong, tapi malah bikin kantong bolong. Semoga bermanfaat, Pemirsa !

Pria Benci Saat Wanita Memakai Ini Nih

No comments
Anda bilang itu tren, tetapi tidak semua pria bisa mengerti hal tersebut. Justru, sebagian besar pria seringkali memunculkan protes saat Anda memakai item-item fashion tertentu.
Item fashion apa saja sih yang sebenarnya tak disukai para pria? Berikut jawabannya.

Hot Pants
Anda bilang seksi, dan Anda berpikir pria akan berpikir ini seksi. Ya, sebenarnya mereka juga berpikir demikian. Namun sayangnya tak semua pria senang melihat Anda memakai hot pants seksi saat Anda pergi ke mall dengannya. Ia justru yang sering protes dan merasa risih. Selain berbahaya bagi Anda, karena dapat mengundang sexual abuse, ia juga tak rela apabila pria lain menikmati Anda sebagai pemandangan.

Jumpsuit
Mengenakan jumpsuit memang sangat menyenangkan, terasa longgar, lega dan nyaman. Tetapi, para pria seringkali heran, dalam benak mereka timbul pertanyaan, apakah Anda sedang mengenakan baju bayi?
Hmmm... mungkin si dia memang tak mengerti mode, tetapi bagi mereka jumpsuit memang terkesan seperti baby jumper yang dikenakan orang dewasa.

Legging
Satu item fashion lain yang dibenci pria adalah legging. Tak hanya karena tampilannya yang super ketat, namun bagi pria legging justru membuat tubuh Anda tampak lebih besar.

Aksesoris rambut
Bagi wanita, aksesoris rambut terutama jepit dan bando adalah pernik yang membuat tampilan semakin manis. Tetapi, apakah mereka setuju dengan pendapat Anda? Ternyata tidak semua pria setuju. Sebagian besar mengatakan aksesoris ini lebih cocok dikenakan anak-anak dan membuat Anda seperti anak-anak saat memakainya.

Skinny Jeans
Jangan coba-coba memakai skinny jeans jika tubuh Anda berukuran maxi. Skinny jeans memang nyaman dikenakan, tetapi bagi mereka yang bertubuh maxi, skinny jeans akan membuat bagian lemak di seluruh tubuh menjadi terekspose. Jadi tidak cantik dan indah lagi kan?

Mini shirt
Pernah memakai kaus-kaus ketat dan berukuran pendek dengan warna-warna manis? Rasanya memang seperti tak ada yang salah. Namun, pernahkah juga seorang pria tiba-tiba bertanya "kamu pakai kaus adikmu ya?"
Nah, bagi pria, kaus yang terlalu ketat dan pendek itu seperti seorang kakak yang sedang meminjam kaus adiknya. Memangnya sudah kehabisan bahan ya hingga kaus dibuat sependek itu?

Well, pernik fashion wanita memang tak selalu dapat dimengerti oleh pria. Namun, setidaknya masukan dari mereka bisa dijadikan inspirasi dan koreksi. Bukankah Anda memberikan penampilan cantik juga untuk menarik perhatian mereka?

Dr. Fidelma Ahli Neurologi Amerika, Menjadi Muallaf Setelah Meneliti Posisi Sujud

No comments

R. FIDELMA O’Leary mendapatkan penghargaan Woman of Spirit tahun 2012. Ia adalah seorang Professor Biologi di Universitas St. Edward di Austin, Texas, Amerika Serikat.
Wanita asli Texas yang berprofesi sebagai Professor Neurosains di Universitas Texas ini, telah menemukan kedamaian dalam Islam. Dr. Fidelma, yang juga sebagai seorang Dokter Neurologi di sebuat rumah sakit di AS, terpukau ketika melakukan kajian terhadap syaraf-syaraf di otak manusia.

Satu hal yang membuat dia terpukau adalah ketika mengetahui bahwa terdapat beberapa urat syaraf manusia yang tidak dimasuki darah. Padahal setiap inci otak manusia memerlukan suplai darah agar bisa berfungsi secara normal.

Setelah mengadakan penelitian dengan seksama dan memakan waktu yang lama, Dr. Fidelma akhirnya mendapati kenyataan bahwa urat-urat syaraf di otak itu tidak dimasuki darah kecuali bila seseorang sedang shalat, yakni ketika posisi sujud. Ternyata urat syaraf itu memerlukan darah hanya beberapa saat saja, yakni ketika seseorang shalat.

Setelah penelitian itu, Dr. Fidelma mencari tahu tentang Islam, lewat buku-buku keislaman dan diskusi dengan rekan-rekannya yang Muslim. Dan akhirnya, dengan kesadaran penuh, Dr. Fidelma mengikrarkan keislamannya dengan mengucapkan dua kalimat syahadat. Allah SWT berkenan memberinya hidayah atau petunjuk pada iman. Keyakinannya pada agama Islam yang baru dianutnya itu demikian besar.

Sekarang Dr. Fidelma membuka klinik, “Pengobatan dengan Al-Qur’an.” Dia terus mengkaji pengobatan Islami dan memberikan pengobatan dengan ayat-ayat Al-Qur’an dan apa saja yang dianjurkan Al-Qur’an dan Hadits Nabi SAW. Misalnya, dengan berpuasa, madu, habbatussauda (jinten hitam), minyak zaitun, dan sebagainya.

Allah SWT berfirman: “Dan apabila kamu menyeru untuk mengerjakan shalat, mereka menjadikannya (shalat itu) sebagai ejek-ejekan dan permainan. Yang demikian itu ialah karena mereka suatu kaum yang tidak berakal,” (QS. Al Maidah: 58).

The Misuh ( 1 ) : Misuh Itu Soal Rasa

No comments

Ekspresi Misuh
Saat  matahari bersinar cukup terik, Kru  menemui R Bima Slamet Raharja SS MA atau yang akrab disapa Mas Bimo ini di rumahnya, Jalan Balirejo, Timoho, Yogyakarta. Tanpa basa-basi, beliau langsung memberikan pendapatnya mengenai definisi misuh.

“Misuh itu dalam Bahasa Jawa punya dua arti. Arti yang pertama, misuh dari kata wisuh, yang artinya mencuci, yang kedua misuh yang artinya mengeluarkan kata-kata yang kurang enak didengarkan, atau pun dirasakan.”

Mas Bimo yang sehari-harinya aktif mengajar di Prodi Sastra Jawa, Fakultas Ilmu Budaya, UGM ini berpendapat pisuhan itu bisa muncul dengan berbagai tujuan. “Misuh itu bisa dilakukan untuk mengekspresikan ketidaksukaan terhadap pihak lain, menyatakan kekaguman, atau bahkan untuk mengumpat diri sendiri karena menyesal atas perbuatan sendiri. Ia adalah bahasa verbal yang muncul apa adanya, karena situasi hati orang yang mengeluarkan kata-kata pisuhan.”

Seperti halnya bahasa, lanjutnya, pisuhan itu lahir karena adanya kesepakatan antara penggunanya. Kosa kata yang dipakai sebagai kata pisuhan pun berkembang seiring dengan perkembangan pengetahuan manusia. Kata-kata yang mengacu pada bagian tubuh, hewan, atau profesi tertentu jadi berubah fungsi jadi kata pisuhan dan dikenal luas.

Bahkan, dalam seni tradisi seperti pewayangan, misuh juga dikenal, meski tidak sembarangan dipakai, tergantung strata sosial dalam pertunjukkan wayang tersebut. Penggunaannya bisa secara langsung mau pun berupa sindiran (dalam bahasa Inggris disebut sarcasm.

“Kalau misuh itu disebut tradisi, memang benar, karena misuh itu sesuatu yang diturunkan, walau secara etika misuh jelas tidak pantas,” jelas pria kelahiran 24 Januari, 31 tahun yang lalu ini.
“Di dalam masyarakat kita, misuh itu sudah menjadi kebiasaan yang umum. Masalah bermoral tidaknya itu tergantung bagaimana masing-masing individu menyikapinya, karena masing-masing individu tumbuh dan berkembang di lingkungan pergaulan yang beda satu dengan yang lainnya.”
Sebenarnya, apa sih yang membuat pisuhan itu kasar, Mas?

“Yang jelas, kasar tidaknya pisuhan itu dimunculkan dari rasa yang dilahirkan dari si pengucap kata pisuhan. Bahasa itu memunculkan rasa, kalau kita terbiasa menggunakan bahasa yang halus, pasti orang akan menganggap kita pribadi yang halus dan santun.

Nah, kalau kita terbiasa menggunakan bahasa kasar seperti pisuhan, pasti orang memandang kita sebagai orang yang kasar. Selain itu, tentu saja situasi dan tempat juga akan mempengaruhi,” jawabnya.

Untuk perilaku misuh di lingkar pergaulan remaja, menurut Mas Bimo, ini adalah hasil dari budaya tiru yang diterima oleh remaja secara komunal. Ketika seorang remaja masuk ke dalam komunitas-komunitas yang ia temui, pasti ada satu istilah yang hanya dipahami oleh komunitas itu sendiri, salah satunya istilah yang digunakan untuk misuh.

“Ya di situ gaulnya remaja, ketika dia mengenal dan menggunakan kata-kata pisuhan, ada keakraban antar teman. Dan biasanya tiap daerah berbeda dalam menentukan kriteria gaul itu, karena tentu saja ada perbedaan budaya dan bahasa di setiap daerah,” ujarnya. *** Citta

Fakta, Bahwa Motivasi Kaum Perempuan Melakukan Hubungan Seks Sama Dengan Para Pria.

No comments

Saturday, September 27, 2014

Jika ditanya, apakah kaum perempuan menyukai seks? Jawabannya ya. Jadi siapa pun yang berpikir bahwa pria lebih menikmati seks daripada perempuan, faktanya justru sebaliknya. Menurut penelitian, motif seksual pada perempuan lebih didorong karena perasaan cinta dan komitmen.
Temuan baru telah mengungkapkan bahwa motivasi kaum perempuan melakukan hubungan seks sama dengan para pria, yaitu untuk kesenangan. Namun, seberapa penting hubungan seks bagi perempuan?

"Menurut saya, seks penting karena memberikan makna berbeda dalam hubungan saya dengan pasangan. Hal itu membuat saya merasa dekat dengan pasangan saya secara fisik, dan tentu saja emosional. Saya juga merasa bahwa seks adalah bentuk terbaik dari keintiman, tapi kemudian adakalanya tubuh Anda hanya membutuhkannya!" ujar seorang penulis lepas, Guffaws Apeksha Mitra.

Namun, apa alasan sebenarnya di balik berhubungan seks bagi seorang perempuan? Penulis asal Amerika, Cindy Meston dan David Buss, dalam bukunya Why Women Have Sex, mencoba memecahkan teka-teki yang sama. Psikolog klinis dan psikolog evolusi telah menemukan bahwa motivasi seks perempuan bukan hanya cinta, kesenangan, atau untuk kepentingan reproduksi, melainkan juga meredakan stres, kebosanan, bahkan menyembuhkan migrain.

"Bagi perempuan, di penghujung hari, seks bekerja dalam dua cara. Sebagai penyembuh stres, dan meski menjadi bagian penting dalam pernikahan yang sehat, kuncinya adalah waktu. Seks membuat perempuan merasa diinginkan pasangannya. Ini membantu ikatan pada pasangan pada tingkat yang lebih kuat," ujar Rita D'Souza, yang telah menikah lebih dari dua tahun.
Dia juga mengatakan banyak orang menganggap pria memiliki dorongan seks lebih tinggi daripada perempuan, tapi menurutnya itu hanya berlaku untuk remaja pria. "Perempuan mencapai peningkatan seksual mereka di usia 30-an. Usia tersebut kemungkinan membuat perempuan paling menikmati hubungan seks yang dilakukan," tambahnya.

Meston dan Buss juga mewawancarai 1.006 perempuan dari seluruh dunia dan menemukan 237 alasan mengapa mereka berhubungan seks. Beberapa alasan yang paling menarik adalah:

* Satu dari perempuan yang diwawancarai mengatakan, ia melakukan hubungan seks untuk pengalaman spiritual karena ia berpikir hal itu bisa mendekatkan diri pada Tuhan.
* Obat untuk stres, sakit kepala, dan menghilangkan kusam pada kulit.
* Berhubungan seks bisa menghilangkan kebosanan karena itu lebih mudah daripada berantem dengan pasangan.
* Mayoritas perempuan mengakui bahwa seks membantu mereka menemukan kedamaian, atau sebagai alat tawar agar pasangan mau berbagi pekerjaan rumah tangga.

"Meskipun ini tidak berlaku untuk semua pernikahan, seks penting untuk mengembalikan lagi rasa cinta. Buat saya, seks lebih dari sekadar tindakan fisik. Saya tidak bisa membayangkan cinta tanpa seks, atau seks tanpa cinta," ujar Priya Sharma, seorang pekerja media.

Terlepas dari kebutuhan biologis, seks membuatnya nyaman karena merasa diinginkan oleh pasangannya. "Hal itu membuat saya merasa puas, bahagia, dan percaya diri," tambahnya.
Jika Anda masih bertanya-tanya mengapa perempuan menginginkan seks, beberapa alasan lainnya mungkin lebih dapat Anda terima. Seks membuat perempuan merasa lebih dekat dengan suaminya, dan memungkinkan Anda untuk mengeksplorasi seksualitas Anda.

Inilah Posisi Bercinta Idaman Para Wanita

No comments
Bercinta atau berhubungan intim merupakan kunci dalam membangun suatu hubungan suami istri yang harmonis. Saat bercinta atau berhubungan intim setiap individu tentu memiliki posisi favorit mereka masing-masing. Namun beberapa posisi ini diketahui menjadi posisi bercinta favorit para wanita lho Ladies. Well, apakah favorit Anda masuk dalam daftar ini? Cari tahu di sini yuk.

WOT, Woman On Top

Posisi ini disukai banyak wanita saat mereka sedang sangat bersemangat atau penuh energi. Pada posisi ini perempuan bisa mencapai orgasme klitoris atau jelajah G-spot. Posisi ini disinyalir menjadi favorit banyak wanita karena mereka bisa mencapai titik klimaks.

Posisi Duduk

Gaya ini paling sering dilakukan setelah pasangan melakukan hal yang romantis. Malam mereka akan menjadi sangat bergairah. Anda akan duduk di kursi yang sedikit lebih tinggi sehingga sejajar dengan posisi pria berdiri saat penetrasi. Posisi bercinta seperti ini mempercepat rangsang G-spot, namun juga berpeluang ejakulasi dini. Sensasi spontanitas lebih terasa saat berhubungan intim dengan posisi ini.

Klasik Misionaris

Posisi wanita di bawah dan pria di atas merupakan posisi yang legendaris dan bisa menciptakan kedekatan atau chemistry yang lebih besar dengan pasangan. Posisi ini mutlak memerlukan dukungan tempat tidur nyaman. Ini adalah posisi yang memungkinkan seluruh aktifitas fisik seperti mencium, menyentuh, meremas dan lain sebagainya dalam ritme yang diinginkan.

CAT

Posisi coital alignment technique, tergolong sederhana. Pada prinsipnya seperti posisi misionaris, namun suami harus memajukan badannya beberapa sentimeter, sehingga Mr. P lebih dulu menyentuh klitoris. Suami Anda harus meluruskan kakinya dan tugas Anda adalah untuk menaik-turunkan pelvis.

Doggy Style

Posisi ini merupakan salah satu posisi favorit pria karena dengan ini mereka bisa dengan mudah menemukan G-spot wanita. Dan dengan sedikit usaha saja, Anda bisa orgasme berulang kali. Penetrasi dari samping ini bisa menyentuh G-spot wanita dari berbagai sudut. Selain itu doggy style secara alami dapat membuat Anda dan pasangan lebih liar dalam bercinta.

Berikut tadi 5 posisi yang disukai kebanyakan wanita untuk bisa merasakan orgasme yang luar biasa. Apakah posisi favorit Anda termasuk di dalamnya Pemirsah ?

Ternyata Pria Bersuara Berat Lebih Mempesona Dimata Wanita

No comments
Dalam pembahasan tentang cinta sejati datang dari aroma tubuh, kita membahas tentang bagaimana aroma tubuh dapat memikat seseorang. Akan tetapi, ternyata bukan hanya indera penciuman saja yang diuji dalam Sin Academy. Para peserta juga diuji dalam menilai suara seseorang.

Penelitian tersebut dilakukan dengan menutup mata para peserta, selain itu para peserta juga diminta untuk menilai suara orang asing dan memilih suara mana yang mereka sukai. Dan hasilnya, kebanyakan wanita lebih menyukai pria dengan suara berat dan lebih kencang dengan artikulasi yang jelas. Suara tersebut dianggap maskulin dan sangat menarik bagi wanita.

Dr Zoe Cromier yang merupakan ahli ilmu hedonisme dan daya tarik, mengatakan bahwa kecepatan kencan sensorik ini ternyata jauh lebih efektif dibanding daripada kencan online atau kencan pertemuan langsung.

Dalam penelitian sebelumnya yang dilakukan pada tahun 2006 dari Edinburgh University juga menyimpulkan bahwa wanita akan lebih tertarik dengan pria yang memiliki suara berat dan lebih kencang dengan artikulasi yang jelas.

Tidak Cuma itu, pada Tahun 2013 kemairn, New York dan Los Angeles pun pernah mengembangkan jenis kencan serupa yang mengandalkan indera penciuman dan suara. Kencan ini disebut juga dengan Pheromone Parties, dalma acara ini, para peserta diminta untuk menyerahkan kaus yang mereka pakai untuk tidur ke peserta lain dan para wanita memilih aroma dari kaus yang terkumpul tersebut.
Setelah sesi itu selesai, mereka kemudian di pertemukan selama 30 detik dengan keadaan mata tertutup. Ketika perbincangan dilakukan, saat itulah cinta mereka bersemi.

Martha McClintock, yang merupakan pendiri Institute for Mind and Biology di University of Chicago, mengatakan bahwa banyak orang dapat mendeteksi perbedaan kimia yang sangat kecil melalui hidung mereka. Dan ini bisa juga dijadikan deteksi awal cinta sejati, dan diteruskan dengan mendengarkan suara yang keluar dari mulut calon pasangannya.

Inilah Permen Pengusir Sedih, Namanya Clean Break Candy.

No comments
Beberapa orang yang sedang mengalami patah hati akan memilih untuk mengurung diri di dalam kamar dan mendengarkan lagu tentang cinta. Padahal secara logika, sebenatnya cara ini hanya akan membuat Anda merasa lebih terpuruk dan akan lebih menyesali keadaan yang sedang menimpa anda ini.

Sebenarnya banyak cara untuk move on dari patah hati, bahkan belakangan ini ada cara nikmat yang dapat dilakukan untuk menghadapi rasa sedih akibat patah hati ini. Caranya yakni dengan mengudap sesuatu yang manis, mislanya saja dengan menghisap permen anti galau.

Seorang mahasiswi dari Tyler Scool of Arts yang bernama Kathy Mueller menawarkan sebuah permen bernama Clean Break Candy. Sesuai namanya, permen ini diklaim dapat mengatasi rasa sedih, khususnya bagi mereka yang sedang patah hati. Permen Clean Break Candy dibuat ini oleh Mueller sebagai salah satu syarat proyek kelulusannya.

Permen Clean Break Candy terbuat dalam 3 rasa yang banyak disukai yaitu lemonheads, chocolate bacon bar dan maple sugar candies. Menurut keterangannya, chocolate bacon bar ini merupakan rasa paling unik dan paling dapat mengungkapkan perasaannya ketika anda putus dengan kekasih tercinta anda.

Selain itu, permen ini punya keunikan lainnya, yakni di dalam setiap kemasan, permen unik ini memiliki slogan-slogan yang akan membuat kita mudah melanjutkan hidup dari patah hati yang sangat menyesakkan dada. Dalam kemasan kotak kuning sendiri, permen rasa lemonheads ini memiliki slogan Don’t Be Bitter yang bertugas sebagai mengusir rasa pahitnya patah hati.

Dalam kotak kemasan permen bewarna hijau diberi label  Don’t Get Sappy yang berkhasiat untuk menguatkan hati supaya anda jangan terus menangis setelah putus cinta ini. Dan yang terakhir adalah rasa chocolate bar yang diberi laberl Dont Be Salty, hal ini berarti jika Anda dan si dia memang sudah tidak cocok, maka sebaiknya anda merelakan perpisahan ini.

Cara Paling Tepat Memilih Rok Sesuai Bentuk Tubuh

No comments

Rok merupakan salah satu fashion item yang memiliki tempat istimewa di hati wanita, pakaian ini sendiri mampu menampilkan sisi feminin dan juga kesan seksi bagi siapapun wanita yang memakainnya. Tapi sayangnya, dengan banyaknya jenis rok yang beredar saat ini belum tentu akan cocok dengan pakaian anda. Makaynya, mengetahui bentuk tubuh untuk menemukan rok yang pantas dipakai merupakan hal yang harus anda lakukan.

Pada dasarnya, bentuk tubuh wanita itu dibagi menjadi 4 kategori, pertama adalah bentuk pisang, bentuk apel, bentuk pir dan bentuk jam pasir. Nah, untuk mengetahui seperti apa bentuk tubuh anda, cobalah anda berdiri di depan cermin seukuran tubuh tanpa menggunakan pakaian sama sekali. Setelah itu anda tinggal cocokkan tubuh anda dengan gambar dibawah ini.

 Ketika anda sudah mengetahui apa tipe atau kategori mana bentuk tubuh anda, seperti yang dikutip dari laman lauraconrad.com, berikut merupakan trik memakai rok sesuai dengan bentuk tubuh.

Rok High Waisted
Rok yang memiliki potongan tinggi ini biasanya akan terlihat menggantung di pinggang Anda. selain itu, rok ini juga akan memberikan tampilan perut yang lebih ramping sehingga rok jenis ini sangat ideal dipakai bagi pemilik tubuh pear ataupun jam pasir. Selain itu, High waisted yang memiliki panjang di atas lutut sangat cocok untuk pemilik kaki yang atletis.

Rok Maxi
Selama ini banyak sekali wanita yang merasa rok maxi hanya cocok dipakai oleh mereka yang bertubuh tinggi. Tapi kalau and ajeli, sebenarnya anda yang memiliki bentuk tubuh pear dan jam pasir ternyata bisa menggunakannya dengan menggunakan trik rok maxi yang berpinggang. Selain itu, jika anda memiliki tubuh yang sangat pendek, hindari model rok maxi yang menyempit.


Rok Pensil
Rok pensil merupakan fashion item yang sangat sempurna bagi pemilik tubuh pear dan juga jam pasir. Rok pensil ini akan menonjolkan kurva pinggang yang anda miliki. Tapi bagi anda pemilik tubuh bentuk tubuh pisang, sebaiknya anda menggunakan rok pensil model peplum untuk menciptakan ilusi lekukan tubuh yang seksi.



Trend Unik Wanita Berjemur Memakai Facekini

No comments
Berjemur di pantai dengan hanya memakai bikini merupakan hal yang biasa. Tapi bagaimana kalau ternyata bikini yang anda pakai tersebut dilengkapi dengan masker warna-warni yang mampu menutup wajah dan rambut anda sehingga hanya menyisakan mata, mulut dan hidung saja??
tentu saja ini akan kelihatan aneh dan andapun akan menjadi pusat perhatian. Sebuah trend unik di China tengah menjadi primadona, dimana wanita-wanita disana berjemur dengan hanya mengenakan pakaian renang dan ditambah dengan menggunakan masker yang membuat mereka terlihat seperti Kevin Bacon dalam film Hollow Man.

Trend unik tersebut disebut facekini. Seperti yang dikutip dari laman CNN, trend facekini ini sangat disukai karena dinilai sangat praktis. Facekini ini dianggap bisa melindungi pemakainya dari terpaan sinar matahari secara langsung, mampu menangkal efek buruk air laut dan bahkan mampu menangkal sengatan ubur-ubur.

Seperti kita ketahui kalau di Pantai Qingdao, ubur-ubur menjadi salah satu masalah besar dan kerap mengganggu pengunjung karena sengatannya. Nah, di pantai yang terletak di Provinsi Shandong tersebut ternyata ubur-ubur kini bukan masalah lagi.


Bahkan sekarang ini banyak wanita yang berjemur dengan hanya menggunakan facekini. Busana unik tersebut sepertinya akan memberikan suntikan kepercayaan diri bagi wanita-wanita tersebut, terutama bagi mereka yang memamerkan tubuhnya ke publik.

 Selain itu, karena wajahnya yang tertutup dengan rapat, maka mereka akan merasa menjadi anonim. Selain itu mereka juga tidak akan lagi berjemur dan berpose dengan hanya mengenakan bikini. Lama kelamaan busana yang mirip topeng wajah tersebut ternyata menjadi tren mode tersendiri bagi wanita disana.

Bahkan karena pilihan warnanya yang begitu banyak, maka mereka sangat menyukai ini. Nah, maulihat keseruan mereka memakai facekini, berikut foto-fotonya.

Ini Dia " Bra " Yang Mampu Mengontrol Nafsu Makan

No comments

Thursday, September 25, 2014


Harus bisa dimaklumi jika terkadang wanita akan sulit mengontrol nafsu makan mereka, tentu saja hal ini akan berakibat pada naiknya berat badan anda. Untuk mengatasi hal tersebut, beragam cara dilakukan oleh profesional, dengan tujuan untuk membantu anda supaya terhindar dari kegemukan.
Seperti dilansir dalam laman Dailymail.co.uk, salah satu perusahaan perangkat lunak telah menciptakan sebuah bra yang dapat mendeteksi perubahan denyut nadi dan tingkat stres soorang wanita. Ketika tingkat stres ini tinggi, maka bra ini secara otomatis akan mengirimkan data melalui bluetooth ke aplikasi smartphone yang dipakai wanita tersebut.

Rancangan Bra Yang Mampu Mengontrol Nafsu Makan
Dengan begitu, maka sang wanita akan sadar bahwa rasa lapar dan nafsu makan yang dialami tersebut terjadi karena stres, bukan karena rasa lapar yang sesungguhnya. Menurut Mary Czerwinski, yang merupakan sang kepala penelitian mengatakan bahwa alasan terciptanya pakaian dalam ini adalah untuk membantu pasiennya untuk lebih sadar, lebih kritis dan dapat memonitor dirinya sendiri.

 Mary Czerwinski juga menambahkan bahwa cara ini akan membuat mereka melakukan perubahan perilaku yang mungkin secara terjadi otomatis tanpa mereka sadari dan pasti berada di luar kendali mereka. Tentu saja kondisi ini sangat normal, karena wanita selalu bermasalah dengan hormon. Tapi yang tidak normal itu adalah pelampiasan stress ke makanan.
Tentu saja bra ini merupakan kabar baik untuk kebanyakan wanita yang mendambakan bentuk tubuh yang indah, terutama untuk mereka yang sering sulit mengontrol nafsu makannya dan rawan terkena stress. Sedangkan untuk pria, Mary Czerwinski mengatakan bahwa masih akan mengembangkan alat yang sama, tapi bentuknya bukan bra, melainkan sebuah gelang khusus.

Cara Meningkatkan Nafsu Makan Untuk yang Bertubuh Terlalu Kurus

No comments
Pemirsa, kegemukan sudah tak diragukan lagi bisa menjadi biang masalah bagi kesehatan. Tapi tubuh yang terlalu kurus juga tidak bisa disebut sehat.

Selama ini orang selalu memikirkan cara bagaimana mengontrol nafsu makan namun bagi orang yang kekurangan berat badan, menderita penyakit atau sedang dalam masa pemulihan setelah sakit, makan dengan porsi sedikit bisa berbahaya. Tubuh memerlukan nutrisi agar organ-organ bisa berfungsi dengan semestinya dan untuk memenuhi nutrisi tersebut, diperlukan makanan dengan porsi cukup.

Tidak ada nafsu makan merupakan tanda adanya sesuatu yang tidak beres di dalam tubuh. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari kelelahan, gelisah, depresi, trauma, putus cinta atau kehilangan orang yang dikasihi. Kurang nafsu makan bisa berlangsung hanya sementara tapi ada pula yang permanen. Dari kebiasaan tidak suka makan, atau makan sangat sedikit ini bisa memicu anoreksia yang bisa mengancam hidup.

Jadi bagi Anda yang saat ini sedang tidak nafsu makan, atau selera makannya hanya sedikit sementara indeks massa tubuh jauh di bawah normal, maka harus diwaspadai sejak dini. Sebagai langkah awal, lawan keinginan untuk tidak makan dengan cara-cara berikut ini:

1. Makan Sedikit Tapi Sering
Bagi jam makan Anda menjadi 4-5 kali sehari, tapi dengan porsi kecil setiap sesi makannya. Makan sedikit-sedikit tapi sering lebih mudah dilakukan ketimbang jika Anda makan tiga kali sehari dalam porsi besar. Makanlah menggunakan piring kecil, sehingga 'kewajiban' untuk menghabiskan makanan jadi lebih mudah dipenuhi. Usahakan makanan yang dikonsumsi bervariasi mulai dari karbohidrat, lauk, sayuran, buah serta camilan sehat seperti almond atau salad.

2. Makan Peppermint
Jika menghirup aroma peppermint bisa mengurangi nafsu makan, memakannya justru bisa membangkitkan selera. Peppermint bisa menyegarkan langit-langit dan tekak di dalam mulut sehingga meningkatkan nafsu makan. Kunyahlah beberapa daun peppermint, atau minum teh peppermint sebelum makan.

3. Kurangi Stres
Mengurangi tingkat stres bisa sangat membantu menambah selera makan. Stres dan rasa gelisah cenderung membuat orang tidak merasa lapar, jadi hilangkanlah stres itu dengan memanjakan diri. Bisa melakukan pijat, mandi busa di dalam bath tub atau liburan.

4. Makan Comfort Food
Comfort food memang tidak selalu, atau tidak semuanya sehat. Tapi jika itu diperlukan untuk mengatasi kurangnya nafsu makan yang sudah cukup akut, maka masih bisa dipertimbangkan. Pilihlah makanan yang menjadi favorit di waktu kecil, atau makanan yang membuat Anda merasa nyaman. Akan lebih baik jika makanan itu sederhana dan mudah dicerna tapi tetap menggugah selera.

5. Olahraga
Olahraga ternyata punya dua sisi mata uang. Aktivitas fisik bisa mengurangi, atau menambah nafsu makan tergantung kebutuhan si pelaku. Sempatkanlah jogging, jalan cepat atau bersepeda beberapa jam sebelum makan. Energi yang terkuras saat berolahraga akan membuat Anda merasa lapar dan nafsu makan bisa timbul.

Nah pemirsa itulah beberapa tips untuk menyeimbangkan tubuh anda, mau coba gitu ? 

Pembukaan DC Fashion Week, Washington DC Amerika Serikat , Ini Cerita Mega Iskanti

No comments
Mega Iskanti
Pemenang pemilihan Dian Pelangi Goes To New York, Mega Iskanti Putri, telah melakukan pemotretan mengenakan koleksi terbaru Dian Pelangi di dua tempat yaitu Monumen Nasional Lincoln Memorial dan Gedung Capitol. Usai melakukan pemotretan sejak pagi hingga sore hari, Mega bersama tim Dian, Wardah Cosmetics, dan media berangkat ke acara pembukaan DC Fashion Week di National Archieve and Records Administration, Washington D.C., Amerika Serikat. Berikut cerita Mega ketika mewakili hijabers Indonesia di pembukaan DC Fashion Week.

Setelah pemotretan selesai, Dian dan tim termasuk saya diundang ke pembukaan acara DC Fashion Week yang diadakan di National Archieve and Records Administration. Gedung itu tempat di mana seluruh arsip dan sejarah negara disimpan.

Sayangnya Dian Pelangi tidak bisa ikut hadir karena kondisi yang tidak memungkinkan sehingga ia beristirahat di apartemen. Dian diwakilkan oleh suaminya, Tito Haris dan ditemani oleh Editor in Chief Wolipop, Ferdy Thaeras.

Pembukaan DC Fashion Week baru dimulai pukul 19.00 sampai 21.00. Ketika hadir di ajang bergengsi itu, saya mengenakan busana rancangan Dian Pelangi. Saat sampai di sana ternyata sudah banyak yang mengantri di luar gedung. Padahal cuaca sedang hujan tapi para tamu undangan tetap antusias menunggu pembukaan pagelaran internasional tersebut.

Saat hadir di DC Fashion Week, saya sempat bertemu beberapa blogger asal Negeri Paman Sam. Mereka kerap mendatangi DC Fashion Week yang diselenggarakan dua kali setahun setiap Februari dan September.

Pengalaman menarik saat hadir di pembukaan DC Fashion Week ini banyak orang yang menyukai busana dan aksesori yang saya pakai. Saya mengenakan busana panjang berkerah warna hitam-putih dan menerapkan gaya hijab turban. Saya juga memakai kalung etnik keemasan khas Palembang. Banyak orang yang mengatakan kalau kalung ini bagus.

Saat pembukaan DC Fashion Week, seluruh desainer yang tampil di pagelaran ini disebutkan satu per satu termasuk Dian Pelangi. Desainer asal Palembang ini akan tampil di DC Fashion Week pada Jumat, (26/9/2014).

Haahh !!!! Video Anak Kecil Maki Nenek-Nenek di Kereta Beredar !!!!

No comments
Sebuah video mengegerkan dunia maya, membuat mereka tak paham lagi dengan tingkah anak jaman sekarang. Dalam video tersebut, seorang anak tampak meneriaki orang dewasa di hadapannya. 
Dilansir dari Rocketnews24, rupanya anak perempuan ini marah-marah karena ada seorang nenek yang mengambil foto dirinya di dalam kereta. Ia pun berseru pada nenek tersebut, "Apa yang kau lakukan? Kenapa kau mengambil fotoku? APA KAU MAU MATI?"

Belum cukup, ia masih memaki orang-orang di sekitarnya, "Aku akan membunuhmu. Aku akan memukulimu sampai mati," begitu ucapnya.
Hal ini membuat orang-orang di sekitarnya tak percaya dengan apa yang mereka lihat. Beberapa tertawa geli, beberapa heran dengan apa yang mereka lihat. Tak lama kemudian dia mengambil ponsel dari tas seorang wanita dan memotret orang yang mengambil fotonya.

Beberapa netizen mengungkapkan keheranan mereka pada kejadian ini. Salah satu netizen memuji tindakan anak ini yang dianggap sudah tepat merekam orang yang mengambil fotonya tanpa ijin. Namun hal yang sangat disayangkan adalah saat ia menghardik dan memaki orang tua tersebut.
Selain itu, sepertinya wanita yang memberinya ponsel adalah rekannya. Namun ia tak melakukan apa-apa saat insiden ini terjadi. Video tersebut mulai menjadi viral di dunia maya dan membuat banyak orang resah dengan pengasuhan anak-anak jaman sekarang.



Video ini memang bisa memberikan efek yang cukup provokatif, karena tak banyak informasi mengenai video tersebut. Meski begitu, ini bisa menjadi salah satu anjuran bagi kita untuk selalu memperhatikan pertumbuhan mental anak-anak agar tidak melebihi batas.

Rapper & Penggemar Hip Hop Wajib Punya Buku Masak Raper's Delight Ini

No comments

Wednesday, September 24, 2014

Snoop Dogg, Ludacris, dan Missy Elliot sudah dikenal sebagai penyanyi hip hop papan atas. Kini nama mereka dipelesetkan dalam menu makanan pada buku Rapper's Delight: The Hip Hop Cookbook terbitan Inggris.

Buku ini menggabungkan humor antara makanan dan hip hop. Beragam sajian unik ditampilkan dalam buku resep setebal 96 halaman tersebut. Resep dibagi menjadi tiga kategori yaitu Starter, Main dan Dessert.

Ada 30 menu yang terinspirasi artis hip hop ternama. Diantaranya adalah Snoop Stroganoff, Ludacrispy Duck, Wu-Tang Clam Chowder, Run DM Sea Bass, Busta Key Lime Pie, LL Cool Souffle dan Tiramisu Elliot. Setiap resep disertai gambar ilustrasi yang menyerupai artis hip hop pada nama resep.

Konsepnya sendiri berasal dari Joseph Inniss, penulis buku ini yang suka menciptakan hidangan tradisional dengan sentuhan berbeda. Ia dibantu Peter Stadden sebagai perancang tata letak dan Ralph Miller yang memiliki latar belakang jurnalisme. Ketiganya mengaku pencinta makanan dan masak, meski bukan chef.

Joseph, Peter dan Ralph juga penggemar musik hip hop. Ide resep berasal dari artis rap favorit mereka. Kemudian mereka membuat resep yang cocok dengan nama, lagu dan karakteristik penyanyi.

The Hip Hop Cookbook cocok bagi pencinta masak, musik, ilustrasi ataupun ketiganya. Meski bertema hip hop, namun buku resep tetap memakai kata-kata halus yang berbeda dengan lirik lagu hip hop kebanyakan.

Rencananya The Hip Hop Cookbook akan diluncurkan pada 25 September dengan harga 6.99 Pound (Rp 137.200).

Hacker Ancam Emma Watson Akan Sebarkan Foto-foto Bugilnya

No comments

Emma Watson baru saja berpidato di acara PBB soal dukungannya terhadap feminisme dan perjuangannya melawan diskriminasi. Namun nampaknya, ada yang tak setuju dengan pidato yang diberikannya di New York tersebut.

Seorang pengguna situs '4chan' mengancam akan merilis foto-foto bugil milik Emma. Hal tersebut dilakukannya sebagai 'hukuman' bagi sang aktris karena membohongi publik dengan citranya selama ini.

"Ini serius dan akan disebarkan dalam minggu ini. Si feminis jalang Emma akan menunjukkan pada dunia betapa dirinya tak berbeda dengan perempuan nakal di luar sana," tulis sang hacker seperti dikutip dari US Magazine, Rabu (24/9/2014).

Tak hanya itu, sang hacker bahkan membuat situs yang menunjukkan penghitungan mundur sambil mengancam Emma bahwa dia adalah korban berikutnya. Sebuah foto dirinya sedang menangis diunggah pada situs tersebut dengan dihiasi logo '4chan'.

"Ia dengan bodohnya berpidato soal feminisme di PBB dan sekarang foto bugilnya akan disebarkan secara online ha ha ha ha ha," ujar sang hacker.

Pose Bugil Cara Delevingne untuk Pemotretan Majalah, Bikin Heboh

No comments
Di tengah maraknya pemberitaan soal foto bugil para selebriti Hollywood yang tersebar di Internet, Cara Delevingne malah dengan senang hati mempertontonkan tubuhnya pada publik. Lagi-lagi, sang model berpose bugil untuk pemotretan majalah.

Didapuk sebagai model sampul depan majalah Allure, Cara tampil cantik untuk mengisi isu tahunan bertajuk 'Best of Beauty'. Model asal Inggris tersebut bekerjasama dengan fotografer handal, Mario Testino.

Pada foto tersebut, Cara sama sekali tak mengenakan pakaian sehelaipun. Ia menutupi bagian tubuh intim dengan kedua tanggannya.

Dalam wawancara untuk majalah tersebut, Cara mengungkapkan beberapa hal favoritnya. Salah satunya, tato yang dimiliki sahabatnya, Rihanna.

Berbicara soal tato, Cara juga sempat mengungkapkan soal tato uniknya. Atas kecintaannya terhadap bacon, model berusia 22 tahun tersebut memiliki sebuah tato bertuliskan 'bacon' di kakinya. Wow!

Heboh Matematika SD 6x4 dan 4x6 Tidak Sama di Media Sosial

No comments
Dalam kurikulum saat ini, perkalian a x b tak bisa dianggap sama dengan b x a. Contoh, 6 x 4 tidak sama dengan 4 x 6, meski hasilnya sama-sama 24. Di kurikulum yang baru, 6 x 4 sama dengan 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4, sedangkan 4 x 6 sama dengan 6 + 6 + 6 + 6.

Apa bedanya?

"Berbeda jika simbol matematis itu diaplikasikan ke soal cerita. Dari segi hasil memang iya, jumlahnya sama, tapi dari segi konsep, siswa harus mengerti bedanya," kata Dosen Matematika Fakultas MIPA Universitas Sebelas Maret, Sutrima S.Si., M.Si, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (24/9/2014).

Sutrima mencontohkan, 6 x 4 bisa digambarkan dengan ada 6 kotak yang tiap kotaknya berisi 4 buah jeruk. Sedangkan penggambaran untuk 4 x 6 adalah 4 kotak yang tiap kotaknya berisi 6 buah jeruk.

"Kotak yang berisi 6 jeruk, beda dengan kotak yang berisi 4 jeruk. Siswa harus tahu perbedaan konsep ini," ujar Pembantu Dekan III Fakultas MIPA UNS ini.

Lalu bagaimana dengan aturan penulisan? Mengapa 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 ditulis 6 x 4, bukan 4 x 6, atau sebaliknya?

Sutrima menjelaskan aturan penulisan ini sudah kesepakatan. "6 x 4 itu artinya enam kali angka empat," jawabnya.
Kehebohan soal perkalian dalam pelajaran matematika tingkat SD ramai dibahas di media sosial. Banyak yang mempertanyakan konsep pembelajaran matematika untuk siswa SD saat ini. Bagaimana penjelasannya?

Ini Dia Penjahat Terseksi Dunia!

No comments
Stephanie Beaudoin
Ottawa - Seorang gadis asal Kanada menjadi pembahasan media global karena dijuluki sebagai penjahat terseksi dunia. Gadis berusia 21 tahun ini dijerat 114 dakwaan perampokan.

Stephanie Beaudoin didakwa mendalangi 42 tindak pidana penyusupan dan perampokan di sejumlah rumah. Tidak hanya itu, dia juga didakwa mencuri sembilan buah senjata api.

Dalam aksinya, Beaudoin memanfaatkan tiga orang kaki tangannya yang semuanya masih remaja, yakni berusia 13 tahun, 15 tahun dan 17 tahun. Demikian seperti dilansir TIME, Rabu (24/9/2014).

Nama Beaudoin menjadi semakin terkenal semenjak foto-fotonya berbikini beredar di media sosial dan dipublikasikan oleh media Kanada, Montreal Journal. Dalam foto tersebut, terlihat Beaudoin mengenakan bikini warna hitam.

Sejumlah foto-foto Beaudoin lainnya yang ada di media sosial juga menunjukkan keseksiannya. Berbagai gelar dimunculkan oleh media massa setempat dan internasional.

Media Inggris, The Mirror menyebutnya sebagai "Pencuri Paling Hot di Planet". Sedangkan media Inggris lainnya, UK News Today menyebutnya sebagai "Penjahat Terseksi Dunia".

Dijadwalkan, Beaudoin akan menjalani persidangannya pada November mendatang.

DisBud DIY dan PKKH UGM Gelar Drama Kolosal Sumantri- Sukrasana

No comments
Tahun ini DINAS Kebudayaan DIY dan PKKH UGM akan menggelar kolaborasi Drama Kolosal Sumantri-Sukrasana Njemparing Rasa, Menarik Busur Sejarah Membidik Masa Depan, di Lapangan Grha Sabha Pramana UGM Yogya, Minggu (12/10/2014) pukul 19.30. Pementasan akan dikemas secara outdoor dengan menggabungkan beberapa unsur kesenian, seperti video multimedia, tari, sastra, gamelan, teater, seni tradisi, musik dan sebagainya.

"Sumantri-Sukrasana menyajikan sesuatu yang berbeda dari naskah-naskah drama yang pernah ada sebelumnya. Semua tokoh merefleksikan kehidupan manusia saat ini. Sukrasana adalah simbol dari generasi sekarang. Sebagai manusia jangan hanya nrimo ing pandum, karena kita pernah menjadi bangsa yang besar dengan peradaban yang peninggalannya masih dapat dinikmati hingga saat ini," ungkap Suhamono selaku produser di Dinas Kebudayaan DIY.

Ditambahkan Kepala PKKH UGM, Prof Faruk, naskah mengangkat tema 'Keistimewaan Yogyakarta sebagai Pijakan Pembangunan Karakter Bangsa' ini sudah dipersiapkan sejak pertengahan 2013. Naskah dibuat untuk mengimbangi Solo yang sudah berkali-kali membuat pentas raksasa. Namun, pentas kali ini tetap berupaya menanamkan nilai budaya untuk kebesaran Yogya.

"Drama kolosal ini bercerita tentang generasi muda yang harus menjadi pioner pembaharuan. Di dalamnya terdapat bagian yang menjelaskan suasana Indonesia dari zaman ke zaman, dan gambaran rakyat miskin. Karya ini juga mengingatkan, kalau ingin maju, ya jangan menunggu. Harus bergerak, "gumregah", baik sebagai individu atau DIY secara keseluruhan," tutur koordinator sutradara, Anes Prabu Sudjarwo.

Kasi Rekayasa Budaya bidang Nilai Budaya Disbud DIY, Drs H Agus Amarulloh MA, mengungkapkan, nilai yang bisa dikembangkan dari pentas tersebut adalah nilai kesetiaan, kebenaran, keadilan yang direpresentasikan tokoh-tokoh di dalamnya. Harapannya, generasi muda dapat menyerap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, mengingat di era gobalisasi seperti sekarang, nilai tersebut dibutuhkan untuk kembali membangun semangat gotong royong dan kebersamaan.

FALSAFAH PANUNGGALAN DALAM ILMU JAWA

No comments

Sunday, September 21, 2014

Wacana pemikiran ini dari ranah ‘panggraita pribadi’ dan ‘spiritual forecasting’ (penerawangan batin, istilah alm. Prof. Budyapradipta – UI). Karena itu lontaran wacana pemikiran saya perlu pengkajian dan penelisikan secara logic rasional lebih lanjut.

Wacana ‘panggraita’ saya ini berpijak kepada ‘jejak peradaban Jawa’ yang masih ada dan berlaku sampai saat ini, namum tidak/belum ada penelitian ilmiah akademik. Kalau toh ada, selalu dalam nuansa ‘kooptasi budaya/peradaban’ asing dan bermuara pada kesimpulan budaya/peradaban Jawa sebagai ‘turunan’ (derivate) budaya dan peradaban Hindu dan Islam. Dengan kata lain, Jawa tidak pernah berbudaya sebelum ‘tersebari’ budaya/peradaban India (melalui sebaran agama Hindu/Buda) dan budaya/peradaban Arab/Ngatas Angin (melalui sebaran agama Islam).

Anggapan kebanyakan peneliti Jawa dan ke-Jawa-an yang demikian terasa ‘menyakitkan’ mengingat adanya unsur-unsur budaya/peradaban Jawa yang bertingkat tinggi yang diabaikan dan tidak pernah ‘digarap’. Dengan kemampuan seadanya saya menekuni wilayah kebatinan untuk menggali jatidiri saya yang Jawa. Ketemunya adalah sistim atau falsafah Panunggalan sebagai dasar budaya dan peradaban Jawa. Unsur-unsur budaya/peradaban asli Jawa dimaksud adalah:
- Sistim Religi yang khas Jawa: ‘Sesembahan (Tuhan) tan kena kinayangapa nanging nglingkupi lan murbawasesa jagad saisine’ yang diikuti konsep Panunggalan: ‘Manunggaling Kawula Gusti’.
- Konsep ‘Sedulur Papat Kalima Pancer’ sebagai konsep panunggalan struktur roh yang tidak ada dalam ajaran agama apapun.

- Sistim penanggalan Jawa ‘Panunggalan’ yang mengandung ‘petung’ (analisis) keadaan ‘alam semesta’ sebagai dasar penentuan ‘ala ayuning dina’.
- Sistim pranata sosial dan sistim pemerintahan ‘Panunggalan’ yang berbasis budaya/peradaban ‘Agraris Pertanian Sawah/Padi’. Diantaranya berupa sistim ‘kabuyutan’ yang merdeka berdaulat namun saling mengikatkan diri dalam ‘panunggalan’ guna menggapai kesejahteraan bersama dan perdamaian antar komunitas. Jejak yang masih ada sampai saat ini berupa penggiliran keramaian pasar berdasar hari pasaran (Kliwon, Legi, Paing, Pon, Wage).

Ketika mencoba menelusuri seluk beluk hal-hal tersebut di atas, saya ketemukan suatu kenyataan bahwa semuanya didasarkan kepada suatu sistim atau falsafah ‘Panunggalan’ sebagai ‘turunan’ sistim yang membangun ‘alam semesta’. Antar semua unsur di alam semesta saling berhubungan secara ‘kosmis magis’ sebagaimana ‘hubungan antar jaringan sel dalam membangun tubuh manusia hidup’. Hubungan ‘kosmis magis’ tersebut dipurbawasesa Kang Murbeng Dumadi sebagaimana hubungan antar sel dalam jaringan tubuh manusia dipurbawasesa oleh ‘Ruh’ atau ‘Sang Urip’.

Sistim Religi Panunggalan
Berbagai pernyataan para ahli, Kejawen merupakan sinkretisme: Hindu-Islam-Kepercayaan Jawa. Demikian pula agama Syiwa-Buda di jaman Majapahit dikatakan sebagai sinkretisme agama Hindu Syiwa dan Budha. Wacana seperti itu yang (barangkali) membuat para ahli sejarah menyatakan bahwa Jawa dikatakan ‘bersejarah’ dimulai sejak masuknya budaya dan peradaban India. Masa sebelumnya dinyatakan sebagai ‘jaman prasejarah’ dengan kepercayaan animisme.

Tanda kepercayaan animisme disebutkan berupa tempat bersembah kepada arwah leluhur pada ‘bangunan berundak’. Wacana yang demikian menjadikan lahirnya pendapat umum bahwa Jawa belum ber-Tuhan ketika belum masuknya agama-agama dari Asia Daratan. Wacana yang demikian yang mengganggu pikiran saya sebagai orang yang terkodratkan sebagai ‘wong Jawa’. Karena itu, saya memasuki wilayah ‘penekunan kebatinan’ Jawa untuk mencari jawab terhadap pendapat ‘Jawa belum ber-Tuhan sebelum menerima sebaran agama-agama dari Asia Daratan.’


Pada petualangan dan penjelajahan di ranah penekunan kebatinan ini, saya bertemu dengan konsep falsafah ‘Panunggalan’. Kalimat pentingnya berupa “Manunggaling Kawula Gusti”. Sungguh mengejutkan bahwa pada konsep ini mengajarkan adanya ‘kesatuan’ antara ‘Dzat Tuhan’ dengan alam semesta berikut isinya, termasuk manusia. Makna pengertian mudahnya, ada ‘Dzat Tuhan’ (sebagai Gusti) pada diri manusia (sebagai Kawula). Dengan dasar pengertian awal yang demikian, maka saya pahami bahwa maksud ‘Manunggaling Kawula Gusti’ adalah upaya manusia mengoperasionalkan ‘kesadaran’ sebagai ‘kawula’ dalam berkontribusi ikut ‘menyangga’ panunggalan semesta. Dalam ranah ajaran Kejawen disebut ‘melu memayu hayuning bawana’.

Sedemikian rupa pengenalan saya terhadap sistim panunggalan hingga memahami struktur hubungan yang disebut dalam unen-unen ‘Manunggaling Kawula Gusti’ tersebut. Struktur hubungannya sebagaimana hubungan yang saya kenali sebagai hubungan ‘inti-plasma’ yang dalam istilah Jawa dinyatakan sebagai hubungan ‘pancer-mancapat’. Bangun hubungan dimaksud mulai unsur terkecil (misalnya: atom) sampai yang besar tak terhingga (misalnya: alam semesta). Semua terbangun dalam hubungan yang harmonis ‘inti-plasma’ atau ‘pancer-mancapat’.

Sistim religi yang demikian kiranya tidak kita ketemukan dalam ajaran agama apapun. Dan juga tidak bisa kita ketemukan ‘pakem’ panembah (ritual sembah) kepada Tuhan oleh manusia, karena adanya pengertian dan kesadaran bahwa manusia adalah ‘derivasi’ Tuhan. Yang dalam istilah Jawa dinyatakan: “Kawula iku rahsaning Gusti, Gusti rahsaning Kawula”. Oleh karena itu, ritual Jawa yang selama ini dianggap ritual sembah, ternyata merupakan ‘ritual panunggalan’ yang ditujukan kepada sesama ‘Kawula’ atau ‘titah dumadi’ ciptaan Tuhan. Ritual panunggalan dimaksud sebagai upaya mewujudkan keharmonisan (keselarasan) dalam hidup bersama. Baik sesama umat manusia maupun sesama ‘titah dumadi’ yang diciptakan dan ‘dikodratkan’ untuk tinggal bersama-sama di alam semesta.

Dengan demikian, sangat gampang dimengerti adanya anggapan Jawa terhadap semua ‘titah dumadi’ sebagai saudara sebagaimana disebut dalam ‘Wejangan Paseksen”:
Yaiku wejangan jumenenge urip kita pribadi angakoni dadi “warganing Pangeran Kang Sejati” kinen aneksekake marang sanak sedulur kita, yaiku: bumi, langit, srengenge, rembulan, lintang, geni, angin, banyu, lan sakabehing dumadi kang gumelar ing jagad.

Pada masyarakat Jawa yang basis budaya dan peradabannya pada ‘pertanian sawah’, maka simbul ‘pusat kehidupan bersama’ adalah ‘patirtan’ (sumber mata air). Maka ‘ritual kehidupan bersama’ selalu berpusat kepada ‘patirtan’. Pada patirtan-patirtan diselenggarakan ritual yang diantaranya memberikan sesaji. Juga diberi penanda ‘kesakralan’ berupa patung ‘lingga-yoni’. Dan, memang merupakan kekhasan Jawa yang selalu memberi patung lingga-yoni pada tempat-tempat yang diposisikan ‘sakral’ atau kuat ‘pancaran enerji kosmis bumi’-nya.

Oleh suatu proses sejarah terjadi ‘penyebaran’ agama Hindu dan Buda dari India. Kedua agama tersebut kemudian dipeluk para elit yang ada di Jawa. Maka ada ‘proses’ kooptasi terhadap ‘Sistim Religi Jawa’ yang asli oleh agama Hindu dan Buda. Tempat-tempat sakral yang semula bertanda ‘patung lingga-yoni’ atau bangunan berundak di-Hindu-kan dan di-Buda-kan. Diantaranya dengan cara memisahkan patung lingga dari yoni, atau dijadikan bagian dari kompleks percandian.
Sebuah sistim religi asli tidak mudah hilang atau lenyap. Maka meskipun orang Jawa sudah banyak menjadi pemeluk agama-agama dari luar, realitas yang ada berupa ‘ritual’ atas dasar ‘panunggalan’ masih berjalan hingga saat ini meskipun sudah ada perubahan-perubahan. Diantaranya berupa ritual bersih desa, slametan kelahiran bayi, slametan pengantenan, dan slametan orang meninggal. Berbagai ‘ritual slametan’ tidak dikenal pada ajaran agama apapun.

Maka meskipun banyak anggapan/penilaian bahwa ‘slametan’ merupakan perbuatan syirik atau bid’ah, orang Jawa masih ‘ngeyel’ menyelenggarakan. Nampaknya tidak takut ancaman ‘neraka’ dan lebih takut mendapat ‘aral hidup’ ketika tidak mau menjalankan ‘ritual slametan’. Demikian pula ritual ‘bersih desa’ yang bermetamorfosa menjadi tradisi ‘Sadranan’ dan ‘Apitan’, sampai saat ini diselenggarakan banyak desa. Bersih desa berubah menjadi ‘bersih kubur’, upacara slametan ‘digiring’ dari patirtan ke kuburan kemudian ke halaman masjid dan ujung-ujungnya ‘diarahkan’ untuk ditinggalkan karena dianggap ‘bertentangan’ dengan ajaran agama. Sebagian desa sudah meninggalkan ritual itu namun sebagian masih menyelenggarakan karena takut mendapat ‘walat’ dari yang ‘mbau reksa’ desa.

Sistim Religi Panunggalan menyatakan bahwa ‘penciptaan’ alam semesta dari ‘antiga’ (bebakalan) yang kemudian dijadikan tiga unsur oleh ‘Kang Murbeng Dumadi’, berupa: bumi lan langit (materi), cahya lan teja (cahaya terindera dan yang tidak terindera). Dan Manikmaya (Ruh alam semesta, Sejatining Urip). Ketiganya merupakan ‘pangejawantahan’ (emanasi, derivasi) dari Kang Murbeng Dumadi. Manikmaya dijelaskan terdiri dari Hyang Manik dan Hyang Maya. Hyang Manik simbul ‘pengendali’ alam semesta, sedang Hyang Maya sebagai ‘pamomong’ jagad. Kedua Hyang tersebut yang kemudian mengendalikan dinamika alam semesta. Yang dalam pewayangan disimbulkan sebagaimana peran Bethara Guru dan Semar.


Sistim Religi Panunggalan sebagaimana saya uraikan, kiranya tidak sama dengan Hinduisme atau Budaisme, tetapi juga bukan animisme. Bahkan sangat jelas ekspresi ber-Tuhan (kesadaran religius) meski dianggap bukan agama. Dengan demikian, diperlukan kajian mendalam tentang ‘sistim religi Jawa’ sebelum divonis sebagai animisme.

Demikian pula perlu dikaji kembali tentang wacana memasukkan ‘sistim religi asli’ Jawa sebagai agama ‘Syiwa-Buda’ yang merupakan sinkretisme agama Hindu Syiwa dengan Buda. Panggraita saya, bahwa ‘sistim religi asli Jawa’ sedemikian rupa bisa ‘ngemot’ berbagai sistim religi sehingga dianggap sebagai ‘perpaduan’ agama Hindu Syiwa dengan agama Buda. Anggapan seperti itu, sangat jelas menggambarkan kalau orang Jawa (Nusantara) tak mengenal sistim religi sebelum mendapat sebaran agama Hindu dan Budha. 
Sementara bukti nyata di tengah masyarakat, setelah agama Hindu dan Buda surut dari bumi Jawa (Nusantara) tidak meninggalkan komunitas Hindu maupun Buda yang signifikan. Bahkan agama asli Bali yang semula bernama agama Tirta juga dinyatakan sebagai agama Hindu.
Kiranya banyak hal yang ‘bias’ terjadi dalam menilai sistim religi Jawa oleh para peneliti budaya, peradaban, maupun keagamaan. Bias-bias tersebut lebih banyak dikarenakan tidak tahu atau kesengajaan demi berbagai kepentingan, utamanya untuk ‘penjajahan’.

Sedulur Papat Kalima PancerAwal mula saya ‘tertarik’ dengan ‘falsafah panunggalan’ karena sering mendapatkan piwulang dan pitutur untuk selalu memule (memuliakan) ‘sedulur papat kalima pancer’. Suatu istilah yang begitu rumit untuk saya pahami karena yang dimaksud ‘sedulur papat kalima pancer’ adalah ‘struktur ruh’ manusia. Pancer adalah ruh manusianya, sedulur papat adalah ruh dari ‘ketuban, placenta, darah, dan puser’. Dinyatakan pula bahwa ruh ‘ketuban-placenta-darah-puser’ merupakan ‘penghubung spiritual’ ruh manusia dengan ruh alam semesta yang diperlambangkan dengan unen-unen ‘jumbuhing jagad cilik lan jagad gedhe’.

Penajaman piwulang tersebut menyatakan bahwa jumbuhing (hubungan spiritual) dimaksud atas kendali ‘Kang Murbeng Dumadi’ yang kemudian diperlambangkan sebagai ‘Manunggaling Kawula Gusti’. Maknanya, bahwa ‘panunggalan semesta’ (panunggalan jagad saisine termasuk manusia) dilingkupi dan di-‘purbawasesa’ oleh Kang Murbeng Dumadi (Tuhan).

Dalam banyak hal, sedulur papat kalima pancer ini maunya ‘diadobsi’ oleh beberapa ajaran agama. Tetapi tidak pernah ‘nyambung’ karena menjadi aneh. Dalam agama Hindu, sedulur papat maunya disamakan dengan 4 dewa penunggu ‘janin’ dalam kandungan. Dalam Islam sedulur papat ‘disamakan’ dengan 4 nafsu: Amarah, Luamah, Sufiah, Mutmainah. Bahkan di awal penyebaran Islam di Jawa ada upaya menyamakan 4 dewa dalam agama Hindu dengan 4 malaikat dalam khasanah Islam: Jibril, Mikhail, Israfil, dan Ijrail. Uniknya keempat nama malaikat tersebut ditulis dalam aksara Jawa nglegena sebagai: Jâbârâlâ, Mâkâhâlâ, Hâsârâpâlâ, dan Hâjârâlâ. Nama-nama malaikat Islam versi Jawa ini terdapat di ‘kepek pedalangan’ untuk ruwatan dan tertulis dalam aksara Kawi (Ngawi Gaib).

Dalam ajaran Jawa, yang disebut ‘sedulur papat kalima pancer’ itu sangat jelas dan membumi. Yang dimaksud adalah struktur roh manusia dan hubungannya dengan alam semesta. Ketika manusia (dan semua mahluk hidup) masih dalam kandungan atau berupa telur ‘dilengkapi’ sebentuk jaringan sel yang bersamaan terciptanya ketika terjadi ‘pembuahan’. Pada manusia atau binatang menyusui, jaringan sel itu berupa: air ketuban (kawah), placenta (ari-ari, aruman), darah dan tali pusat (puser). 

Semua jaringan sel itu berfungsi sebagai penghubung janin dengan alam semesta yang diwakili oleh ‘raga’ ibu/induk-nya. Ketika janin lahir menjadi bayi, tugas/fungsi fisik semua jaringan penyerta di rahim ibu/induk berakhir. Namun pada pandangan Jawa, yang berakhir itu Cuma bentuk fisik, sementara bentuk ‘ruh’ terus belanjut. Ruh-ruh jaringan penyerta terciptanya janin tersebut kemudian menyatu dan menjadi mancapat (plasma) bagi roh si mahluk yang sudah berpindah alam, dari kandungan ke bumi/alam semesta. Maka sebagaimana fungsinya dulu di dalam kandungan, maka ruh-ruh penyerta terciptanya tersebut juga menjadi penghubung ruh si mahluk dengan ruh alam semesta. Maka menjadi tidak mudah dipahami ketika ‘sedulur papat’ dimaksud disamakan sebagai ‘dewa’ (dalam hinduisme) atau malaikat (dalam teologi Timur Tengah). Lebih-lebih memposisikan bahwa ‘sedulur papat’ sebagai ‘utusan Tuhan’ atau disamakan dengan ‘empat nafsu’.
Barangkali yang mendekati makna ‘sedulur papat Jawa’ adalah ‘malaikat pribadi’ yang disebut novelis Paulo Coelho dalam beberapa cerita roman spiritualisnya….

Petung Panunggalan dalam Sistim Penanggalan
Kiranya hanya Jawa yang memiliki ‘sistim petung’ berdasarkan unsur-unsur penanggalan (kalender). Meski di Bali ada juga sistim petung tersebut yang disebut ‘Wariga’, namun sistim itu diakui berasal dari Jawa. Dan literatur rujukan ‘Wariga’ di Bali adalah ‘Lontar Medang Kamulan’ yang isinya cerita tentang Prabu Watugunung di negeri ‘Kundhadwipa’. (Sundha Dwipa ?)

Cerita itu merupakan catatan lahirnya wuku (pekan, minggu) dalam sistim kalender Jawa. Unsur-unsur (perabotan) wuku diantaranya yang terpenting: Pancawara (siklus 5 hari: Kliwon, Legi, Paing, Pon, Wage), Sadwara (siklus 6 hari: Tungle, Aryang, Wurukung, Paningron, Uwas, Mawulu), dan Saptawara (siklus 7 hari: Radhite, Soma, Anggara, Buddha, Wrahaspati, Sukra, dan Saniscara). Ketiga siklus (5,6,7) digabung menjadi satu dalam siklus wuku selama: 210 hari.

Siklus pancawara (5 hari) dan sadwara (6 hari) bisa dipastikan dari Jawa/Nusantara, karena tidak ada negeri atau bangsa lain mengenal perhitungan siklus itu. Meski belum bisa dipastikan siklus ‘saptawara’ berasal dari Jawa/Nusantara, namun ada jejak yang bisa untuk dikaji. Siklus perhitungan hari pada kenyataannya sudah dicantumkan dalam banyak prasasti maupun kakawin di Jawa/Bali.
Masyarakat Jawa basis budayanya adalah pertanian sawah maka sangat mengenal dinamika perubahan situasi dan kondisi alam karena ‘budidaya pertanian’ membutuhkan pengenalan perubahan-perubahan musim. Karena itu, di Jawa kalender yang digunakan bukan sebagai pencatat suatu kejadian semata, tetapi juga berkaitan dengan kehidupannya sehari-hari.

Oleh karena itu, di Jawa dikenal adanya kalender ‘surya sangkala’ (solar, berdasar peredaran bumi mengelilingi matahari), kalender ‘candra sangkala’ (lunar, berdasar perdaran bulan mengelilingi bumi), dan kalender ‘Pawukon’ (petung, gabungan siklus Pancawara, Sadwara, dan Saptawara). Ketiga kalender Jawa tersebut digunakan secara terpadu pada prasasti atau kakawin.
Yang menarik, dalam petung kalender Pawukon, masing-masing unsur ditempatkan pada posisi (dunung, Jw.) yang mengikuti ‘sistim panunggalan’, pancer-mancapat (inti-plasma), diantaranya:
Kiblat & Pancer untuk Pancawara & Saptawara :
Lor
Wage
Rebo & Kemis
|
|
Kulon _________ Tengah ___________ Wetan
Pon Kliwon Legi
Senen & Selasa Jumuwah
|
|
Kidul
Paing
Saptu & Minggu (Ahad)
Dununging (Posisi) Wuku :
Utara
8 Warigagung, 18 Marakeh
28 Kulawu
Barat Laut Timur Laut
5 Tolu, 15 Julungpujut, 1 Shinta, 11 Galungan,
25 Bala 21 Maktal
Atas 7 Warigalit, 17 Kuruwelut,
27 Wayang
Barat Timur
2 Landhep, 12 Kuningan 10 Sungsang, 20 Madhangkungan
22 Wuye 30 Watugunung
Bawah
4 Kurantil, 14 Mandasiya
24 Prangbakat
Barat Daya Tenggara
9 Julungwangi, 19 Tambir, 3 Wukir, 13 Langkir,
29 Dukut 23Manail
Selatan
6 Gumbreg, 16 Pahang
26 Wugu
Penempatan posisi (dunung) Weton (Pancawara & Saptawara) dan Pawukon pada sistim panunggalan merupakan panduan untuk menghitung (petung) yang berkaitan dengan wariga (ala ayuning dina). Dan posisi (dunung) dimaksud sesuai dengan arah posisi berbagai benda angkasa yang dipandang dari ‘posisi tengah’, Nusa Jawa. Bukan dari India atau China. Dengan demikian, petung kalender Panunggalan semakin pasti berasal dari Jawa. Dan dikarenakan menurut dongeng atau lontar-lontar yang terwariskan, petung kalender tersebut lahir di Negeri Medhang Kamulan, maka boleh disebutkan bahwa falsafah/sistim panunggalan adalah warisan Medhang.

Panunggalan Pranata Sosial dan PemerintahanPiwulang Kejawen ‘Panunggalan’ ini kemudian ‘diturunkan’, ‘diekspresikan’, dan ‘melandasi’ semua pakem (ajaran) ‘lakuning urip’ wong Jawa. Bahwa pada hubungan antara ‘pancer’ (inti) dengan mancapat (plasma) bersifat ‘kosmis-magis’. Sangat sulit dijelaskan namun riil nyata. Pengibaratannya: hubungan semua unsur alam semesta sebagaimana hubungan antar jaringan sel dalam membangun ‘manungsa urip’. Yang mampu saya tarik makna pemahamannya, bahwa ekspresi dan landasan budaya/peradaban Jawa mengutamakan ‘nilai rukun’ dan ‘nilai selaras’ (harmoni). Yang seperti ini bukan hanya ada di ranah wacana (teori) semata, tetapi diujudkan dalam praktek kehidupan. Misal dalam membangun sistim ‘pemerintahan yang teratur’ maka sel-sel unsur panunggalan berupa ‘kabuyutan’ (paradesa) yang merupakan daerah perdikan (merdeka berdaulat), namun saling ‘berhubungan’ dengan azas : ‘kesetaraan’, ‘perdamaian’, dan menuju kepada ‘kesejahteraan bersama’.

Membangun sistim pemerintahan yang teratur yang menuju kesejahteraan diekspresikan dengan cara membangun sistim pranata sosial ekonomi yang mampu mencakup seluas-luasnya wilayah. Maka di Jawa ada sistim ‘penggiliran keramaian pasar’ yang menggunakan kalender khas Jawa, ‘Pasaran’ (Kliwon, Legi, Pahing, Pon, Wage). Azas panunggalan juga diterapkan dalam membangun jaringan pasar ini. Pada umumnya (jaman dahulu), pusat komunitas (misal ibukota Kabupaten) hari pasarannya Kliwon. Hari pasaran lain digunakan untuk keramaian di pasar-pasar sekeliling (pasar plasma) pusat komunitas. Namun ‘pasar plasma’ tersebut juga merupakan ‘plasma’ jaringan pasar dari pusat komunitas lain. Contohnya: pasaran Legi di Prambanan merupakan plasma dari jaringan berpusat di Kliwon untuk Klaten, Kliwon untuk Wonosari Gunung Kidul, dan Kliwon untuk Bantul Yogya. Pasaran Wage di Pedan merupakan plasma Kliwon Klaten, Delanggu dan Wonosari Gunung Kidul. Pasaran Pon Ambarawa merupakan plasma dari pusat komunitas (Kliwon) di Salatiga, Magelang, dan menuju Semarang (kalau masih ada).


Meski masih pengamatan (butuh pembuktian) bisa dipetakan bahwa sistim penggiliran hari pasaran tersebut merupakan ‘jejaring’ kegiatan pasar (ekonomi) yang cerdas, demokratis, dan ‘tahan banting’ (sampai saat ini masih berjalan). Pengamatan selanjutnya, jejaring pasar tersebut mencakup wilayah hulu (pedalaman) hingga ke hilir (bebandaran, pesisir). Dengan demikian, di peradaban Jawa sejak kuno sudah memiliki sistim pranata sosial ekonomi yang ‘canggih’. Adanya jaringan pasar sudah pasti ada jaringan sarana dan prasarana transportasi. Maka kemungkinan pembangunan jalan raya Daendels pada dasarnya sekedar melakukan pengerasan jalan dan membangun jembatan untuk menggantikan ‘jembatan tambang’ (penyeberangan) sungai saja.
Demikian pula, bisa dipahami adanya keramik Cina dan kaca Persia di Prambanan (pedalaman Jawa) karena sudah sejak jaman kuno ada jaringan pasar dan transportasi tersebut.

Hari Pasaran (Kliwon, Legi, Pahing, Pon, Wage) adanya hanya di bumi Jawa yang saya berpendapat adalah wilayah budaya dan peradaban ‘Medhang Kamulan’. Maka meskipun penggiliran hari pasaran (pancawara) dikenal di Bali, Sundha, dan tempat lain di Nusantara, akan kita ketahui sumbernya selalu menyebut nama negeri ‘Medhang Kamulan’. Yang nyata tertulis ada di Bali, yaitu pada ‘Lontar Medhang Kamulan’. Meski perkembangannya disinergikan dengan Hindu (budaya dan peradaban India), kenyataan yang terwariskan sampai sekarang hari pasaran asal Jawa di Bali itu berbahasa Jawa Kuna. Tidak ada yang berbahasa Sanskerta atau bahasa India lainnya.

Peradaban yang sudah mengenal adanya pasar untuk bertransaksi merupakan peradaban yang maju dan ‘teratur tertib’. Karena adanya pasar sebagai tempat bertransaski merupakan faktor penting untuk mengurangi kesenjangan antar komunitas. Dampak selanjutnya menghilangakan kecenderungan akan terjadi konflik komunitas karena ada distribusi kesejahteraan. Maka dimungkinkan Jawa pada jaman dulu tidak mengenal ‘peperangan’ sebelum hadirnya sistim kerajaan yang diadobsi dari Asia Daratan. Untuk itu bisa diselisik bunyi prasasti yang kebanyakan memberikan pembebasan upeti kepada suatu ‘shima’ (kabuyutan) dikarenakan telah berjasa kepada kerajaan. Diantara jasa tersebut, memberikan lahan untuk didirikan tempat peribadatan agama tertentu. Bolehkan itu kita terjemahkan sebagai ‘penjajahan budaya’?


Sekelumit tulisan saya tentang Falsafah Panunggalan kiranya bisa menggugah kita, para lajer Jawa, untuk menelisik ulang tentang sejarah peradaban yang ada di ranah Jawa. Rasanya masih banyak yang masih merupakan misteri dan tidak pernah ada yang tertarik untuk meneliti. Karena itu banyak hal-hal yang butuh ‘klarifikasi ilmiah’ yang inti pokoknya : “Benarkah Jawa itu bersejarah setelah menerima sebaran budaya dan peradaban India ?“

Wacana bahwa budaya dan peradaban Jawa ‘turunan’ India didasarkan pada penemuan prasasti yang tertua berbahasa Sanskerta dan beraksara Devanagari. Sementara prasasti berbahasa dan beraksara Jawa Kuna (Kawi) selalu dianggap lebih muda. Hal ini menarik untuk dikaji, mengingat adanya keganjilan-keganjilan sebagai berikut:

1. Penyebaran bahasa Sanskerta dan aksara Brahmic India mengarah ke Tenggara saja. Adakah penyebaran ke Barat (Persia, Yunani, Timur Tengah) dan ke Timur (China) ? Kalau tak ada jejak penyebaran ke arah Barat dan Timur, maka India bukan episentrum penyebaran budaya dan peradaban, tetapi sebagai penerima sebaran yang berepisentrum di wilayah lain. Wilayah itu pastilah suatu wilayah yang orang-orangnya mampu melanglang buana dengan kapal/perahu. Nusantara merupakan kemungkinan terbesar sebagai episentrum budaya dan peradaban umat manusia sedunia. Maka Bahasa Sanskerta dan aksara Brahmic yang sebenarnya mengadobsi dari bahasa dan aksara bangsa-bangsa bahari yang pasti lebih mampu melanglang buana tersebut.

2. Bahasa Jawa Kuna selalu dinyatakan sebagai ‘turunan’ bahasa Sanskerta, mungkinkah wacana itu dibalik ? Bahasa Sanskerta merupakan turunan dari bahasa Jawa Kuna yang ternyata pernah eksis di seluruh Asia Tenggara. Bahwa sejak jaman kuno, bangsa Nusantara adalah bangsa bahari yang pasti mampu melakukan penjelajahan samudra, sementara bangsa India tidak mampu melakukan itu.

3. Peninggalan bangunan-bangunan kuno di Jawa berupa candi-candi perlu diteliti ulang kemungkinannya merupakan bangunan peribadatan asli agama di Jawa bukan Hindu atau Budha dari India. Kasusnya bisa merujuk ke agama Hindu Bali yang ketika didaftarkan ke Kementerian Agama RI dengan nama ‘Agama Tirta’. Tetapi diputuskan dengan nama ‘Hindu Bali’, mengapa?
Demikian tulisan panggraita saya dan mohon kiranya untuk bisa dibawarasa dengan baik bagi yang berkenan. Semoga bermanfaat,Matur Nuwun. 

Penulis : Ki S Mandali ( Supranaturalist )
Don't Miss
© all rights reserved 2023
Created by Mas Binde