Responsive Ad Slot

Sepenggal Kisah di Zaman Latto Latto

Friday, February 10, 2023

/ by Jogjanesia

 

 


Maukah engkau mendengar kisahku

aku ingin mendongeng padamu wahai bocah yang ayu nan lugu

sebuah kisah peradaban manusia di zamanku kini

zaman itu itu kusebut ia, zaman latto latto

Yang selalu bising meresahkan telinga

 

Jungkir balik abu-abu warna peradaban manusia di zaman itu

kamuflase neo-kompeni kembali mengebiri

untuk mimpi kuasa dunia dan berleha di satu kursi

bahtera meloncat-loncat menerobos gerbang angkasa

bumi diatur dari layar tanpa bicara

sulap dua jempol mengerakkan apa saja di dunia

 

Agama-agama menjadi alasan sengketa

saling benci hingga pertumpahan darah

bangsa-bangsa tak harus lagi ada identitas pembeda ia

adat dan budaya itu jaman usang

pasar-pasar rakyat keramaiannya tergilas hilang

manusia telah lupa ia manusia

wanita berpakaian pria, juga sebaliknya

 

Maling-memaling sibuk berjamaah

di atas mimbar bebas, kami asyik meraciknya

perniagaan syahwat bukan sebuah hal yang hina

yang bertahta lebih mulia dari para kharisma tetua

Semua anak wajib sekolah berjurusan kaya dan bertahta

bukan lagi jurusan siswa pemilik ilmu-ilmu bijaksana

yang salah menjadi benar, yang benar bisa masuk penjara

 

Kuatkan pondasiku dan saudara seiman-sebangsaku selalu, duh gusti

menapaki jua mengembara di zaman latto latto ini

meski akar tunggang falsafah kami tengah di serabutkan

pilar-pilar karakter di gilas mafia penyusup pendidikan

oleh alunan madzab global yang kian bergentanyangan

 

Kurikulum memisahkan ilmu ber-Tuhan dan ilmu berkarir dunia

bukankah pencarian ilmu juga sebuah manivestasi tuk mengamba

wahai taman-taman karakter yang masih tersisa di zaman latto latto

teruslah engkau membuktikan

sebuah paradigma sejatinya apa itu pendidikan

membentuk manusia berkeadaban

bahwa di zaman latto latto ini

kami tak memulu mengejar akselerasi modern yang semakin tak berperasaan

 

Ah, sungguh lucu dan asyiknya hidup di zaman latto latto itu

candaan kolosal yang selalu saja berulang sama

dalam tiap siklus perputaran zaman di hamparan bumi raya

rentengan mozaik berkeping-keping peradaban umat manusia

No comments

Post a Comment

Don't Miss
© all rights reserved 2023
Created by Mas Binde