Responsive Ad Slot

Showing posts with label Cangkrukan. Show all posts
Showing posts with label Cangkrukan. Show all posts

Sepenggal Kisah di Zaman Latto Latto

No comments

Friday, February 10, 2023

 

 


Maukah engkau mendengar kisahku

aku ingin mendongeng padamu wahai bocah yang ayu nan lugu

sebuah kisah peradaban manusia di zamanku kini

zaman itu itu kusebut ia, zaman latto latto

Yang selalu bising meresahkan telinga

 

Jungkir balik abu-abu warna peradaban manusia di zaman itu

kamuflase neo-kompeni kembali mengebiri

untuk mimpi kuasa dunia dan berleha di satu kursi

bahtera meloncat-loncat menerobos gerbang angkasa

bumi diatur dari layar tanpa bicara

sulap dua jempol mengerakkan apa saja di dunia

 

Agama-agama menjadi alasan sengketa

saling benci hingga pertumpahan darah

bangsa-bangsa tak harus lagi ada identitas pembeda ia

adat dan budaya itu jaman usang

pasar-pasar rakyat keramaiannya tergilas hilang

manusia telah lupa ia manusia

wanita berpakaian pria, juga sebaliknya

 

Maling-memaling sibuk berjamaah

di atas mimbar bebas, kami asyik meraciknya

perniagaan syahwat bukan sebuah hal yang hina

yang bertahta lebih mulia dari para kharisma tetua

Semua anak wajib sekolah berjurusan kaya dan bertahta

bukan lagi jurusan siswa pemilik ilmu-ilmu bijaksana

yang salah menjadi benar, yang benar bisa masuk penjara

 

Kuatkan pondasiku dan saudara seiman-sebangsaku selalu, duh gusti

menapaki jua mengembara di zaman latto latto ini

meski akar tunggang falsafah kami tengah di serabutkan

pilar-pilar karakter di gilas mafia penyusup pendidikan

oleh alunan madzab global yang kian bergentanyangan

 

Kurikulum memisahkan ilmu ber-Tuhan dan ilmu berkarir dunia

bukankah pencarian ilmu juga sebuah manivestasi tuk mengamba

wahai taman-taman karakter yang masih tersisa di zaman latto latto

teruslah engkau membuktikan

sebuah paradigma sejatinya apa itu pendidikan

membentuk manusia berkeadaban

bahwa di zaman latto latto ini

kami tak memulu mengejar akselerasi modern yang semakin tak berperasaan

 

Ah, sungguh lucu dan asyiknya hidup di zaman latto latto itu

candaan kolosal yang selalu saja berulang sama

dalam tiap siklus perputaran zaman di hamparan bumi raya

rentengan mozaik berkeping-keping peradaban umat manusia

Saat Baca Koran Tentang Sex

No comments

Friday, December 2, 2022


Gue baca koran tentang bahaya rokok,
gue berhenti merokok.
Gue baca koran 
tentang bahaya minuman keras,
gue berhenti minum Red Label.
Pas gue baca koran 
tentang bahaya sex,
gue berhenti baca KORAN.


_______________________


Beginikah 5 Ke-istimewaan Cewek ?

No comments

Lima Keistimewaan Cewek:


  1. ditusuk kaga mati,
  2. ditindih kaga penyok,
  3. ditembak kaga mati,
  4. diisep tidak kering,
  5. dirudal cuma perut buncit….

Cara RRC Menghancurkan Bisnis Dan Produk Lokal Indonesia

No comments

Thursday, December 1, 2022

 


Jangan terlalu lugu mempercayai informasi bahwa marketplace ada untuk menguntungkan UKM (kecuali beberapa). Business Online sedang merajalela, Unicorn sedang hangat dibahas. Sayangnya, banyak yang tidak faham dengan dampak berbahaya unicorn, apalagi jika pemerintah masih menutup mata akan kedunguannya.

 

Seorang warganet tamatan sekolah bisnis di Inggris secara gamblang membongkar rencana China menghancurkan Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia melalui unicorn lokal berbentuk marketplace atau situs jual beli. Marketplace memilki data transaksi seller, produk mana saja yang laris, dari situ mereka akan mengembangkan produk sendiri. Sudah cukup sering kejadian, produk laris UKM tiba-tiba muncul kloningannya dengan harga lebih murah karena dari luar alias impor.

 

Yang lebih gila, barang-barang import dari China tersebut dikirim ke Indonesia tanpa ongkir! Dan hasilnya, 94% barang yang dijual di marketplace sekarang adalah impor. Jangan terlalu lugu mempercayai informasi bahwa marketplace ada untuk menguntungkan UKM (kecuali beberapa). Sayangnya lagi, banyak para milenial yang bangga menjadi esamet segala barang dari China. Mungkin saat ini esa bertahan, tapi itupun juga tidak akan lama, karena tahap selanjutnya seller-seller luar akan banyak direct selling ke market esamete.

 

Jadi jangan heran kalau nanti akan banyak seller dari Tiongkok misalnya, jualan di Lazada atau Tokopedia. Barang langsung dikirim dari sana dengan ongkir murah bahkan gratis. Kok esa murah? Itulah pintarnya Tiongkok, mereka punya program OBOR (One Belt One Road) alias jalur sutra abad 21, ngeri dan ciamik strateginya. Sialnya, pemerintah kurang aware ya dalam esametegic gini yah. Barang marketplace 94% impor aja, Kemendag baru sadar akhir-akhir ini.

 

Kalau Anda brand owner esam, pertimbangkan bijak apakah perlu memakai kanal marketplace. Kalaupun iya, jangan jadikan itu jangka panjang, yang pegang database buyer mereka. Anda harus mulai membangun kanal penjualan yang dimana database buyer anda yang pegang.*

 

Sekedar informasi Alibaba telah mengakuisisi LAZADA senilai USD 3,5 Milyar. TOKOPEDIA senilai USD 1,1 Milyar. Sementara SHOPEE yg menjadi pesaing TOKOPEDIA dan LAZADA di 3 besar marketplace yg paling banyak penggunanya di negeri ini di miliki oleh Chris Feng dari Singapura.

 

Data dari Bank Indonesia, total nilai transaksi marketplace di Indonesia adalah Rp. 75 Trilyun hanya pada tahun 2017 saja. Dengan jumlah konsumen 24,7 jt orang. Untuk tahun 2018, mencapai 100 Trilyun dengan persentase produk asing 94% dan produk esam hanya 6%.

 

Tahukah anda bagaimana mereka memperlakukan pasar kita yang sangat besar itu? Istimewa, Milyaran dollar mereka telah dan siap kucurkan lagi untuk menguasai pasar e commerce kita. Ya, Di seluruh esame ASEAN, Indonesia adalah pasar terbesar, bahkan mencapai 87% dari total pasar e commerce Asia Tenggara.

 

Melihat kenyataan ini, sungguh miris rasanya. Kita di serang dan di kuasai dari berbagai arah. Darat dan Udara, dunia Nyata dan Maya. Tambang kita, infrastruktur, Pengairan kita, Pembangkit listrik kita, kebun kita, tanah kita, perumahan kita, dan kini e commerce kita.

 

Dan yang lebih lucu adalah Pemerintah memberi jalan tol kepada mereka. Jalan tol beneran, dan jalan tol kebijakan utk menguasai pasar kita.

 

NGERI… KITA..Jadi penonton saja.. Marwah NKRI dikuasai Asing…

Ayo kita munculkan lagi gerakan belanja di warung sebelah!

 

Share agar yang lain ikutan melek informasi dan SADAR CINTA NKRI SEJATI..

 

Saudara2ku sebangsa dan setanah air, nengingat semua ekonomi sudah dikuasai asing dan membanjinya barang2 import, mari belanja untuk kebutuhan hidup masing2 keluarga benar2 yang sangat dibutuhkan (tinggalkan barang import seperti buah luar negri dan lainnya) dan berbelanjalah pada esame saudara2 kita sendiri/pindah dari yang ber ac ke pasar tradisional.

Dialog ekstrim Seorang Kyai dan Jin

No comments
Tukang jahit yang sexy

Seorang Kiai bertanya kepada Jin..



'Hai Jin, siapa manusia yg kau takuti di dunia ini selain Org yg sedang menjalankan Sholat...?'.

Sambil cengar cengir Jin Menjawab ' Tukang jahit , Kiai..?'

Lho koq ?, mengapa kamu takut..?
Dengan badan yg mulai gemetar Jin menjawab 'Aku takut divermaak Kiai, aku baca di depan rumahnya ada tulisan...
'VERMAAK SEGALA JENIS JIN'

Inilah Bedanya Santri Jaman Sekarang dan Dahulu Terkait Gaya Hidup

No comments

Membicarakan masalah santri masa kini dan masa dulu sangatlah jauh berbeda. Baik dari segi keilmuan, tingkah laku, dan yang paling nampak perbedaannya adalah gaya hidup mereka
Membicarakan masalah santri masa kini dan masa dulu sangatlah jauh berbeda. Baik dari segi keilmuan, tingkah laku, dan yang paling nampak perbedaannya adalah gaya hidup mereka (santri). Dulu pelajar yang berlabel santri gaya hidupnya cendrung dikenal dengan kesederhanaannya. Dikarenakan santri dulu lebih mementingkan kebutuhan dari pada keinginan. 

Sedangkan santri masa kini lebih mementingkan keinginan dari pada kebutuhan. Salah satu contohnya santri ketika membeli peralatan sekolah, seperti bolpen mereka pasti mencari bolpen yang bentuknya unik sesuai keinginan. Tanpa berfikir apa sebenarnya kebutuhan untuk membeli bolpen. Padahal membeli bolpen yang dibutuhkan hanyalah manfaat dari bolpen tersebut.

Perubahan gaya hidup santri masa kini yang sangat nampak terdiri dari dua macam. Pertama, fashion yaitu dari segi pakaian. Kala ini sudah jamak diketahui akan berbagai macam model pakain muslim semakin berkembang. Hal itu sangat mempengaruhi kehidupan santri. 

Santri dulu berpakaian apa adanya dengan khas sarungnya, tanpa harus ada perpaduan warna yang cocok dari jilbab sampai sarung. Sedangkan saat ini perpaduan warna menjadi pertimbangan yang sangat akurat bagi santri.


Kedua adalah food atau makanan. Santri kala ini lebih suka pada makanan yang instan dari pada yang alami. Sebab yang alami lebih menguras tenaga dari pada makanan yang siap saji (instan). Santri kala ini paling tidak mau untuk bersusah payah. 

Sebagaimana yang dilakukan santri dahulu untuk makan mereka harus bersusah payah  dengan cara harus menanak. Menanaknya disini tidak langsung menuangkan minyak tanah seperti saat ini (bagi santri yang masih menanak) tetapi menggunakan kayu untuk menghidupkan apinya. Selain harus bersusah payah santri harus bisa kreatif memenej waktu agar semua agenda atau kegiatan pondok tidak terlalaikan.

Adapun penyebab dari perubahan gaya hidup santri seperti yang telah diulas diatas diantaranya yaitu, pertama karena diperkenankannya berbagai macam produk pakaian masuk pada kawasan pesantren. Untuk membelinya santri cukup melihat katalog yang telah tersedia (online), jika ada yang cocok maka tinggal memesannya kepada yang memasarkan setelah beberapa hari, baju yang dipesan sudah didapat. Dengan adanya fasilitas yang mudah dijangkau oleh santri maka santri akan dengan mudah untuk mengkonsumsi hal tersebut.

Kedua pengaruh lingkungan, ketika lingkungan sudah mulai menggunakan fasilitas yang tersedia, teman-teman disekitar teutama teman yang paling dekat menggunakan fasilitas tersebut. Maka dengan sendirinya mayoritas santri juga terpengaruh pada kehidupan sekitar. 

Ketiga  terdapatnya kantin di pesantren dan di sekitar pesantren seperti di sekolah atau lainnya, sangat berpengaruh pada santri untuk membeli. Dari pada harus menanak seperti yang dikatakan diawal yaitu harus bersusah payah dahulu. Yang mana lauk pauknya juga tidak menentu kecuali dikirim dari rumahnya.

Demikianlah yang bisa kami sampaikan kepada para pembaca semua. semoga bermanfaat

Ketika Suami Menggerutu Kepada Istrinya

No comments

Saturday, September 25, 2021


Senin :
Seseorang mencuri semua kartu kredit milik saya, tapi saya tidak
melaporkannya. Maling itu tidak menguras uang sebanyak istri saya.

Selasa :
Saya bertanya kepada istri,”Sayang, tempat mana yang terbaik untuk
merayakan hari ulang tahun pernikahan kita?” Dia menjawab, “Cobalah
tempat yang belum pernah saya kunjungi.” Nah, malam itu saya
mengajaknya ke dapur.

Rabu :
Kalo bepergian, kami selalu bergandengan tangan. Hari ini saya
lepaskan tangannya, tau-taunya dia malah ngacir ke Mall.

Kamis :
Istriku paling senang membeli barang yang ditandai TURUN. Hari ini,
dia membeli sebuah eskalator.

Jum’at :
Hobi istri saya hanyalah BELANJA, BELANJA, dan BELANJA. Minggu lalu
dia jatuh sakit selama seminggu, tadi saya dengar ada tiga butik
akhirnya bangkrut.

Sabtu :
Dia paling senang mengkoleksi barang-barang yang memakai tenaga
listrik. Dia beli blender elektrik, panggangan elektrik, pemanas
makanan elektrik, dan serba listrik lainnya. Tadi pagi dia tanya,
“Mas, kira-kira barang apa yang belum saya miliki?”; Saya belikan dia
sebuah kursi listrik !


Minggu :
Hari ini, istri saya menelepon saya dan mengeluh, mobilnya tidak dapat
jalan lagi. Saya tanya apa penyebabnya, dia katakan ada air di
karbulatornya. Saya bertanya mobilnya ada dimana, dia bilang nyemplung
ke kali Ciliwung.

Marketing : Pengertian, Tugas, dan Baurannya

No comments

Tuesday, September 21, 2021

 


Apa itu marketing pasti sudah tak asing lagi di telinga.
Apa pemasaran yang sering digunakan untuk memanfaatkan peluang pemasaran. Istilah pemasaran sering muncul dalam bisnis.

 

Apa itu pemasaran yang dipelajari dalam ilmu ekonomi dan bisnis. Pemasaran berakitan dengan cara menangkap perhatian pasar, membujuk konsumen, hingga memberi tindakan khusus untuk pelanggan. Strategi pemasaran sangat penting untuk mendukung berjalannya sebuah bisnis atau usaha.

 

Apa itu marketing bahkan menjadi profesi profesional itu sendiri dalam dunia bisnis. Banyak cara yang digunakan pemasaran untuk mencapai tujuan. Apa pemasaran yang dilakukan oleh orang yang profesional di bidangnya.

 

Apa itu pemasaran berkaitam dengan aktivitas promosi dan penjualan. Berikut apa itu marketing, dirangkum Jogjanesia dari berbagai sumber.

 

Pengertian pemasaran secara umum

Apa itu pemasaran yang digunakan secara bergantian dengan istilah pemasaran. Menurut KBBI, marketing adalah proses, cara, atau perbuatan memasarkan suatu barang dagangan. Pemasaran juga terkait dengan aktivitas menyebarluaskan sesuatu ke tengah-tengah masyarakat.

 

Menurut Investopedia, pemasaran adalah semua kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk mempromosikan dan menjual produk atau jasa konsumen. Marketing sebagai suatu disiplin melibatkan semua tindakan yang dilakukan perusahaan untuk menarik pelanggan dan memelihara hubungan dengan konsumen.

 

Menurut American Marketing Association, pemasaran adalah aktivitas, institusi, dan proses untuk menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan mempertukarkan penawaran yang memiliki nilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat luas. Apa itu pemasaran adalah proses membuat orang tertarik pada produk atau layanan perusahaan.

 

Pengertian pemasaran menurut ahli

William J. Stanton

Apa itu pemasaran menurut William J. Stanton adalah suatu sistem kesuluruhan dari kegiatan-kegiatan yang di tujukan untuk merencanakan bisnis, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik pembeli maupun potensial.

 

Philip Kotler

Menurut Philip Kotler, apa itu marketing adalah suatu proses sosial dan manajerial dengan mana individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka inginkan dengan cara menciptakan serta mempertukarkan produk dan nilai dengan pihak lain.

 

Pedagang alat pemotong

Cutler mendefinisikan apa itu marketing sebagai usaha untuk memperoleh pelanggan, mitra, investor, karyawan dan orang lain langsung dengan membantu pengguna memutuskan apakah mereka akan menggunakan barang dan jasa baik untuk dimiliki atau diperlukan.

 

Bauran pemasaran 4P

Dalam apa itu marketing, ada yang namanya bauran pemasaran atau marketing mix. Bauran pemasaran ini merupakan kunci dari kesuksesan sebuah pemasaran kerja. Awalnya, bauran pemasaran yang diperkenalkan oleh Neil Borden (1964), terdiri dari 4 unsur yang dikenal sebagai 4P (product, price, promotion, dan place). Namun, konsep ini berkembang dan menghasilkan banyak aliran seperti milik Booms & Bitner, dengan konsep 7P-nya.

 

Berikut bauran pemasaran menurut Neil Borden:


Produk (produk)

Product (produk) mengacu pada barang atau barang yang direncanakan bisnis untuk ditawarkan kepada pelanggan. Produk harus berusaha untuk memenuhi ketidakhadiran di pasar, atau memenuhi permintaan konsumen untuk jumlah yang lebih besar dari produk yang sudah tersedia.

 

harga 

Harga mengacu pada berapa banyak perusahaan yang akan menjual produk. Ketika menetapkan harga, perusahaan harus mempertimbangkan harga per unit, biaya pemasaran, dan biaya distribusi.

 

Promosi 

Promosi mencakup berbagai kegiatan seperti periklanan, penjualan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, pemasaran langsung, sponsorship, dan aktivitas pemasaran lainnya. Promosi mewakili semua komunikasi yang digunakan oleh pemasar bentuk komunikasi produk di pasar.

 

Tempat

Tempat mengacu pada distribusi produk. Pertimbangan utama termasuk apakah perusahaan akan menjual produk melalui etalase fisik, online, atau melalui distribusi saluran kedua. Tempat merupakan cara memperoleh produk atau bagaimana mengakses produk oleh konsumen.

 

Bauran pemasaran 7P

Sementara untuk bauran marketing 7P yang menampilkan Booms & Bitner, ada tiga tambahan bauran. Bauran ini meliputi:

 

orang 

People in what Merujuk marketing pada SDM yang dimiliki dan juga konsumen. pelanggan Layanan yang sangat baik tidak hanya mengubah penjualan, tetapi dapat meningkatkan basis pelanggan.

 

Proses

Proses mengacu pada bagaimana perusahaan melayani dan memenuhi kebutuhan konsumen. Proses mengacu pada aliran aktivitas atau mekanisme yang terjadi ketika ada interaksi antara pelanggan dan perusahaan.

 

Bukti Fisik (tampilan fisik)

Bukti fisik atau tampilan fisik berkaitan dengan visual yang diberikan perusahaan. Dalam bauran ini, pemasar harus mempertimbangkan semua hal yang dilihat, didengar, bahkan dicium oleh pelanggan. Bagian ini termasuk pengemasan dan branding. Tampilan fisik juga berkaitan dengan cara produk ditampilkan di toko, di mana mereka ditempatkan, dan konteks di mana mereka duduk, serta penempatan digital, termasuk di situs web dan media sosial.

 

Tugas Pemasaran

Sebagai ujung tombak bisnis, tugas pemasaran adalah sebagai berikut:

 

Melakukan Riset Pasar

Untuk menetapkan harga yang tepat, marketing harus melakukan riset pasar untuk mengetahui harga produk sejenis. Hal ini nantinya menjadi petimbangan bersama keunggulan produk harga bahan baku dan biaya produksinya, serta faktor-faktor lainnya.

 

Kebutuhan Konsumen

Harus mampu melihat apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen sehingga perusahaan dapat menawarkan produk yang pasti dibeli konsumen.

 

Membuat Perencanaan Produk

Tim pemasaran memberikan penawaran perencanaan produk kepada tim produksi, sehingga produk yang dihasilkan memiliki peluang tinggi untuk dipasarkan dengan tingkat penjualan yang tinggi.

 

Strategi Merancang Pemasaran

Strategi pemasaran meliputi dan media promosi beserta target yang ingin dicapai sehingga dapat membantu keberhasilannya.

 

SESUMBAR, Antara Janji Dan Ejekan

No comments

Wednesday, September 30, 2020


Semenjak dahulu kala hingga masa Indonesia modern, tradisi sesumbar dengan memotong bagian tubuh seperti potong telinga lazim digunakan

Semenjak dahulu kala hingga masa Indonesia modern, tradisi sesumbar dengan memotong bagian tubuh seperti potong telinga lazim digunakan. Di zaman masa transisi atau pada awal berdirinya kerajaan Majapahit pun sudah ada aksi potong telinga yang dilakukan Raja Singasari Kertanegara (tahun 1293) yang memotong telinga Meng Ki, utusan Kaisar Cina Khubilai Khan. Kertanegara memotong telinga Meng Ki sebagai jawaban atas surat dari Kaisar Cina agar negara Singasari menjadi koloninya.

Uniknya, dalam rentang masa modern, dalam soal perpolitikan paling mutakhir sesumbar sejenis mulai dari aksi bunuh diri meloncat dari puncak Tugu Monas, potong alat kelamin hingga payudara, jalan mundur,  menggantung diri, hingga potong telinga makin kerap dilakukan.

Namun, dalam kasus ini yang paling mengasyikan untuk dibahas adalah soal janji iris atau potong telinga. Paling awal yang sesumbar akan potong telinga adalah tokoh PPP (dulu) dari Kampung 'Tenabang', Haji Lulung Lunggana. Dia berjanji untuk potong telinga dalam dua hal. Pertama, ketika membalas manuver Ahok yang sesumbar akan maju melalui jalur independen dalam Pilkada Gubernur DKI Jakarta. Lulung menampiknya karena menurut analisanya Ahok hanya 'omong besar' saja.

Nah, janji potong telinga yang kedua dari Lulung adalah ketika menyebut Ahok tak bakal menang dalam Pilkada yang baru berakhir beberapa hari itu.''Iris kuping saya kalau Ahok Menang,'' kata Lulung. Lalu apa hasilnya? Ternyata dikemudian hari apa yang dikatakan Lulung terbukti: Ahok maju melalui dukungan partai dan kalah dalam Pilkada. Di sini, harus diakui, Lulung punya insting politik yang hebat. Dan kala itu menjadi pantas ketika sesuai pilkada Jakarta banyak kader PPP yang mengelukan dia menjabat sebagai Ketua Umum PPP.

Selain Lulung sesumbar iris telinga terkait pilkada Jakarta, juga datang dari pernyataan 'bintang talks show' Ruhut Sitompul. Sesumbar terlontar dari mulut Ruhut ini terjadi di akhir Januari 2017 lalu. 'Si Poltak Raja Minyak' sebutan akrab dari Ruhut, bilang siap potong kuping kalau Ahok tidak menang di Pilkada 2017.

Kala itu, Ruhut diminta menanggapi hasil survei CSIS. Kebetulan, survei menempatkan Ahok sosok pemimpin Jakarta 'tanpa tanding' karena memiliki popularitas paling tinggi (94 persen) dan tingkat elektabilitas tinggi (43,25 persen), dibandingkan tokoh lain yang dinilai layak untuk maju dalam pencalonan gubernur Jakarta.

Tapi suratan tangan Ruhut berbeda dengan Lulung. Ahok yang didukung Ruhut kalah telak dalam Pilkada DKI Jakarta. Maka setelah itu tentu saja di medsos berhamburan tuntutan agar 'Ruhut potong telinga' untuk melunasi janjinya. Salah satunya datang dari 'seteru abadinya' Hotman Paris Hutapea.

"Apakah sekarang tiba waktunya untuk perhelatan potong dua kuping? Kapan dan di mana?" kata Hotman.
"Apakah acara potong kuping perlu dibuat upacara Tor-Tor adat Batak dengan acara Gondang Batak Bertalu-talu. Hotman Paris bersedia menjadi Raja Parhata (pemimpin adat)," ujarnya lagi.

Tak hanya di dalam politik aksi iris potong telinga pernah menjadi polemik seru pada dunia musik Indonesia. Situasi ini muncul pada pertengahan tahun 1970-an ketika ada perseteruan yang keras antara pendukung musik rock dan dangdut. Saat itu kedua kubu saling ejek bahkan caci maki. (Tidak terbayang kalau saat itu sudah ada media sosial).

Kubu musik rock mengolok-olok sampai habis-habisan kubu musik dangdut. Mereka mengatakan musik dangdut musik kampung, kelas comberan, bahkan sampai keluar sumpah serapah tak pantas: Dangdut musik tai kucing! Uniknya, di situlah sebutan musik dangdut muncul yang sebelumnya dikatakan 'musik melayu'. Sebutan dangdut semula dimaksudkan untuk mengejek bunyi kendang atau tabla: dang ..dut..dang..duuuut!

Adanya ejekan itu kemudian dibalas oleh pendukung dangdut dengan tidak kalah keras. Mereka menyebut rock musik syetan, musik tak bertuhan, musik kaum urakan, musik sok kebaratan, musik anak agotukung (anak gondrong tukang kangkung), dan lainnya. Mereka pun makin geram ketika pada saat yang sama beberapa 'elite musisi Indonesia' menyerukan kepada pemerintah atau penguasa rezim keamanan Orde Baru agar melarang musik dangdut.

Aksi ejek mengejek itu juga kemudian beralih ke atas panggung. Setiap kali ada konser dangdut aneka sepatu, sandal, kayu, dan batu dilemparkan ke atas panggung. Bahkan, ketika pentas di Pantai Ancol saat itu Oma Irama hampir saja terkena tikaman pisau dari seorang penonton yang merangsek naik ke panggung.

Tentu saja, aksi balasan juga dilakukan oleh penggemar rock. Setiap kali ada pentas rock berbagai sepatu, sandal, dan batu pun disambitkan ke atas panggung. Di beberapa kesempatan pertunjukan musik, aksi perkelahian antara pendukung rock dan dangdut kala itu pun sudah mulai sering terjadi.

Jejak persaingan itu terekam dalam kliping 'Majalah Aktuil' yang disimpan salah satu wartawannya abang 'Buyunk Aktuil'. Pada edisi Januari 1976 termuat kerasnya pertarungan itu. Bahkan, begitu geramnya masa kubu musik dangdut sudah mendatangi rumah Oma Irama untuk meminta izin memotong telinga dedengkot Grup Rollies: Benny Soebardja, yang menurut mereka sudah bertindak berlebihan dengan merendahkan musik dangdut. Judul beritanya adalah 'DUEL MEET MEET ROCK VS DANGDUT ANTI KLIMAKS.'

Isi berita di majalah itu sebagai berikut:

Perseteruan Rock vs Dangdut semakin meruncing setelah Deddy Dores dan Oma Irama saling melontarkan pernyataan keras di majalah Aktuil,sementara Benny Soebardja biang permasalahan buru2 buka suara minta maaf.Namun tak urung sekelompok penggemar fanatik Oma Irama mendatangi kantor redaksi majalah Aktuil menanyakan alamat gitaris Giant Step dengan tujuan ingin menyumpal cangkemnya supaya jangan asal buka mulut tanpa dasar.

Melihat gejala yang tak sehat ini majalah Aktuil mengadakan pendekatan kepada semua pihak yang berseteru,untuk mempertemukannya dalam sebuah forum terbuka bertajuk "Diskusi Musik Hard Rock vs Dhangdut".
Oma Irama yang semula bersedia hadir,sang kaisar dhangdut hanya mengirim kertas kerja serta salam damai.Dalam kertas kerjanya Oma mengharapkan jangan ada kata2 yang menganggap dhangdut musik kampungan,sementara rock dianggap musik orang kotaan.

"Pada hemat saya anggapan semacam ini bukan keluar dari masyarakat pencinta musik,tapi dari musisi2 sendiri yang omong sesuka hati memperkeruh suasana.Dari diri saya pribadi tidak terlalu merisaukan,karena masyarakat kebanyakan yang kritis menanggapinya"tulis Oma Irama.

Bens Leo yang hadir dalam diskusi Rock vs Dhangdut menceritakan bahwa Oma Irama didatangi fansnya yang bakal menyerahkan telinga Benny seminggu kemudian.Ia bertindak nekad karena tidak terima atas omongan kotor Benny tentang musik dhangdut. Dan Oma mengatakan tak perlu hal itu terjadi seandainya Benny tidak sembarangan omong dihadapan wartawan yang tak bisa disalahkan, karena tugasnya mencari berita sebanyak mungkin.

Adanya perseteruan sengit itu dibenarkan oleh Pegiat Musik Melayu, Geiz Chalifah. Di dua majalah musik yang terbit saat itu, yakni Aktuil dan Top, pertarungan dangdut dan rock jelas terlihat. Bahkan, puncak dari ancaman kekerasan yang membuat adanya keinginan untuk potong telinga, berasal dari omongan Benny Subarja yang mengatakan dangdut musik tai anjing.

"Saya membeli majalahnya. Ucapan Benny Subarja saat itu yangg menjadi ramai: dangdut tai kucing!,'' katanya. Karena dinasihati Oma Irama maka keinginan masa dangdut untuk memotong telinga Beny diurungkan.

Akhirnya, janji akan iris telinga diluar masa awal Majapahit memang terbukti hanya sesumbar saja. Dan kalau ingin disebut kesatria maka lakukan saja seperti yang dicontohkan Raja Kertanegara.

Ingat janji adalah utang yang harus dibayar!

Cara Mensikapi Pemimpin Yang Emosional

No comments

Tuesday, February 4, 2020


Mengapa Ahok menjadi arogan dan begitu emosional menghadapi setiap permasalahan terhadap dirinya ?
Dalam perhelatan Pilkada DKI yang kala itu memang banyak membawa dampak permasalahan baik politik maupun psikologis seseorang. Saya membaca tulisan sahabat Edriana Nurdin yang aktivis HAM itu menjadi tergelitik dan ingin mengomentarinya. 

Begini tulisan dari Edriana Nurdin tersebut, seperti dikutip dari teropongsenayan.com :

Tadi malam saya menghadiri rapat Pleno KPUD DKI Jakarta tentang penetapan hasil pilkada DKI putaran 1 dan penetapan Paslon yang akan maju pada putaran kedua di Hotel Borobudur, Jakarta.

Ruangan yang digunakan rapat pleno terbuka tersebut sangat besar. Dihiasi secara meriah dengan dua (2) screen raksasa kiri kanan, dipenuhi oleh wartawan dan kamera TV, dan di luar banyak sekali staff KPUD sebagai penerima tamu.

Sebelum acara dimulai saya menunggu di Coffee Shop dekat Flores room. Mas Anies dan Bang Sandi sudah berada diruang VIP sejak pukul 19.20 WIB karena dalam undangan acara tersebut dimulai jam 19.30 WIB.

Sekitar jam 19.50 WIB rombongan Pak Ahok, yang cukup banyak orangnya, melintas didepan coffee shop menuju ruangan Flores room.

Kemudian saya berjalan pelan-pelan di belakang rombongan tersebut. Begitu rombongan pak Ahok masuk ruangan saya menuju meja penerima tamu untuk mengisi buku tamu. Sambil bertanya pada penerima tamu kenapa acara baru dimulai. Mereka mengatakan karena menunggu pak Ahok yang baru datang.

Sekitar pukul 19.55 WIB, ketika masuk ruangan saya berpapasan dengan Pak Ahok yang sedang Marah marah. Pak Ahok mengeluarkan kata-kata penuh kemarahan antara lain yang jelas saya dengar yaitu "saya mau di diskualifikasi juga ga takut", dan banyak lagi umpatan kata-kata lainnya.

Suasananya sangat tegang karena Pak Ahok keluar ruangan dengan penuh kemarahan, sambil tergesa-gesa serta suasana sangat kacau berhubung banyak sekali wartawan yang mengikutinya. Mungkinkah ini memang cara pak Ahok untuk mendapatkan perhatian wartawan? Wallahualam.

Saya melihat pak Djarot justru sedang senyum-senyum. Sedang anggota rombongan lainnya hanya mengikuti di belakang beliau dengan raut muka bingung.

Kemudian rombongan tersebut keluar dan naik keruangan di lantai dua, namun ada beberapa anggota rombongannya yang tetap berada dibawah walau teman-temannya meneriaki agar naik dan kumpul di lantai dua.

Saya bertanya-tanya kenapa pak Ahok sudah menyiapkan ruangan di lantai dua? Ruangan apakah itu?

Kemudian saya ke arah depan untuk menghampiri serta menyalami Mas Anies dan Bang Sandi. Waktu itu jam menunjukkan sekitar pukul 19.55 WIB. Lalu saya bertanya kepada Mas Anies dan Bang Sandi kenapa Pak Ahok keluar sembari ngamuk marah-marah? Mas Anies dan Bang Sandi mengatakan tidak tahu dan juga terlihat bingung. Begitu pun tamu-tamu yang duduk di bangku paling depan tersebut juga mengatakan pak Ahok masuk dan tiba tiba keluar dengan rombongannya sambil marah-marah.

Waktu menunjukkan sekitar pukul 20.07 WIB, setelah semua kehebohan tersebut berlalu, acara dimulai dengan dibuka oleh tarian Bekasi. Lalu disusul dengan pembacaan doa dan kemudian pidato penetapan hasil pilkada putaran pertama (1) dan pengumuman Paslon yang masuk pada putaran kedua (2).

Acara tetap berjalan sesuai dengan susunan acara yg sudah ditetapkan dalam Undangan.

Saya sangat shock menyaksikan seorang pemimpin yang bisa begitu tiba-tiba meletup-letup kemarahannya didepan publik hanya karena kesalahpahamannya sendiri. Bila ada berita pembenaran atas sikap pak Ahok di media saya rasa itu upaya "damage control" saja karena saya menyaksikan sendiri luapan kemarahan beliau. 

Pelajaran yang saya ambil dari kejadian tersebut adalah: kalau kita hidup bermasyarakat maka kita harus punya tata krama, tepo seliri dan sopan santun agar kita bisa menahan emosi dan tidak merasa selalu paling benar serta kurang sensitif pada situasi di sekeliling kita.

Semoga kita semua terhindar dari hal-hal yang buruk dikemudian hari Amiin Yarobbalalamiin.(*)

Nah diambil dari pengalaman diatas, ada hikmahnya dan pada kenyataannya masyarakat ( manusia ) yang punya dasar hati nurani yang lembut, dan pola pikir yang luas dan cerdas tanpa embel-embel fanatisme terhadap junjungannya akan lebih memilih pemimpin yang tidak arogan atau mempunyai hati yang lembut, mengayomi siapapun tanpa membedakan agama, rasa maupun pandangan politiknya. Itu fakta dan sudah terbukti.

Memang harus diakui, banyak yang belum bisa move on atas kekalahan dari pihak petahana karena mereka sudah tekontaminasi oleh sosok seseorang yang sangat dekat dengan Ahok bahkan digadang-gadang akan menjadi pasangan Pilpres 2019 mendatang. Pasangan Jokowi-Ahok akan menjadi penguasa di negeri ini menurut keyakinan mereka sebagai umatnya. Dan ini sah sah saja.

Menurut mereka sebagai ahoker yang sejatinya jokowimania, tak rela orang lain mengkritik junjungannya karena mereka tidak pernah salah layaknya nabi. Fanatisme sangat kuat dihati mereka dan itu perlu diacungi jempol dua, dan itu boleh dicontoh oleh pihak yang berseberangan. Tetapi tentu saja tidak meninggalkan logika yang jernih tanpa emosional yang membabi buta.

Mengapa Ahok menjadi arogan dan begitu emosional menghadapi setiap permasalahan terhadap dirinya ? 

Ada pepatah yang mengatakan  :
" Kecil teranja-anja, besar terbawa-bawa, sudah tua berubah tidak.”
“Artinya adalah karakteristik seseorang tidak akan berubah karena sudah terjadi internalisasi".
Menurut pakar psikologi dari Jerman Kurt Kunkel, bahwa manusia membawa karakter dirinya saat menjadi figur karena rasa tenang, aman dan enjoy akibat dari kedekatan dengan penguasa. Dia sadar akan hal itu, makanya ceplas ceplos setiap mengungkapkan isi hatinya tanpa merasa takut.

Namun dari hal itu semua kita patut memberi applaus pada Mr Ahok yang telah berani dengan tegas menentang dari pihak-pihak yang mempunyai niat jahat terhadap rakyat, yaitu tindakan yang mengarah pada korupsi berjamaah dari ('mungkin') para anggota dewan beserta relasinya.

Dari sisi yang lain kita juga was-was terhadap perilaku Ahok yang arogan dan selalu berlindung pada penguasa. Dalam dataran politik kekuasaan Jokowi-Ahok merupakan senjata pamungkas bagi partai-partai penguasa sekarang untuk melanggengkan kekuasaan bagi kesejahteraan lingkungannya dan bukan kesejahteraan rakyat keseluruhan secara murni.

Hal itu semua memang biasa terjadi di kancah perpolitikan didunia ini. Kita tidak perlu heran dengan carut marutnya hukum di negara kita ini karena sesungguhnya hukum di Indonesia dipegang olek penguasa, terutama kasus-kasus hukum yang besar dan terkait dengan politik. 

Bisakah hukum di Indonesia ditegakkan dan berkeadilan soaial bagi seluruh rakyat Indonesia ?

Hukum di Indonesia hanya bisa ditegakkan oleh penguasa yang benar-benar amanah, takut akan balasan di akherat kelak serta punya otoritas dan kekuatan dibelakangnya. Pemimpin yang disetir oleh pihak-pihak yang berkepentingan jelas tak bisa berkutik memperbaiki persoalan hukum di negeri ini, karena kekuatan dan kebijakan krusial dibelakang pemimpin ini jelas dari pihak-pihak yang berkepentingan. Apalagi pihak-pihak ini menguasai media yang ada di negeri ini, jelas ini sulit ! Sesulit merokok sambil menyelam di pantai Parangtritis ( maksudnya imposible ).

Nah selanjutnya untuk pemilu 2019, tergantung masyarakat Indonesia nantinya saat memilih pemimpin yang tidak arogan, cerdas, amanah, tidak korup, menjunjung tinggi agamanya maupun hukum yang berkeadilan serta tidak disetir oleh kekuatan asing maupun pihak-pihak yang mementingkan golongannya sendiri.

Semoga kedepannya  Indonesiaku Jaya, Sentosa, Makmur Sejahtera mengalahkan negera-negara tetangga. Karena kita sadar bahwa Indonesia bangsa yang besar, kaya SDM maupun SDAnya, sehingga tidak sulit  untuk mengapainya asal semua pejabat otaknya demi kebesaran Indonesia dan bukan perutnya sendiri. Amin. *** binde

Nah, untuk menghilangkan stress krn baca2 diatas tonton aja video dibawah ini :

Don't Miss
© all rights reserved 2023
Created by Mas Binde