Responsive Ad Slot

Suami Sering Menyiksaku ! Apa Yang Harus Kulakukan ?

No comments

Wednesday, September 29, 2021

Kuakui pilihanku salah, padahal aku sudah berkorban demi cintaku kepada suamiku. Kutinggalkan orang tuaku demi suamiku tapi sebagai balasannya, suamiku kerap menyiksa dan memukulku.


Perkenalkan namaku Atta.. aku sudah berkeluarga dan memiliki buah hati.. sekarang aku lagi hamil anak yang ke-2, melalui situs ceritacurhat.com ini aku ingin menceritakan kegundahan hatiku. Aku dan suamiku sedang dalam proses perceraian dan sudah 4 bulan ini kami pisah rumah. Suamiku sama sekali tidak tahu soal kehamilanku yang ke-2 ini.

Kuakui suamiku ini adalah pilihan yang salah. Karena cinta aku meninggalkan orang tua dan memilih tinggal bersama suami dalam susah maupun senang. Akan tetapi saat bersamanya, aku malah mendapat siksaan mental dan fisik. Aku selalu mendapat “hadiah” darinya yang membuat tubuhku selalu “berwarna’ setelahnya.

Semakin lama aku semakin tidak sanggup. Saat kutahu aku hamil lagi, kuputuskan untuk lari dari rumah suamiku dan kembali ke rumah orang tuaku. Orang tuaku menyambutku dengan tangan terbuka dan mereka tidak pernah menanyakan bagaimana aku selama ini karena dengan melihat yang ada di tubuhku mereka tahu tanpa harus bertanya lagi.

Aku menyesal karena pernah tidak mengindahkan peringatan orang tuaku, aku sangat sedih jika mengingatnya. Tapi sekarang aku hidup bahagia bersama mereka dan menunggu kelahiran anak ke-2 ku.

Tapi saat kebahagian ada dihadapanku, suamiku muncul dengan tekanan-tekanan yang dia buat seolah-olah aku meninggalkannya karena tidak sanggup hidup susah dan sebagainya, sampai-sampai pihak keluarga dari suami membenciku, mereka tak pernah menganggap aku dan anakku lagi, tapi hal ini membuatku semakin yakin untuk tidak memberitahukan kehamilanku ini.

Saat ini orang tua ku memberikan aku waktu untuk berfikir apakah harus melanjutkan pernikahanku atau secepatnya memproses perceraianku, karena orang tuaku tidak ingin mereka dianggap mempengaruhiku.

Sekarang aku bingung harus bagaimana, aku sudah dianggap menelantarkan suamiku, walaupun ingin rasanya aku membela diriku dan memperlihatkan perbuatan suamiku tapi aku tidak mungkin membuka auratku dimuka umum untuk membuktikannya.. aku hanya menyimpan foto-foto bekas ‘hadiah’suamiku di handphone ku.

Pembaca.. tolong masukannya atas apa yg kualami sekarang ini bila memang aku harus bercerai dari suamiku… bagaimana cara agar aku bisa terlepas dari ingatan dan gangguannya dalam kehidupanku.

***
Seperti yang diceritakan saudari Atta kepada redaksi. 

Ini yang Membuat Kamu Beda dengan Wanita Lain

No comments
Perlu kamu ketahui bahwa semakin menariknya seorang pria yang kamu sukai, semakin banyak pula jumlah saingan yang kamu hadapi. Semakin luas 
social circle dia, maka semakin banyak wanita singgah di hidupnya dan semakin banyak pula pilihan untuk si dia. Ibaratnya seperti ini, anggaplah kamu wanita yang sudah memiliki jenjang karier yang baik dengan penghasilan per bulan mencapai dua digit. 


Dengan uang yang kamu miliki, kamu pasti memiliki banyak pilihan: Kamu bisa memilih makanan di mana pun yang kamu inginkan, kamu akan memiliki banyak pilihan tempat tinggal karena kamu tak memiliki kendala finansial, bahkan jika kamu cantik, menarik, dan terkenal, tentu saja sudah banyak pria antre untuk bisa kamu “ambil”. Nah, prinsipnya sama seperti itu. Seorang pria menarik secara fisik, pekerjaan, sikap, dan segala sesuatunya, juga memiliki banyak opsi wanita. Jelas saja, sebagai wanita kamu wajib untuk memberikan kesan yang baik untuk si dia. Bagaimana caranya?

Kamu cantik—luar dan dalam

Ups, maaf sekali Ladies kalau kamu mendambakan, bahwa pria yang sangat menarik dan dikejar-kejar banyak wanita, akan menyukai wanita yang biasa dan cuek dengan penampilan. Bagi pria, visualisasi adalah hal utama dan yang dia lihat, mengingat dia enggak mengetahui bagaimanakah inner beauty kamu. Yang malas berdandan dan merawat diri, cobalah untuk berubah dan keluar dari zona nyaman kamu. Namun, kecantikan luar jelas tak akan terlihat, jika saat mengenal kamu lebih jauh, ternyata sikap kamu sangat buruk. Kamu adalah wanita yang cemburuan, mudah marah dan ngambek,penuntut, pedendam, atau sifat buruk yang bisa membuat pria langsung ilfeel.

Kamu pintar daripada dia, tapi kamu tak membuatnya tampak bodoh

Kalau hanya sekadar bermain-main sebentar mencoba berbagai jenis wanita, pria memang enggak membutuhkan wanita yang pintar. Namun, kebanyakan pria akan mencari wanita yang bahkan lebih pintar saat mereka mau menghabiskan sisa waktunya bersama seseorang. Sayangnya, enggak banyak wanita yang bisa nyambung dengan obrolan si pria. Namun, setidaknya, kamu harus menjadi wanita yang bisa menimpali obrolan dia dengan benar dan tak terlihat sok pintar, apalagi menggurui saat kamu merasa benar. Ya, bagaimana pun pria memiliki ego yang sangat besar. Mereka senang dan mendambakan pasangan yang pintar, tapi bukan wanita yang bisa membuatnya tampak bodoh daripada si wanita. Ribet? Ya, memang itulah tugas kamu, Ladies J

You’re unpredictable

Hal-hal yang sudah biasa dan terpredikisi, biasanya sangat membosankan bagi pria. Mereka tak bisa menikmatinya karena dia bisa tahu hasilnya. Sama seperti saat kamu menonton drama Korea untuk kedua kalianya. Tentu perasaannya akan berbeda karena kamu sudah tahu akhirnya, jika dibadingkan saat kamu menonton untuk pertama kalinya. Jadilah sosok wanita yang tak terduga. Misalnya dalam hal penampilan yang berbeda-beda setiap bulannya, jadwal kencan yang lain daripada biasanya. Semakin tak terduga kamu sebagai wanita, semakin dia penasaran dan menunggu kejutan terbaru dari kamu.

Kamu menginspirasi dan memotivasi dia

Gebetan kamu itu adalah sosok yang sangat menarik dari segi pekerjaan yang biasanya memiliki sebuah mimpi yang akan membuatnya tambah berkembang. Maka itulah dia tak mau mencari wanita yang hanya membuatnya diam di tempat. Memotivasi, menginspirasi, proaktif, dan positif menjadi beberapa persyaratan mutlak bagi mereka saat mencari wanita. Nah, apakah kamu sudah bisa memberikan motivasi atau minimal inspirasi dari hidup kamu? Jika tidak berarti kehidupan kamu memang sangat biasa dan tak bisa mengetuk hati si dia.
Sebaiknya, sebelum bermimpi untuk memiliki pria seperti ini, fokus dulu pada diri kamu. ketahui dulu apa yang menjadi mimpi dan passion kamu, agar fokus kamu enggak melulu tentang dia yang nantinya bisa berefek buruk apda hubungan kalian. Pasalnya, pria juga menginginkan wanita yang memiliki mimpi dalam hidupnya sendiri. Mereka mencari partner yang bisa saling mendukung satu sama lain. Yang bisa memberikan masukan, motivasi, dan solusi di setiap masalahnya. Itulah fungsi seorang partner.

Kuat tetapi lembut

Semenjak adanya emansipasi, banyak wanita merasa bahwa dirinya mandiri, kuat, dan bisa hidup tanpa pria. Maka nggak jarang, wanita jadi ngelujak dan enggak mau kalah dengan pasangannya. Ini yang salah kaprah bagi kamu Ladies. Sangat boleh jika kamu menjadi wanita yang mandiri dan kuat. Namun, jangan lupakan bahwa pria tetap saja membutuhkan sosok yang keibuan yang lemah lembut dan akan “menggendongnya”. Sayangnya, wanita justru enggan untuk seperti itu karena merasa di bawah si pria.  Penting bagi kamu menjadi sosok mandiri, kuat, agresif, tetapi bisa menjadi sosok yang lembut dan penuh kasih. Kedua sisi berlainan inilah yang membuat kamu tampak beda dengan wanita kebanyakan.

Dia Guruku, Sekaligus Kekasihku

No comments

Tuesday, September 28, 2021

Sejujurnya aku sama sekali tidak pernah berniat mengganggu rumah tangga Pak Perdi, guruku di sekolah. Tapi pertemuan demi pertemuan membuatku semakin dekat dan akhirnya jatuh cinta kepadanya, apalagi kami telah melakukan hubungan terlarang itu, membuatku semakin sulit melepasnya.


Perkenalkan, namaku Aurora, usiaku masih sangat muda 17 tahun. Aku anak kelas 3 SMU di Kalimantan Tengah. Aku tertarik untuk menuangkan kisahku disitus ceritacurhat.com ini karena cerita cinta yang kujalani tidak biasa.
Dulu aku mempunyai pacar sebut saja namanya Ari, dia kakak kelas ku semenjak aku kelas 2. Aku mencintainya namun seiring berjalannya waktu dia mengkhianatiku, dia menjalin hubungan asmara bersama teman sekelasnya, aku sakit hati dan akhirnya hubungan kami berakhir.

Selama itu aku jadi stres berat, badanku jadi kurus karena tidak makan, aku sering sakit, bahkan terkadang aku ingin bunuh diri. Saat itu aku bingung, aku merasa diriku kotor dan tak pantas hidup, karena selama aku pacaran dengannya aku sudah sering berciuman ataupun oral seks. Tapi jujur aku belum pernah melakukan hubungan badan karena saat itu kami masih belum berani melakukannya.

Aku bingung dengan beban pikiranku itu, aku ingin cerita kepada orangtua ku tapi itu tidak mungkin karena aku takut dimarahi, akhirnya kuputuskan untuk menceritakan masalahku itu pada guruku di sekolah.

Sebut saja dia pak Perdi, dia adalah guru yang nyaman diajak curhat, aku ceritakan semua masalahku itu kepadanya. Hari-hari aku semakin dekat dengan Pak Perdi, kedekatanku ini berubah menjadi perasaan cinta, saat itu Pak Perdi pulang dari kegiatan di luar kota, dia ingin memelukku dan aku pun mau, karena saat itu aku hanya berpikir wajar saja seorang guru ingin memeluk muridnya. Aku pun memeluk Pak Perdi di ruangannya.

Dari pelukan ini lah Pak Perdi mengatakan bahwa dia menyayangiku. Suatu sore aku menerima sms dari Pak Perdi, dia mengatakan bahwa dia mencintaiku dan ingin menciumku, aku pun terkejut. Pagi hari nya aku menemui Pak Perdi, saat itu aku diminta menjadi operator untuk mengatur musik saat upacara, jadi aku tak ikut upacara saat itu, aku bingung dengan tingkah pak Perdi yang aneh, dia sering keluar masuk ruangan tapi aku pura-pura tidak tahu dan menganggapnya biasa.

Pak Perdi mendekatiku dan menarikku lalu tiba-tiba mencium bibirku. Saat itu aku tidak berontak atau pun menolak,malah aku menerimanya. Aku juga bingung dengan perasaanku. Aku merasa telah jatuh cinta dengan guruku sendiri,aku tahu Pak Perdi sudah memiliki istri namun perasaanku tidak dapat dipungkiri lagi, akhirnya aku menjalin hubungan terlarang dengan Pak Perdi.

Semakin hari hubunganku dengannya semakin dekat, sampai akhirnya aku melakukan hubungan badan dengan Pak Perdi, aku semakin mencintainya aku tak peduli dia mempunyai istri karena bagiku aku sangat mencintainya. Aku berharap bisa bersamanya selamanya.

Setiap kami bertemu pasti kami melakukan hubungan intim. Aku mencintainya walaupun aku tahu aku sungguh berdosa dengan istrinya namun mau gimana lagi aku terlanjur mencintai Pak Perdi begitu pula sebaliknya Pak Perdi juga mencintaiku. Aku merasa aku sudah menjadi istri muda Pak Perdi.

Mohon bantuan teman-teman pembaca, apa yang harus aku lakukan? Aku bingung, haruskah aku meneruskan hubunganku dengan Pak Perdi entah sampai kapan?
***
Seperti diceritakan kawan Aurora ke redaksi via email. Punya pengalaman hidup yang mirip? tulis dan kirim cerita anda disini

Menikahi Pria Lebih Tua Akan Membuat Kamu Bahagia

No comments

 

Memutuskan akan menikah atau berpacaran dengan seseorang di mana kamu berniat menjadikannya pasangan dalam hubungan cinta jangka panjang tentu tak mudah, apalagi usia seringkali menjadi pertimbangan bagi perempuan.

Umumnya perempuan mencari sosok pria yang usianya lebih tua darinya karena berbagai alasan. Dan sepertinya keputusan memilih pasangan dengan jarak usia lebih tua memang keputusan yang tepat karena penelitian membuktikan bahwa pria yang usianya lebih tua mampu membuatmu lebih bahagia dalam pernikahan.

 

Menikahi pria matang secara usia membuatmu bahagia

Penelitian yang dilakukan oleh WhatsYourPrice.com, sebuah website kencan menemukan bahwa jarak usia yang ideal untuk memilih pasangan adalah 6 tahun, di mana pria adalah orang yang lebih tua.

Penelitian yang diterbitkan dalam Digital Journal dengan cara melihat lebih dari seribu kencan pertama pria dan perempuan ini menemukan bahwa para perempuan paling tertarik pada pria yang 6 tahun lebih tua darinya. Itu karena perempuan cenderung lebih cepat dewasa dibandingkan pria. Karena alasan ini juga, sebagian besar perempuan tidak suka berkencan dengan pria seusia atau lebih muda darinya.

Jadi temukanlah pria yang memang usianya lebih dewasa darimu jika menginginkan pernikahan yang bahagia.

Cinta Yang Telah Pergi

No comments

 


"Kesepian adalah kehidupanku, penderitaan itulah nafasku, dan penyeesalan adalah makan minumku"

 

Sepi karena tak dihibur dan ditemani cintanya, derita karena harus melihatnya bersama dengan orang lain, dan menyesal karena harus berpisah dengannya, bukan niatku dan juga buakan inginku tapi inilah kenyataannya,.. CINTA !!!!

 

Cinta itu memang ada tapi keberadaanya sulit untuk kita pastikan, kadang kita harus berkorban untuk cinta dan kadang juga kita harus menyera dengan cinta.

 

Cinta itu butuh pemahaman, karena jika kita membutakan cinta maka kita akan berjalan menyusurinya dengan kehampaan dan kegelapan, karena kita tidak memahami tentang cahaya cinta itu.

 

Hidup itu perjuangan, kadang kita harus terjatuh dan berusaha tuk bangkit, kadang juga kita harus menerima kekalahan dan berjuang untuk memperebutkan kemenangan itu, kita butuh air mata  untuk senyuman dan senyuman untuk air mata.

 

Pada porosnya bumi ini akan terus berputar, musim pun akan terus berganti dan hidup kita juga pasti akan mengalaminya itu, membutuhkan suatu progres yang dinamis.

 

Memejamkan mata untuk bermimpi tentang suatu keindahan, bermenung untuk menghayal tentang suatu kebahagiaan, semu dan hanya kebohongan yang menjadikannya suatu kenyataan.

 

Ku terus berejalan menyusuri hari, disambut sang surya di ufuk timur menemani sunyi, beduk shalat magrib menutup cerita dalam terangnya sumber dari segalah terang.

 

Kerlip bintang dilangit, terang sinar sang purnama menemani sepi dikala malam menyambut mimpi.

 

Kisah dan cerita cintaku membuatku terpuruk, terdiam dan sejenak terbaring. Letih dan lemah ku dapatkan  dalam menyusuri hati, membuatku selalu meneteskan air mata.

 

Dalam harap senyum itu akan segera menyapaku, menemaniku, dan mengihiasi hari-hariku, namun semuanya itu hanyalah harapan bukan suatu kenyataan

 

Berbulan-bulan kini telah berlalu, kesendirianku kini telah menjadi Esa.

 

Semuanya ini aku ciptakan untuk sumpah dan janji yang berulang kali terikrarkan dalam cinta.

 

Cinta pergi mencari suatu kebahagia yang mungkin tak seberapa dan tak sebanding dengan apa yang berulang kali aku persembahkan untuknya.

 

Mencoba untuk tersenyum melepaskan kepergiannya meski dalam hati menangis karena tersayat sembilu.

 

Sembilu yang mungkin sengaja diasah untuk melukai ketulusan hati ini.

 

Apa aku harus terus begini? mengunci semua pintu dengan ketulusan dan kepalsuan atas sumpah serapah cintamu ??

 

Atau aku harus beranjak, melangkah pergi menyusuri jejakmu dan menyambut karma yang akan hidup di antara kita ??

 

Atau mungkin aku harus tertawa bahagia dalam kesendirian dan kesakitan atas kebahagiaanmu??

 

Dosa yang tercipta merasuki pikiran ini, entah kapan akan terhapus, bagaimana caranya agar aku bisa mengembalikan semua keadaan itu !!!

 

Hanya nada dalam sujud yang bisa kututurkan, dan hanya kata ma’af yang bisa terucap lewat perantaraan kebahagiaanmu.

 

Semoga cinta dan pilihan tak menyesatkanmu untuk berjalan, semoga kebahagiaan selalu bersinar dalam kegelapan cintamu dan semoga sang penentu garis takdir merestui semua ingin dan ciptamu itu.

 

Aku disini menunggu restu dan ijinmu untuk beranjak, membuka semua pintu yang terkunci karena cinta.

 

Di sini pula aku menunggu cinta yang kini telah jauh pergi, entah mungkin pasti kembali atau akan hilang tertelan dan terkubur oleh cinta mereka.

 

Ku butuh senyummu untuk menghiasi luka, ku butuh canda dan tawamu untuk menghapus sepi, dan kubutuh aroma Parfum REGAZZA_mu untuk bangkit dan semangat dalam menyusuri likunya masa depan.

 

Hidup kita memang tak selamanya indah, tapi semua keindahan yang perna kita ciptakan selalu dan selamanya akan ku kenang  dan berharap akan terulang kembali.

 

Namun ini hanyalah hayalanku karena kini cinta itu telah dirangkul seutunya oleh masa lalunya.

 

***

Salahku Memilih Suami, Hidupku Jadi Galau

No comments

Monday, September 27, 2021

Cerita pernikahan yang kujalani saat ini mungkin juga dialami oleh banyak wanita lain. awalnya aku yang terlanjur sakit hati dengan cowok akhirnya tidak lagi mau serius fokus. Sampai mama mulai mendesakku untuk menikah. Akhirnya aku menerima lamaran seorang pria yang baru saja kukenal. Hidupku tidak bahagia.


Sebut saja namaku Serly, aku lahir dari keluarga yang cukup berada. Aku punya kepribadian tertutup, pendiam, tapi meski banyak orang bilang cantik dan bagus.

Aku tinggal di kecamatan, setelah tamat SMU aku lanjut kuliah di sebuah kota besar. Tadinya mungkin baik-baik saja di kota tersebut sampai kemudian aku kenal seorang cowok, sebut saja namanya Indra.

Dia nembak aku untuk jadi pacarnya dan aku terima, tapi ternyata Indra itu seorang bajingan, dia mempertahankan perasaan aku padahal aku sudah terlanjur cinta sama dia, akhirnya kami putus.
Setelah aku kenalan sama cowok lain, sebut saja Roby. Setelah pacaran beberapa lama ternyata dia juga bajingan, hatiku begitu sakit karena dipermainkan cowok-cowok. Sejak saat itu aku tidak mau lagi kenal cinta, buat aku cinta hanya untuk bersenang-senang saja dan dapat duit banyak dari cowok.

Inilah awal kehancurannya. Aku berteman dengan seorang kawan di tempat kost, dari dia aku kenal rokok, dugem, dan bahkan aku sudah mulai mengenal free sex dengan cowok-cowok yang kukenal. Sejak saat itu mungkin berubah drastis, aku banyak kenal pria tajir, aku sering dapat duit dari mereka.

Yang aku senang saat itu hanya senang-senang saja, sampai suatu hari aku jatuh hati dengan seorang pria beristri. Kami pacaran sembunyi-sembunyi, dia begitu perhatian sama aku. Tapi setelah tiga tahun pacaran kami putus karena aku merasa sudah tidak aman pacaran seperti itu.

Selain itu mamaku juga sudah mulai overprotectiv, aku jadi tidak bebas keluar rumah. Mamaku selalu curiga dan tidak percaya sama aku. Umurku saat itu sudah 25 tahun dan mama mendesakku untuk segera menikah. Kata mama, aku boleh menikah dengan siapa aja yang mau sama aku yang penting kerja.

Mamaku tidak berpikir panjang tentang pernikahan dan tidak memilih calon suami untuk anaknya. Mamaku berpikir sempit kalo wanita sudah diatas 25 tahun belum nikah pasti susah dapat jodoh. Mamaku sering marahin aku karena belum nikah, akhirnya aku jadi terbebani dan ikut-ikutan tidak memilih memilih suami.

Aku dikenalkan paman sama seorang cowok, sebut saja namanya Ricky. Dia anak mantan pejabat di kotaku, aku baru kenal dia 2 hari dan mamaku sudah mendesakku segera menikah tanpa berpikir untuk kenalan dulu lebih jauh.

Satu bulan kami kenalan Ricky melamarku, tadinya aku pingin kenalan dulu sebelum memutuskan menikah tapi karena desakan mama bahwa umurku sudah 26 akhirnya aku menerima lamaran Ricky.

Ya Allah setelah menikah aku baru tahu kalau suamiku sakit tuas, sebagai akibat dia tidak bisa bercinta. Suamiku juga kurang perhatian, egois, aku merasa tidak punya tempat sandaran biarpun punya suami. Suamiku tidak bisa diajak berbagi, aku seperti hidup sendiri.
Sudah 4 tahun menikah aku tidak kunjung hamil. Mama selalu mendesak aku untuk berobat cepat hamil. Dalam hati aku berpikir bagaimana bisa hamil kalau suamiku pernah menggauliku.

Mulai sekaranglah sekarang yang harus saya jalani setiap hari. Mamaku dan saudara-saudaraku tidak ada yang tahu nasibku seperti ini. Mereka pikir aku pasti bahagia karena sudah menikah. Buat teman-teman aku menyarankan agar lebih selektif dalam memilih pasangan hidup, jangan terlena dan menilai orang hanya dari luarnya saja.

***

Pria Menghilang Bukan Berarti Ingin Putus

No comments
Bukan berarti ketika pria menghilang adalah tanda dia ingin putus dengan Anda . Jangan langsung emosi karena pasanganmu meminta waktu untuk sendiri. Jangan berpikiran yang aneh-aneh seperti dia sepertinya ingin selingkuh, ingin meninggalkan Anda, dan hal lainnya.
Para sahabat, pria menghilang bukan berarti dia ingin memutuskan Anda. Tapi pria menghilang karena itu adalah salah satu kebutuhannya. Pria biasanya memiliki banyak aspek kehidupan seperti pekerjaan, sekolah, keluarga, hobby, pertemanan, dan lingkaran sosial lainnya. Pria mulai merasakan kebutuhan akan kebebasan&kemandirian setelah kebutuhan akan kehangatan/romansanya telah terpenuhi. So Ladies, nggak usah panik saat dia menarik diri. Ini adalah siklus alami. Biarkanlah dia ‘menghilang’, karena dia menghilang bukan untuk meninggalkanmu, tetapi karena dia ingin menyelaraskan hidupnya dengan cara memberikan perhatian juga untuk urusan-urusan lain.
Ada banyak sekali wanita yang sudah terlanjur berpikiran negatif kemudian karena gengsi diputuskan maka mereka memutuskan pria lebih dulu. Contoh kasus: pasangan Anda tiba-tiba tidak memberikan kabar, tidak membalas SMS, tidak membaca BBM dari Anda, menghilang seperti angin. Kemudian Anda menebak-nebak apa yang terjadi sebenarnya. Anda mulai merasakan insecure menjalar lewat aliran darah Anda.
Memacu Anda untuk menstalking twitter, FB, Path, Instagram, dan sosial media lainnya. Ternyata dia bisa membalas mention seorang cewek, sedangkan BBM Anda masih belum dibacanya. Darah dari jantung langsung mengalir penuh ke kepala Anda. Anda menjadi emosi.
Setelah bertemu dengan pasangan, Anda pun menuduh dia selingkuh. Padahal itu adalah teman bisnisnya, mereka sedang membicarakan pekerjaan. Kenyataannya priamu sedang sibuk dengan pekerjaan, bukan sibuk dengan wanita lain.
Tapi karena terlalu emosi, Anda langsung saja memutuskan hubungan kalian tanpa mendengar penjelasannya. Ingat ladies, walaupun pasangan sebenarnya tidak selingkuh tapi jika Anda terus mencari-cari tanda perselingkuhan, tanda-tanda tersebut akan terus ada. Dan satu lagi, menghilang itu adalah salah satu kebutuhan pria, mungkin kepenatan pekerjaan dan terus bersamamu membuatnya susah untuk menikmati ‘me time’. Nah, menghilang bagi pria juga bisa karena mereka ingin merasakan kembali ‘me time’.
You understand ???

Rahasia Cantik Perempuan Lembah Hunza, Tetap Muda Usia 80 Tahun dan Bisa Melahirkan di Usia 65 Tahun

No comments

 


Dikutip dari Independent, mayoritas penduduk Hunza memeluk agama Islam dengan populasi yang tertinggi bebas dari buta huruf di Pakistan. Di Hunza juga hampir tidak pernah terjadi kriminalitas, tidak ada tempat bagi ekstrimis Islam di komunitas Hunza. Etnis Hunza menjadi oase bagi Pakistan untuk merasakan hidup yang penuh toleransi, penuh rasa aman, dan panjang umum. Orang-orang Hunza hidup sebagai muslim yang moderat dengan populasi yang tertinggi bebas dari buta hurup di Pakistan.

 

Kehidupan etnis Hunza di Pakistan telah mencengangkan dunia. Kenapa?Suku Hunja tinggal di lembah Hunza, Karimabad yang dibentengi pegunungan Himalaya, Pakistan. Lembah ini sangat indah dan menakjubkan. Sungai-sungai di lembah Hunza mengalir jernih tanpa sampah maupun bahan kimia yang mencemari air. Udara bersih sempurna mengelilingi lembah Hunza. Hebatnya, usia harapan hidup etnis Hunja rata-rata berkisar 120 tahun! Bandingkan dengan usia harapan hidup Pakistan yang rata-rata 67 tahun.

 

Apa resep orang Hunza panjang umur? Seperti dikutip dari Shughal.com, orang Hunza punya tradisi makan teratur dua kali sekali. Makan banyak saat sarapan dan makan malam setelah matahari terbenam. Mereka hanya memakan makanan alami yang diproduksi dari tanah mereka seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, susu, dan keju. Seluruh makanan tak mengandung bahan penyedap rasa atau kimia. Orang Hunza juga sangat menyukai olah raga. 

 

Menariknya lagi, hal yang sangat biasa bagi pasangan suami istri dari etnis Hunza memiliki anak setelah berusia 60 tahun. Bahkan ada sampai berusia 90 tahun.

 

Seharian, wajah etnis Hunza diwarnai dengan senyuman. Tekanan, stress dan pikiran-pikiran yang rumit tidak dikenal oleh warga Hunza. Mereka terbebas dari beban mental, mereka tidak mengenal perasaan ragu dan gagal. Cara mereka menjalani hidup digambarkan seperti kehidupan anak-anak.

 

Sejak etnis Hunza ada hingga sekarang, tak satupun pernah menderita penyakit berat seperti tumor atau kanker. Mengapa? Ini diduga karena warga Hunza sangat menyukai makanan buah-buahan yang kaya Amygdalin atau vitamin B-17, yang dikenal melindungi tubuh dari serangan virus kanker.

 


Dan, orang Hunza adalah pekerja keras. Mereka sangat suka berjalan kaki ke mana saja. Jangan ajak mereka menonton televisi, duduk-duduk santai berlama-lama, dan mengendarai mobil. Mereka tidak tertarik.

 

Penduduk Hunza hampir seluruhnya berpendidikan. Angka melek huruf etnis Hunza mencapai 77 persen. Angka melek huruf perempuan Hunza mencapai 90 persen!  Sementara angka melek huruf secara nasional di Pakistan sekitar 58 persen dengan kesenjangan yang jauh antara perempuan dan pria.

 

Dalam setahun, ada periode 2-4 bulan orang-orang Hunza hanya minum jus dari buah aprikot. Ini tradisi lama etnis Hunza yang sampai sekarang dilestarikan. Para ahli kesehatan setuju tradisi minum jus aprikot telah berkontribusi pada kesehatan mereka yang luar biasa.

 

Kesehatan kulit etnis Hunza juga dikagumi. Bagaimana mereka sampai memiliki kulit sehalus dan selembut itu? Orang Hunza hanya akan minum dan mandi air es yang datang dari aliran pegunungan. Mereka juga meminum teh herbal yang diseduh dengan air mendidih yang berasal dari air es pegunungan. Nama ramuan ini disebut Tumuru.

 

Menurut sejarah, etnis Hunza berasal dari Baltir, sebuah desa yang ditemukan ketika pasukan Alexander Agung yang dalam keadaan terluka dan sakit ditinggalkan di desa itu.

 


Kecantikan perempuan etnis Hunza di Pakistan sudah mendunia, salah satunya masih bisa hamil di usia 65 tahun. Etnis Hunza bermukim di lembah Hunza, Karimabad di Pakistan. Lembah itu diapit tiga gunung besar yaitu Himalaya, Karakoram, dan Pamir. Sungai di sana mengalir jernih dan bebas polusi udara. Mereka juga hidup sederhana, penuh senyuman, tidak stres dan tidak mengenal ragu serta gagal.


Umur yang dimiliki sehingga tampak cantik terus lantaran mereka panjang umur. Warga di Hunza ini memiliki umur lebih panjang ketimbang lainnya, bahkan ada yang sampai 160 tahun.

 

Usut punya usut, ternyata perempuan etnis Hunza memiliki kebiasaan hidup sehat yang juga patut kita terapkan. Mereka makan secara teratur dua kali dalam sehari. Yang dikonsumsi adalah makanan alami yang dihasilkan dari tanah mereka seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, susu, dan keju.

 

Yang juga menarik, 99 persen etnis Hunza juga merupakan vegetarian. Mereka hanya makan daging saat acara pesta suku saja. Makanan di sana juga tentu tidak mengandung bahan penyedap rasa atau kimia.  Ada sebuah ramuan, mereka menyebutnya tumuru, yaitu berupa teh herbal yang diseduh dengan air mendidih yang berasal dari air es pegunungan. Minuman itu yang disebut membuat kulit mereka halus. Karena mayoritas muslim, masyarakat etnis Hunza suka berpuasa, seminggu dua kali. Namun ada pula yang menyebutkan bahwa mereka puasa di musim semi.

 

Masyarakat etnis Hunza juga sangat menyukai olahraga. Mereka suka berjalan kali saat bepergian. Dalam hidupnya mereka juga pekerja keras dan tidak suka bermalas-malasan. Kesehariannya diisi dengan mengerjakan ladang serta memelihara hewan ternak.

 

Penduduk di sana hampir seluruhnya berpendidikan. Angka melek huruf etnis Hunza mencapai 77 persen. Angka melek huruf perempuan Hunza mencapai 90 persen. Sementara angka melek huruf secara nasional di Pakistan sekitar 58 persen dengan kesenjangan yang jauh antara perempuan dan pria.

Menurut sejarah, etnis Hunza berasal dari Baltir, sebuah desa yang ditemukan ketika pasukan Alexander Agung yang dalam keadaan terluka dan sakit ditinggalkan di desa itu.

Atas sejumlah kebiasaan sehat itu, hingga usia 60-an tahun wanita di sana masih terlihat cantik, lebih muda dari usianya serta belum menopause. Bahkan banyak yang sudah usia 85 tahun juga masih kelihatan muda.

 

Cerita keunikan kaum hawa dari Pakistan itu menarik perhatian publik dunia.

Ungkapan Galau Seorang Istri

No comments

Sunday, September 26, 2021

Namaku Nisa, aku sudah pada tahun 2008 yang lalu, dari pernikahan itu, kami sudah dikaruniai 2 anak yang lahir pada tahun 2010 dan yang lainnya lagi 2014. Aku menulis cerita ini karena istri tidak pernah merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya sejak menikah dengan suamiku yang jauh lebih tua dariku.


Karena perasaan selalu gelisah akhirnya aku berani bermain api di belakang suamiku walau cuma lewat telepon. Aku berhubungan dengan pria lain dan pria itu tahu masalah apa yang aku alami sekarang, hubungan kami sudah berjalan 1 tahun.

Selingkuhanku selalu saja memaksa aku untuk menceraikan suamiku tapi rasanya tidak bisa. Sebagai istri aku masih punya rasa malu untuk bercerai tanpa alasan yang jelas.

Beberapa hari lalu aku dan suami sempat konflik tapi suamiku ngadu ke mamaku karna mamaku sangat sayang suamiku. Suamiku sangat mencintaiku, tapi aku tidak suka dengan sikapnya yang terlalu agresif, dia terlalu menekanku, akhirnya aku selalu berbohong terhadapnya.

Meski mau jalan aku selalu dilarang. Suamiku banyak yang sudah tidak pernah mengerti apa yang aku rasakan sebagai istri yang besarkan anak-anak di rumah.

Usiaku masih muda, aku masih ingin menikmati mimpi, aku tau jika aku juga seorang ibu, aku juga memahami perasaanku tapi suamiku tidak pernah mengerti apa yang aku rasakan jika aku menderita batin menjalani semua ini. Teman-lihat yang lain masih menikmati kehidupan sementara aku harus terus mendekam di rumah menjagai dua anakku.

Menikah di usia dini benar-benar menekanku. Ini semua gara-gara mama menikahkan aku yang masih terlalu muda, ingin menolak, tapi aku takut durhaka dengan orang tua. Dulu aku cuma berpikir apa yang dikasi mamaku moga yang terbaik untuk diriku tapi nyatanya bertolak belakang dengan apa yang aku khayalkan.

Andai saja waktu dapat di putar aku putar dan kudelete yang sekarang aku sudah tak sanggup lagi menghadapi sikap suamiku yang selalu pemarah, aku cape. Aku diciptakan, tapi dia tidak mau. Aku selalu berusaha untuk sabar tapi bagaimanapun kesabaran itu ada batasnya.
Aku selalu berdoa kepada Allah jika semua ini akan indah pada waktunya.

***

Hal Mengenai Wanita Cantik .....

No comments

P emirsa,....mengapa harus bingung memancungkan hidung? Membesarkan payudara. Suntik sana, suntik sini. Sampai-sampai Anda lupa bagaimana wajah awal Anda. Dompetpun makin lama makin tipis. Namun tetap saja Anda merasa tidak puas. Belum merasa cantik. Sampai kapan Anda berusaha mengubah wajah dan tubuh Anda yang sudah indah itu?

Anda diberi segala sesuatu yang lengkap oleh Tuhan. bersyukur dan merawatnya adalah tindakan paling bijaksana. Walaupun ukuran payudara hanya 32A dan Anda berharap 36B. Anda tidak perlu berkecil hati. Cantik bukan berarti harus memiliki hidung mancung, kulit putih dan dada besar.

Memang benar, semua pria tertarik pada wanita secara fisik. Namun fisik hanya relatif. Yang paling penting adalah kecantikan hati Anda. Karena hanya itu satu-satunya yang mutlak. Yang mampu memberikan nilai pasti cantik atau tidaknya Anda. Bukan keindahan fisik.

Hati adalah mesin utama yang menggerakkan dan mengatur fungsi fisik agar berjalan dengan baik. Ibarat komputer yang otaknya kurang canggih, performanya tentu tidak bagus.

Begitu juga jika Anda memelihara kecantikan dari dalam Anda. Maka hasil yang terpancar dari wajah dan tubuh Anda tak akan terduga.
Kecantikan bukan terpancar dari wajah. Hanya hati yang mampu memancarkannya ...gitu !!!

Gaeesss..., Mimpimu Tak Akan Terwujud Jika Sikapmu Masih Seperti Ini

No comments


Pemirsa,  apakah impian terbesar yang ingin Anda raih dalam hidup? Sudah sejauh mana Anda melangkah untuk mewujudkan impian tersebut? Ketika kita memperjuangkan sebuah impian, kita pasti akan menghadapi beberapa kegagalan. Dan, ternyata sebuah mimpi akan sulit untuk menjadi kenyataan karena sikap dan pandangan kita sendiri.
  • "Aku terlalu takut."

    Selalu ada ketakutan dalam diri manusia dan yang perlu Anda lakukan adalah tetap mengontrol ketakutan tersebut. Langkah pertama untuk sebuah impian akan terasa berat dan menakutkan. Tapi justru itulah titik yang paling krusial. Jika rasa takut itu terus Anda pendam, maka impian Anda akan semakin sulit untuk diraih.
  • "Aku memang sudah dari dulu seperti ini."

    Impian Anda akan semakin jauh dari jangkauan ketika Anda tidak percaya diri dengan diri Anda sendiri. Saat Anda hanya bisa fokus melihat kelemahan dan kekurangan Anda, langkah Anda bisa jadi semakin berat untuk mengubah impian jadi kenyataan.
  • "Ini terlalu sulit."

    Hidup merupakan serangkaian proses. Dan namanya proses, pasti tidak selalu berjalan mulus dan gampang. Saat Anda sudah menganggap impian Anda itu terlalu sulit untuk dicapai, maka akan seperti itulah kenyataan yang ada. Segera ambil tindakan nyata dan teruslah berjuang untuk meraihnya, sesulit apapun itu.
  • "Memangnya siapa aku?"

    Pernahkah Anda mengalami hal yang seperti ini? Melihat kesuksesan orang lain dan mencari-cari alasan kenapa ia memang berhak mendapat kesuksesan itu sementara Anda sepertinya tidak layak untuk mendapatkan kesuksesan yang sama besar? Hal seperti ini adalah sebuah tindakan yang sebenarnya merendahkan diri Anda sendiri. Percayalah pada diri dan kemampuan Anda, impian itu sebesar apapun pasti bisa Anda dapatkan.
  • "Aku sudah mencoba tapi selalu gagal."

    Berapa kali Anda sudah mencoba? Mungkin ini yang perlu Anda tanyakan terlebih dahulu kepada diri Anda. Setiap hal yang Anda lakukan pasti memiliki risiko gagal atau sukses. Dan ini jauh lebih baik dibandingkan tidak mencoba sama sekali.
  • "Tapi belum pernah ada orang yang berhasil mewujudkan impian ini sebelumnya."

    Well, karena memang belum pernah ada orang yang berhasil melakukannya, maka inilah saatnya Anda untuk menjadi orang pertama yang berhasil melakukannya. Prosesnya memang akan sangat berat, tapi hasilnya pasti akan sebanding dengan usaha kerja keras Anda.
Kawan, bermimpi bukanlah sesuatu yang sulit karena mewujudkan impian bisa jadi lebih sulit dari apapun. Tapi bukankah itu yang namanya hidup? Hidup akan terasa lebih bernyawa saat kita memiliki impian dan berjuang untuk mewujudkannya.

Jika Wanitanya Baik, Akan Memperoleh Jodoh Yang Baik Pula

No comments
Setiap umat muslim pastinya ingin mendapatkan jodoh terbaik yang dapat memberi kebahagiaan, tentunya kebahagiaan itu bukan hanya meliputi kebahagiaan dunia namun juga mencakup kebahagiaan akhirat.

Dalam islam tentunya ada cara mencari jodoh yang baik menurut islam, hal ini tidak lain adalah agar kita tidak salah dalam memilih calon pasangan yang akan mendampingi hidup kita. Wanita yang baik-baik akan mendapatkan laki-laki yang baik. Begitupun sebaliknya.

Untuk itu, walaupun Allah sudah Mengetahui dan Menguasai jodoh kita, tentunya semua itu bergantung dari siapa diri kita, sebaik apa kita, dan bagaimana kita dalam mengusahakan jodoh itu bertemu dengan kita. Berikut adalah cara agar kita bisa mendapatkan jodoh yang baik sesuai dengan aturan islam.

Pilihlah jodoh atas dasar keimanan

Kecantikan, ketampanan, kedudukan, dan harta tentunya bukan hal utama yang menjadi pertimbangan atas dipilihnya pasangan dalam hidup, Dalam sebuah hadist Rasulullah menyebutkan bahwa agama adalah hal utama dalam memilih jodoh atau pasangan. Untuk itu, sebagai muslim hendaknya kita melihat seseorang berdasarkan atas agamanya bukan atas harta, ketampanan atau kecantikan, keluarga terlebih dahulu. Agama adalah tiang dari keluarga, untuk itu, tiang ini tidak boleh dinomer duakan atau dikesampingkan.

Selalu Memperbaiki Diri

Penting bagi kita untuk selalu memperbaiki diri dengan harapan pada akhirnya setelah kita menjadi pribadi baik kita akan berjodoh dengan orang yang baik pula. Sehingga, apapun yang terjadi jodoh kita akan selalu berawal dari diri kita. Jodoh yang baik tentu akan datang sesuai dengan kebaikan dan kesholehan diri kita.

Bergaul dan berkumpul dengan orang-orang sholeh

Jika kita menginginkan jodoh yang sholeh dan taat kepada Allah maka kita pun harus bergabung dan berkumpul bersama orang-orang yang sholeh. Dari situlah kita bisa menemukan orang-orang yang tentunya memiliki keimanan dan kekuatan taqwa. Jodoh dari Allah tentunya harus di usahakan atau dilakukan ikhtiat agar ditemukan. Biasanya pertemuan jodoh kita tergantung dari dengan siapa kita berkumpul, siapa saja teman-teman dan sahabat kita. Semuanya bergantung kepada lingkungan mana kita berkumpul.

Berdoa dan Tawakal Kepada Allah

Selain berikhitar, tentu saja berdoa dan tawakal kepada Allah adalah hal yang harus dilakukan. Ikhtiar kita tentu akan menyombongkan diri kita jika kita tidak berdoa dan bertawakal kepada Allah. Tentu saja Allah tau yang terbaik dan menguasai persoalan hidup kita. Sehingga, kita serahkan segala urusan hanya kepada Allah Swt.

Semoga bermaamfaat…

Kepergianku Mungkin Menjadi Kenangan Kalian

No comments

Saturday, September 25, 2021


Malam yang sejuk mengiringi kesepianku. Angin malam membelai lembut rambutku. Menemaniku yang tengah sendiri membocorkan indahnya bumi. Sebagai teman paling setia dikesendirianku dalam ketidakadilan ini.
“Oh Tuhan, kapan semuanya akan berubah?” penerima dalam serial.

Tiba-tiba pintu kamarku diketuk dengan cukup.
“pasti bi Imah.” Tebakku
“iya, Kemana-mana!” sahutku sembari berjalan dari serambi kamar.
“Maaf non, waktunya makan malam. Yang lain sudah ngumpul di bawah.” Ucapkan Bi Imah saat pintu kamarku terbuka.

“ok bi Dera juga udah lapeer banget.” Candaku.

Bi Imah seseorang adalah yang merawatku sejak lahir. Bagiku, ia sudah seperti Ibu kandungku. Dirumahku, hanya Bi Imah yang peduli dengan keadaanku. Disaat aku sakit, aku selalu menyiapkan obat, hanya saja aku selalu menyadari kesedihannya ketika nilai laporanku jauh dari nilai kak Dara. Hanya ia yang tahu aku ingin seperti kak Dara, saudara kembarku.
“wah ada ayam bakar nih. Heem maknyus” ucapku seraya menduduki kursi favoritku.
“dasar gak sopan…” sindir Ayah padaku.

“makanya, jangan nyerocos aja dong jadi cewek.” Timpal kakakku, Virgo.
“iya Dera, kamu duduk dulu baru ngomong, kan ada Papa sama Mama disini. Jadi sopan dikit Ra.” Tambah Kak Dara.

“iya Dera, betul tuh kata Dara. Bersama
tidak dia.” Tambah Ibu lagi.
“baiklah, aku pergi. Silahkan makan!!” ucapku dengan sinis.

Akupun naik menuju kamarku tanpa menemukan makanan disana. Padahal sebenarnya maagku kambuh dan rasanya sangat perih. Tapi lebih baik lagi disaat aku tak pernah mendapatkan kasih sayang dari semua orang yang aku sayangi.

Matahari menjelma masuk kedalam kamarku yang pemiliknya masih lelap. Hingga aku terbangun karena silaunya sinar yang menerpa mataku.
“humh, udah pagi to” ucapku pada diri sendiri, aku

mengisi mandi dan memakai pakaian sekolahku. Dengan aksesoris biru yang lengkap. Pagi ini, saya tak ingin sarapan. Aku hanya mengunjungi Bi Imah yang ternyata sedang menyiapkan bekal untukku.

“makasih ya Bi, Dera sayang Bibi.” Ucapku dengan tulus
“iya non, Bibi juga sayangg banget sama non Dera, semangat ya Non sekolahnya.” Sahut bi Imah menyemangati.

Setibanya disekolah, aku segera menuju ruangan tempatku ulangan. Jadwal hari ini adalah matematika dan bahasa inggris. Pelajaran menghitung yang sangat menyebalkan untukku. Karena aku tak seperti kak Dara yang jago menghitung. Dugaanku tepat, soal kali ini susahnya minta ampun. 

Hingga kertas ulanganku hampir tak terisi. Namun kalau bahasa inggris, inilah kehebatanku. Semua soal dapat kukerjakan dengan mudah. Karena sejak kecil aku sudah sangat hebat berbahasa inggris. 

Seperti Om Frans dan Tante Siska yang semasa di Jakarta sangat mencintaiku jauh lebih besar dari orang tua kandungku. Namun kini mereka telah pindah ke Amerika dengan anaknya, Dimas.

Waktu seolah berjalan dengan sungguh cepat, kini saatnya membagi hasil belajar siswa. kebetulan, aku dan kak Dera berbeda kelas dan sekolah. Kalau aku masih berada dikelas satu SMA, sedangkan ia sudah berada dikelas dua. Semua terjadi karena saya pernah naik kelas sewaktu disekolah dasar. Kalau kak Dara sengaja Papa sekolahkah di sekolah terfavorit di Jakarta, sedangkan aku membuang di SMA yang didalamnya hanya siswa dari sekolah lain yang tidak menerima kami. Karena nilaiku tak sehebat nilai kak Dara dan Kak Virgo. Mereka memiliki IQ yang jauh lebih tinggi daripada aku.

“Pa, ambilin raport Dera ya.” Pintaku
“Papa sudah janji sama Dara kalau Papa yang akan mengambilkan raportnya. Kalian kan beda sekolah.” Jawab Ayahku.

“Ma, ambilin raport Dera ya!” pintaku lagi pada Mama.
“Mama udah janji sama Virgo ngambilib raportnya, dia kan sudah kelas tiga jadi harusn diwakili.” Jawab Mama.

“oh gitu ya.” Balasku dengan kecewa.

Aku hanya bisa menangis sendirian didalam kamar. Tidak ada satu orangpun yang mau mengambilkan raportku. Jalan terakhir adalah Bi Imah. Dan tentu saja ia sangat mau mengambilkan raportku.
“Gimana bi hasilnya?” tanyaku dengan penasaran
“Non Dera juara 1 non.” Ucap bi Imah dengan semangat.
“hah? Beneran bi?” sahutku tak kalah semangat.
Ternyata usahaku tak sia-sia, akhirnya aku bisa menyamai prestasi kak Dara.
****

Setibanya dirumah, semua orang yang sedang tertawa ria melihat hasil belajar kak Dara dan kak Virgo menjadi terdiam disaat kedatanganku dan Bi Imah.
“gimana hasilnya Ra?, pasti jelek.” Ucap kak Virgo menyindirku.
“gak ko, aku juara 1.” Ucapku dengan semangat.
“ah, juara 1 disekolahmu pasti juara terakhir dikelas Dara.” Ledek Ayah padaku.

Aku kecewa, benar-benar kecewa karena semua prestasi yang kuraih tak penah dihargai sama sekali. Dengan kecewa aku berlari menuju kamarku, kuratapi semua ketidakadilan ini. Aku tidak keluar kamar selama dua haripun tak ada yang peduli. Semua orang dirumah hanya sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, tak terkecuali Bi Imah yang hampir setiap jam membujukku untuk keluar. Maagku kambuh, rasanya teramat perih dari yang biasanya.

“oh Tuhan, kuatkan aku!” pintaku

Dihari ketiga aksi diamku dikamar, tiba-tiba rumahku terdengar sebuah suara yang sangat kukenal. Ternyata hari ini, keluarga Om Frans sudah tiba di Jakarta untuk berlibur bersama keluarga kami.

“Dimas? Aku merindukanmu.” Ucapku dengan tertunduk lesu dikamar.

Aku keluar kamar untuk menemuinya, namun ternyata ia sudah berubah dan tak peduli lagi padaku. Semuanya benar-benar berubah, dan kini janjinya ia ingkari untuk menemuiku. Penantianku sia-sia, semua orang telah membenciku dan menjauhiku. Aku sendirian dirumah, bi Imah pulang kekampung karena anaknya sakit. Sedangkan yang lain sedang makan malam dihotel. Dan aku? Tertinggal disini.
****

Aku hanya makan dan terus memasukkan roti berselai srikaya kemulutku. Sedangkan yang lain asyik berbincang-bincang dengan topic kak Dara dan Dimas. Yang aku tahu, mereka terus membanggakan dua orang yang berprestasi tersebut. Hingga Om Frans dan Tante Siska juga turut berubah padaku. 

Semua orang mengucilkanku disini. Sesudah sarapan pagiku habis, aku segera pamit menuju taman belakang yang ternyata disana ada kak Dara dan seseorang yang sangat aku sayangi, kak Dimas. Disana, aku sedang melihatnya memberikan setangkai mawar pada kak Dara. Ternyata mereka sudah jadian dan aku tahu, bahwa kak Dimas telah melupakanku.
****

Akhirnya, hari yang telah lama kunantikan tiba juga. Hari ini, pertandingan karateku akan berlangsung. Namun sayang, semua orang yang kusayang tak ada yang mau hadir disini. Semuanya memilih hadir dilomba kak Dara, olimoiade sains. Walau sedikit kecewa, akan kubuktikan bahwa aku adalah Dera yang hebat. Keinginanku terwujud, aku menang dan meraih juara satu dipertandingan karate nasional yang diadakan di Jakarta.

“kita panggil, juara nasional karate tahun ini. Alderaya Zivanna dari Jakarta.” Panggil pembawa acara.
Dengan diiringi tepuk tangan meriah, ku naiki podium kebesaranku, dan kurasakan aku sangat dihargai disini.
****

Setibanya dirumah, kuletakkan foto keberhasilanku diruang tamu, namun disaat kedatangan kak Dara dan yang lainnya, kulihat kemurungan disana. Dan setelah melihat foto keberhasilanku, kak Dara malah menangis dan berlari menuju kamarnya.

“kamu sengaja meledek Dara?” Tanya Papa dengan sinis.
“gak pa! maksud Papa apa sih?” tanyaku tak mengerti.

“Dara kalah sedangkan kamu menyombongkan diri dengan memajang fotomu diruang ini. kamu tahu kan bahwa diruang ini hanya foto-foto keberhasilan Dara yang boleh menempatinya.” Jawab Papa yang membuatku sangat kecewa.

“Lepas Fotomu!” ucap Mama dengan agak ketus padaku.

Kulepas foto yang sangat aku harapkan menjadi penghubung agar keluargaku menyanjungku. Sebuah harapan yang sejak dulu selalu ku inginkan. Karena aku selalu iri disetiap kak Dara dipuji dan disanjung oleh papa dan mama, serta semua tamu yang pernah berkunjung kerumahku. Sekarang pertanyaan terbesarku adalah,
“apakah aku anak kandungmu Ma? Pa?”

Pertanyaan yang tak pernah terjawab oleh lisan, namun terjawab oleh perbuatan mereka padaku. Seorang anak yang selalu tersingkirkan oleh ketidakadilan.
****

Hari demi hari terus berganti, dan semenjak itu pula kak Dara menjadi seseorang yang terpuruk. Aku bisa merasakan perasaannya yang tertekan karena ia kalah diolimpiade. Yang kutahu, saudara kembarku ini terlihat lemah dari yang biasanya.

“Udahlah kak, gak ada gunanya ditangisin terus.” Ucapku menyemangati.
“udahlah Ra, kamu senang kan ngeliat aku kaya gini? Kamu senang kan ngeliat aku kalah?” jawabnya dengan menangis.

“gak ka, gak. Aku gak pernah ada niatan kaya gitu.” Sahutku.

“udahlah, pergi kamu dari kamarku, pergi…” ucapnya terpotong karena akhirnya ia terjatuh tepat didepanku.
“Pa, Ma, tolong kak Dara. Kak Dara pingsan Pa!” beritahuku.

“apa? Kamu apain sih dia?” Tanya Papa sinis padaku.
“aku, aku gak ada ngapa-ngapain dia pa.” sahutku dengan menyembunyikan kesakitanku.
“pasti penyakitnya kambuh lagi pa, ayo cepat kita bawa kerumah sakit.” Ucapku pada Papa.
****

Hari ini tepat seminggu sebelum ulang tahunku dengan kak Dara. Aku takut kehilangannya, saudara kembarku yang sangat aku sayangi. Dokter bilang bahwa ginjalnya sudah benar-benar rusak. Yang aku tahu, kini ginjalnya hanya satu setelah setahun yang lalu satu ginjalnya sudah diangkat. Sedangkan aku masih mempunyai dua ginjal.
“hanya saudara kembarnya yang ginjalnya cocok dengan Dara. Jadi usahakan dengan secepat mungkin diadakan pencangkokan ginjal Pak” beritahu dokter pada Papa.

Setelah itu, aku menjadi sasaran semua orang yang menyayangi kak Dara. Semuanya memintaku untuk mendonorkan satu ginjalku padanya. Niatku memang sudah bulat bahwa aku akan mendonorkan kedua ginjalku pada kak Dara, tapi aku tak ingin ada yang tahu semuanya. Karena aku tidak mau mereka akan menyayangiku karena bersimpati denganku yang telah memberikan satu ginjal pada saudaraku. Aku hanya ingin kasih sayang tulus dari mereka, entahlah bagaimana caranya agar aku mendapatkannya.

“ah sudahlah Dera, kamu memang saudara yang kejam. Hanya menyumbangkan satu ginjal saja tidak mau. Untunglah ada seseorang yang baik hati yang mau menyumbangkannya pada Dara.” Ucap Papa
“aku kecewa sama kamu Dera, tega ya kamu sama kakak kamu sendiri.” Ucap Dimas dengan kecewa padaku.
“siapa yang mendonorkan ginjalnya Pa?” Tanya kak Virgo.
“entahlah, pendonor itu tidak mau diberitahu namanya. Bahkan ia memberikan dua ginjalnya dengan gratis pada Dara. Dia benar-benar berhati malaikat.” Jawab papa.
“andaikan kalian tahu kalau itu aku? Apakah aku akan diberi penghargaan dari Papa?” gumamku dalam hati.
****

Beberapa jam sebelum operasi pencangkokan dilakukan, aku menulis sebuah surat untuk semua orang yang aku sayangi. Entahlah, aku merasa akan meninggalkan mereka semua. Rasanya, aku sudah sangat lelah dengan hidupku sendiri. Sesudah selesai ku tulis, surat itu kutitipkan pada Bi Imah. Akupun berangkat menuju rumah sakit untuk segera menjalani operasi.

@ ruang operasi
Ruang ini tersasa begitu menakutkan. Semua benda yang kulihat hanyalah jarum suntik dan gunting. Alat-alat yang terlihat menakutkan bagiku. Aku dibawa lebih dulu keruang ini, agar tidak ada yang tahu siapa aku sebenarnya. Posisiku dan kak Dara dipisahkan oleh dinding pembatas. Hingga akhirnya aku dibius, dan kurasakan semuanya gelap.
****

Seminggu kemudian. . . .
“akhirnya kamu sembuh juga sayang. Mama khawatir banget sama kamu sejak kamu dioperasi. Untung ada pendonor itu.” Ucap Mamanya dengan penuh kasih sayang.

“Dan Happy Brithday Dara…” ucap semua orang serentak “Makasih ya semuanya. Aku senanggg banget. Oya, Dera mana ya Ma? Gak tau kenapa Dara kepikiran dia terus. Hari ini kan ulang tahun kami” Sahut Dara. “iya ya? Mana dia Bi?” Tanya Ibunya pada Bi Imah
“Sebentar nyonya.” Jawab Bi Imah dengan berlari menuju kamar Dara.

Dan beberapa menit kemudian sudah tiba dengan membawa sepucuk surat.
“ini surat dari Non Dera sebelum pergi.” Beritahu Bi Imah. Walau agak heran, Ibunya pun membacanya dengan agak keras. Untuk semua orang yang sangaaat Dera sayang, mungkin saat kalian baca surat ini Dera gak ada lagi disini. Dera udah pergi ketempat yang saangaat jaauh. Oya, gimana kabar kak Dara? Gak sakit lagi kan? Semoga ginjalku dapat membantumu untuk meraih semua mimpi-mimpimu yang belum terwujud.

Teruntuk PAPA yang sangat kurindukan....
Gimana Pa? rumah kita udah tenang belum? Gak ada yang gak sopan lagi kan? Oh pasti gak ada dong ya? Ya iyalah, Dera si pembuat onar kan udah gak ada.

Teruntuk MAMA yang sangat-sangat kurindukan....
Ma, Dera pasti akan sangat rindu dengan teddy bear pemberian Mama lima tahun yang lalu. Ma, Dera kangeeen banget pelukan Mama. Dera selalu iri saat Mama hanya mencium kak Dara disaat ia tidur. Dera iri melihat Mama yang selalu menyemangati kak Dara disaat ia sedang sedih. Dera iri dengan semua perhatian yang Mama berikan pada kak Virgo dan kak Dara. Dera sangaat iri.

Teruntuk KAK VIRGO dan saudara kembarku, DARA
Gimana kak, gak ada lagi kan yang ganggu kalian belajar? Gak ada lagi kan yang nyetel music keras-keras dikamar? Pasti rumah kita tenang ya, pastinya gak akan ada lagi yang akan membuat kalian malu karena punya saudara yang bodoh bukan? Oh, pastinya. Oya, SELAMAT ULANG TAHUN YA KAK, SELAMAT MENJALANI UMURMU YANG KE-17 TAHUN. Yang mungkin takkan pernah aku rasakan.

Kalian semua harus tau, betapa AKU SANGAT MENYAYANGI KALIAN. Mungkin dengan kepergianku, smeuanya akan tenang dan rumah kita menjadi tentram. Dera harap, gak aka ada lagi yang terkucilkan seperti Dera. Yang selalu menangis setiap malam. Yang selalu merindukan hangatnya kekeluargaan. Mungkin dengan kepergian ini, aku akan tahu bagaimana kalian akan mengenangku, seperti akuyang selalu mengenang kalian setiap malam dengan tangisan. . . Semoga KALIAN SEMUA BAHAGIA TANPA DERA, AAMIIN.
Salam rindu penuh tangis bahagia

Alderaya Zivanna
Semua yang mendengar menangis. Mereka bertanya-tanya pada Bi Imah dimana Dera. Namun tiba-tiba telepon rumah berbunyi..

“iya, saya Hermawan, ada apa ya?” Tanya Papanya dengan rasa penasaran.

Dan sewaktu-waktu kemudian Papanya menangis dan segera mengajak anggota keluarganya ke Rumah sakit. Dan mereka terlambat, Dera telah pergi untuk selama-lamanya. Dan menginggalkan berjuta penyesalan disetiap tangis yang jatuh. Kini, ia telah tenang dan jauh dari ketidakadilan selama hidupnya. Walau air mata tengah menangisinya yang telah pergi untuk selama-lamanya. . .

Tamat

PROFIL PENULIS
Panggil saja saya Hanida Ulfah. Temui saya di facebookku, Ukhty Dinda Pelangi dan mari kita jalin ukhuwah yang erat dan saling menyayangi karenaNya. . .

Terima kasih atas para pembaca cerpen saya ini, maaf ya kalau jelek. .
^_^
Don't Miss
© all rights reserved 2023
Created by Mas Binde