PULUHAN pemukim Yahudi pada hari Ahad (19/10/2014) dikabarkan telah memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki.
“Sekelompok mahasiswa Yahudi menyerbu kompleks bersama dengan pasukan Israel, dan secara verbal menyerang para mahasiswa Palestina,” penjaga, yang minta tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada Anadolu Agency.
Menurut penjaga, polisi Israel memberlakukan pembatasan masuknya jamaah Muslim ke dalam kompleks sejak dini hari.
Dalam insiden lain, seorang pemukim Yahudi menabrak dua anak-anak Palestina di dekat Ramallah di Tepi Barat yang diduduki, meninggalkan dua anak itu dalam kondisi kritis. Direktur Rumah Sakit Ramallah Ahmed Bitawi mengatakan bahwa dua anak itu sedang dalam keadaan koma dan tim medis tengah berusaha menyelamatkan nyawa mereka.
Otoritas Palestina dan Israel belum mengomentari insiden tersebut.
Beberapa bulan terakhir pemukim Yahudi telah meningkatkan serangan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki. Pejabat Palestina menuduh tentara dan polisi Israel menutup mata terhadap serangan. [worldbulletin]
“Sekelompok mahasiswa Yahudi menyerbu kompleks bersama dengan pasukan Israel, dan secara verbal menyerang para mahasiswa Palestina,” penjaga, yang minta tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada Anadolu Agency.
Menurut penjaga, polisi Israel memberlakukan pembatasan masuknya jamaah Muslim ke dalam kompleks sejak dini hari.
Dalam insiden lain, seorang pemukim Yahudi menabrak dua anak-anak Palestina di dekat Ramallah di Tepi Barat yang diduduki, meninggalkan dua anak itu dalam kondisi kritis. Direktur Rumah Sakit Ramallah Ahmed Bitawi mengatakan bahwa dua anak itu sedang dalam keadaan koma dan tim medis tengah berusaha menyelamatkan nyawa mereka.
Otoritas Palestina dan Israel belum mengomentari insiden tersebut.
Beberapa bulan terakhir pemukim Yahudi telah meningkatkan serangan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki. Pejabat Palestina menuduh tentara dan polisi Israel menutup mata terhadap serangan. [worldbulletin]



No comments
Post a Comment