Responsive Ad Slot

Antara Punya Pacar dengan LDR dan Jomblo

No comments

Monday, July 22, 2019


Perbedaan perilaku dari orang atau mungkin identik dengan cowok, yang menyandang predikat seperti judul diatas, yaitu yang punya pacar, yang pacaran jarak jauh (Long Distance), dan yang gak punya pasangan alias jomblo. Tabel berikut adalah joke-joke lucu, dan selain akan mengocok perut kita, juga bisa digunakan untuk update status FB/Twitter agar kawan-kawan kita disana ikutan ketawa dan kita dapat like.

Kita akan dibikin ngakak membaca tabel perbedaan dibawah ini, namun tidak menutup kemungkinan ada juga yang mungkin merasa tersinggung, khususnya yang berstatus jomblo, sebab tabel dibawah ini keknya sirik sama si jomblo.. namun kalau bener ada yang tersinggung mohon maaf.


Punya PacarLong DistanceJomblo
meluk pacarmeluk gulingmeluk tabung gas elpiji
sibuk smsansibuk telpon²ansibuk ngacak nomer telpon buat di ajak kenalan
aku harus kasih dia kejutanaku harus kasih dia hadiahaku harus cari dukun pelet
mudik barengmudik ke rumah pacarjadi calo tiket
ya Tuhan aku sayang diaya Tuhan aku kangen diaya Tuhan aku punya pacar kapan?
nanti sms ya yanx pas saurnanti telfon ya yanx pas saurntar bangunin orang² ah pas saur
telfon pacar ahtelfon gebetan ahtelfon emak ah di kampung
sayang, anterin ke sekolah yamet sekolah sayanggue nebeng elu yak ke sekolah
ngobrol langsungngobrol via telponngobrol via telpon kaleng sama tetangga
ketawa barengketawa gantian via telponketawa sendirian
dandan rapi buat jemput pacardandan rapi buat ketemuandandan rapi buat nyari tajilan
buka puasa di rumah makanbuka puasa di kos²anbuka puasa di pojokan
sms “i love you”sms “i miss you”sms “ketik REG spasi jodoh kirim ke 6288”
sayang, tarawih yuk cari amalsayang jgn lupa taraweh ya cari pahalataraweh ah cari sandal
pacaran ditamanpacaran di teleponngintip orang pacaran
duitnya pasti banyakpulsanya pasti banyakjerawatnya pasti banyak
ehh nyari tempat enak dimana ya??enak nya tar dimana ya pas ktmu?cari dukun yang jitu dimana ya??
Sayang, jalan jalan yuk aku yang traktirbeb ketemuan yuk udah kangen, pasti dibayarin kokBro, traktir gue makan dong, bokek nih
sibuk beli baju bareng pacarRibet Beliin Baju buat pacarngukur kain Kaffan
foto barengsimpen foto pacarfoto sendiri
ngasih duit THR ke pacarnyangirimin oleh²paakk minta paaakkk «« edisi iklan xl (bedatipis)
ketemuan tiap malemtelponan tiap malemyaasiinan tiap malem
nungguin kapan dilamarnungguin kapan ketemuannungguin dijemput malaikat
sepiring berduasepiring masing²sepiring gak abis²
“beli tiket yuk, say… mumpung bioskopnya sepi… ”“saling ngingetin buat pesen tiket minggu depan ya… see you”kehabisan tiket bioskop
“say, liat tuh bunga mawarnya”“say, disini aku liat bunga anggrek lho”cuma bisa foto² sama bunga bangkai
ngerjain tugas berduasaling bantuin ngerjain tugasnyalin tugas temen
pamer ke temen²pamer ke sodara²diem² aja

Semoga menghibur dan bermanfaat, ingat perbedaan punya pacar, Long Distance dan jomblo diatas adalah joke semata.

Beginikah 5 Ke-istimewaan Cewek ?

No comments

Lima Keistimewaan Cewek:


  1. ditusuk kaga mati,
  2. ditindih kaga penyok,
  3. ditembak kaga mati,
  4. diisep tidak kering,
  5. ditembak paling top perut buncit….


Jangan emosi !!!!! liat dulu video dibawah ini, selanjutnya terserah kalo mau banting2 HP...!

Ini Yang Dinilai Pria Pertama Kali Saat Berkenalan Dengan Wanita

No comments

Banyak wanita menggembar-gemborkan inner beauty lebih penting ketimbang kecantikan fisik semata. Tapi nyatanya, tetap saja yang dinilai pria pertama adalah wajah yang cantik.
Pria adalah makhluk visual, jadi wajar sekali jika mereka menilai wanita pertama kali dari penampilan fisik. Misalnya rambut yang halus, rapi, wajah cantik, tubuhnya bagus dan sebagainya. Anda bisa berkilah atau bercerita panjang lebar tentang pentingnya menilai inner beauty, tapi sayangnya realita tidak berubah hanya karena Anda tidak setuju… Pria tidak bisa menilai apa yang tidak bisa dia lihat.

Yang pertama, kecantikan luar dulu

Faktanya memang demikian, pria akan menilai kecantikan wanita dari ujung kaki hingga ujung rambut, terutama di detik-detik awal perkenalan. Hal itu diungkapkan oleh Dr Dobransky, dilansir oleh Betty Confidential.
Kecantikan seperti apa yang disukai para pria? Setiap pria punya kriteria yang berbeda-beda. Jika dia suka wanita berambut panjang, maka dia akan tertarik untuk mengenal lebih dalam wanita yang demikian. Sebaliknya, pria yang suka wanita berambut pendek dan manis akan akan tertarik untuk mengenal lebih dalam.
Nah, lalu bagaimana dengan wanita yang tidak sesuai dengan kriterianya?

Inner beauty masih berperan

Tapi tenang saja, bukan berarti kecantikan fisik mendominasi segalanya. Pada awal jumpa, memang yang dinilai pria adalah kecantikan fisik, namun lama-kelamaan, pria juga akan menilai hal lain, misalnya perilaku Anda, kebaikan hati, dan penilaian lain yang lebih pada kepribadian si wanita. Tapi Anda harus tetap ingat dan merenungkan, sama seperti Anda tidak berminat untuk mengenal seorang pria yang tidak menarik lebih jauh, bila pria tidak tertarik untuk mengenal Anda lebih jauh, bagaimana bisa pria tahu pada perilaku, kebaikan hati, dan semua barisan inner beauty Anda ?

Gila ! 250 Arsip Jawa Ada di Inggris

No comments

Sunday, July 21, 2019

Peter Carey (paling kiri) dan Annabel The Gallop saat menjadi pembicara dalam Khasanah Arsip Yogyakarta  yang diselnggrakan oleh Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY di Hotel Inna Garuda Yogyakarta, 
Keberadaan Rafles yang hanya sebentar di Indonesia (1811-1816), mampu membawa perubahan yang cukup besar bagi kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya Yogyakarta. Salah satu sepak terjang Rafles di Yogyakarta yang hingga saat ini dirasakan dampaknya oleh masyarakat Yogyakarta adalah Bedhah Keraton Yogyakarta dahulu.
Bedhah Keraton tersebut mengakibatkan hilangnya semua babad dan naskah dari Gedung Pacarikan yang kemudian dibagikan kepada pejabat dan perwira tinggi Inggris dan di boyong ke Inggris paska 1816.
Hal tersebut disampaikan Peter Carey seorang sejarawan Inggris dalam seminar Khasanah Arsip Yogyakarta Di Masa Thomas Stamford Raffles yang diselnggrakan oleh Badan Perpustakaan dan ArsipDaerah (BPAD) DIY di Hotel Inna Garuda Yogyakarta.
Menurut sejerawan yang telah 40 tahun meneliti sejarah Jawa tersebut, dampak dari hilangnya pusaka sastra dari keraton Yogyakarta tersebut juga dirasakan oleh Pangeran Diponegoro.
Dijelesakannya, karena kehilangan pusaka sastra tersebut pengeran Diponegoro merasa seperti saat membangun keraton baru di kawasan Beligo Magelang yang harus memulai suatu hal dari awal kembali.
Sementara itu, juga hadir dalam seminar tersebut Lead Curator Southeast Asia British Library, Annabel The Gallop. Dikatakannya, British Library memiliki sekitar 10 ribu buku dan 500 naskah yang berasal dari Indonesia. Dari jumlah tersebut ada 250 naskah Jawa.
“Beberapa waktu yang lalu, saat rombongan BPAD DIY datang ke British Library mereka mengungkapkan kegembiraanya karena arsip yang berasal dari Yogyakarta terjaga dan terawat yang baik. Selain merawat arsip, kami juga melakukan digitalisasi terhadap arsip yang ada. Tetapi karena keterbatasan anggaran, baru sedikit arsip yang kami digitalisasikan,” ungkap Annabel.

Konon, Nini Thowong Itu Saudara Perempuan Jailangkung dari Bantul Jogja

No comments

Nini Thowong merupakan sebuah hiburan tradisional masyarakat Jawa yang sangat unik karena tidak ditemukan di daerah lain. Selain ituNini Thowong sarat dengan unsur seni, tradisi dan mistis yang tinggi. Hal-hal tersebut yang membuat penulis tertarik untuk membahas tentang Nini Thowong.

Nini Thowong merupakan boneka perempuan yang menurut cerita adalah saudara perempuan dari jailangkung. Mengapa dinamakan Nini Thowong? Karena mukanya putih (thowong). Disebut “Nini”, karena jenis kelaminnya perempuan. Konon, dulu ada seorang gadis, yang perangainya jahat. Dia disihir oleh tetangganya, jadilah Nini Thowong.


Kebudayaan yang dimiliki setiap suku bangsa di Indonesia mempunyai corak yang berbeda-beda. Perbedaan itu disebabkan adanya pengaruh lingkungan alam di sekitar masyarakat suku bangsa itu bertempat tinggal. Hasil kebudayaan itu diantaranya adalah bentuk peralatan hiburan dan kesenian tradisional. Di Daerah Istimewa Yogyakarta banyak sekali jenis-jenis peralatan hiburan dan kesenian tradisional tersebut.

Sebagai contoh permainan tradisional yaitu Nini Thowong. Permainan ini berasal dari Grudo, Panjangrejo, Pundong, BantulNini Thowong adalah nama permainan berupa boneka dari tempurung kelapa, rangka bambu dan diberi pakaian seperti orang. Permainan Nini Thowong berfungsi sosial dan religius magis. Berfungsi sosial karena mampu mengumpulkan anak-anak desa bermain bersama. Berfungsi religius magis karena ada semacam kepercayaan bahwa Nini Thowong yang sudah kemasukan roh halus bisa menunjukkan obat bagi yang sakit, dan bila dituruti si sakit dapat sembuh. Permainan Nini Thowong ini menyebar dari mulut ke mulut.



Nini thowong merupakan kesenian nenek moyang zaman dahulu yang dimainkan pada waktu senggang. Bentuk nini thowong tersusun dari siwur (gayung dari batok), enjet, angus (arang) untuk menggambar wajah. Bahan-bahan tersebut disusun menyerupai bentuk manusia lalu dipakaikan kebaya, sarung dan diberi daun-daun yang berasal dari kuburan. Setelah siap, boneka tersebut dibawa ke pohon besar yang angker dan diberi sesajen yang bertujuan untuk memanggil dan agar kemasukan arwah.

Pada zaman dahulu, Nini thowong dimainkan pada saat mongso ketigo (musim kemarau) di bawah bulan purnama. Tetapi pada zaman sekarang nini thowong dimainkan pada saat acara-acara tertentu dan pada malam minggu. Bentuk mukanya juga telah dimodifikasi dengan gabungan antara topeng dan siwur (gayung). Nini thowong dimainkan oleh perempuan, sedangkan yang membawa dan mengangkut dari tempat kediamannya adalah seorang laki-laki yang bernama Bapak Wahyudiyo.


Permainan ini tidak memiliki tujuan tertentu baik itu ritual maupun semacamnya. Pada saat memainkan boneka nini thowong ini tidak diperlukan sesajen, hanya mengalungkan bunga telon. Permainan ini diiringi oleh gejug lesung dan gamelan mega mendung. Pada zaman dulu diiringi tembang tetapi sekarang diiringi lagu Prahu Layar.

Nini Thowong dan Gejog Lesung sebagai sebuah kesenian budaya memiliki nilai sosial dan religius magis. Dimaksud nilai sosial karena pelestari kesenian ini merupakan warga desa dari desa wisata Kebon Agung, sehingga secara tidak langsung kesenian ini dapat menyatukan warga. Berfungsi religius magis karena ada semacam kepercayaan bahwa Nini Thowong yang sudah kemasukan roh halus bisa menunjukkan obat bagi yang sakit, dan bila dituruti si sakit dapat sembuh.

Jika Nini Thowong pada jaman dahulu merupakan sebuah budaya animisme yang ketika memainkan Nini Thowong ini mempunyai suatu maksud tertentu, saat ini Nini Thowong hanya merupakan sebuah pementasan yang bertujuan untuk menghibur tanpa mempunyai maksud magis apapun (misal upacara pemanggilan hujan atau ritual pengobatan).

Dalam tarian Nini Thowong sebuah patung atau boneka menjadi hal yang wajib, boneka inilah yang disebut dengan Nini Thowong. Boneka didandani dengan pakaian lengkap dan dirias layaknya seorang penari sungguhan. Selain sarat dengan unsur seni pada jaman dulu tarian nini thowong juga ada unsur magisnya.



Budaya Memetri Sungai Kini Mulai Dikenal Masyarakat Yogyakarta

No comments
Art Performance di Bantaran Sungai Winongo.
Tradisi budaya yang sempat ada di Kali Winongo mulai diangkat kembali melalui ritual memetri sungai yang digelar. Jika dulu tradisi itu untuk membersihkan diri dari hal negatif, maka kini ditujukan sebagai komitmen warga dalam menjaga kelestarian sungai. 

Koordinator Forum Komunikasi Winongo Asri (FKWA) Endang Rohjiani mengungkapkan, aksi budaya tersebut baru pertama kalinya ia gelar. "Kami ingin menarik perhatian warga agar terus mencintai sungai. Air adalah sumber kehidupan sehingga harus dijaga," terangnya di sela memetri yang digelar di pinggiran Kali Winongo Titik 5 Pakalan (Pakuncen-Ngampilan). 

Aksi budaya memetri sungai itu jadi rangkaian Festival dan Gelar Budaya Winongo 2014. Sebelum ritual dimulai, warga juga diajak susur sungai di bantaran Winongo guna melihat titik rawan sampah serta rawan longsor. 

Endang menambahkan, pada saat lalu terjadi banjir yang cukup besar di Kali Winongo. Kendati tidak berhulu di Merapi, namun luapan air tersebut menyebabkan ratusan rumah warga terendam. 

Oleh karena itu pihaknya akan terus mengajak masyarakat agar tidak membuang sampah maupun limbah ke sungai. Terlebih sudah ada perencanaan jangka panjang untuk menjadikan Kali Winongo sebagai pusat wisata pada 2030. "Kami sudah petakan delapan titik untuk penataan. Tahap pertama dijadikan sebagai ruang terbuka hijau dan nanti berkelanjutan untuk penataan lain," imbuhnya. 

Koordinator Titik 5 Pakalan Suharyanto menambahkan, guna menekan pembuangan sampah ke sungai, warga di bantaran kini terus disosialisasikan untuk membentuk bank sampah. Beberapa kelompok warga bahkan sudah aktif mengelola sekaligus mengolah sampah yang didampingi oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Yogyakarta. 

Terkait dengan aksi budaya memetri sungai, menurutnya akan selalu digelar menjadi agenda tahunan. Harapannya kelak tidak sekadar mengingatkan warga setempat untuk mencintai sungai, melainkan bisa menjadi daya tarik wisatawan. "Memetri itu kan sama halnya dengan uri-uri atau ngopeni. Kewajiban kita untuk menjadikan sungai sebagai sahabat," katanya. 

Seni Tradisional Jogja ! Jathilan, Nek Ora Ndadi Ora Njathil ...

No comments
Di pelataran Pakualaman digelar pertunjukan Jathilan yang meramaikan acara Atraksi Seni Budaya. Kelompok yang tampil pada hari ini ialah kelompok Jathilan Kudho Mudho Wirogo, dari desa Babadan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, dengan pimpinan Bapak Prapto Sudarmo.   

Penampilan Jathilan dari Kelompok Mudho Wirogo yang atraktif ini nampaknya mampu membuat penonton setia berdiri kepanasan dan berdesak-desakan selama berjam-jam. Apalagi saat klimaks pertunjukan, di mana para penari jathilan mulai ndadi atau memasuki kondisi kehilangan kesadaran pikiran. 

Beberapa penonton, terutama wanita mulai mundur menjauh dari lapangan pertunjukan, mereka mulai menggandeng tangan pasangannya, sembari berkata, “Mas, Aku wedi (Mas, Aku takut).” Meski berkata takut, tapi mata masih saja lekat tertuju pada penari yang ndadi.   

Biasanya si pasangan (laki-laki) akan menjawab ungkapan takut wanitanya dengan jawaban, “Ora usah wedi dek, kui ya uga iso mung etok-etok, kui direncanakan (Ga usah takut dik, itu bisa jadi Cuma pura-pura, itu direncanakan).   

Ekspresi-ekspresi semacam ini menunjukan bahwa, para penonton penasaran. Mereka takut ataupun tidak, para penari yang ndadi  sekedar akting atau memang benar-benar trance, mereka tidak peduli. Yang penting adalah mereka bisa menyaksikan atraksi Ndadi. “Njathil ora ndadhi yo ora asyik!,” ungkap Dedi (31) yang bersemangat menonton pertunjukan di Atraksi Seni Budaya. 

Jathilan dan Ndadi adalah satu kesatuan, ibarat sayur dan garam. Apalah enaknya sayur tanpa garam, begitupun apalah indahnya Jathilan tanpa Ndadi?

Don't Miss
© all rights reserved 2023
Created by Mas Binde