Jalan Sompilan No 12, Ngasem, Yogyakarta
telp: (0274) 385777
telp: (0274) 385777
Lazimnya, angkringan menggunakan gerobak kayu sebagai tempat
berjualan. Namun angkringan yang satu ini mengusung konsep yang berbeda. Sesuai
namanya Angkringan Pendopo nDalem ini menggunakan pendopo rumah jawa (ruang
berukuran besar di bagian depan rumah. Biasanya digunakan untuk menyambut tamu
atau acara keluarga) sebagai tempat usaha.
Makanan yang disediakan memang tidak jauh berbeda dengan
angkringan kebanyakan. Pengunjung pun juga bisa langsung memilih aneka rupa
makanan yang sudah diletakkan di meja panjang. Ada beberapa pilihan nasi dalam
ukuran mini. Seperti nasi teri, oseng tempe dan nasi bandeng. Sementara lauknya
mulai dari sate ayam, sate ati ampela, gorengan sangat khas dengan cita rasa
sebuah angkringan.
Perbedaan justru terletak pada jajanan atau snack yang juga
turut dihidangkan. Angkringan Pendopo nDalem secara konsisten menyajikan aneka
jajan pasar menggugah selera yang sudah jarang ditemui atau bahkan tak dikenal
lagi oleh generasi muda. Sebut saja Clorot, Kipo, Semar Mendem, Lupis, Jadah
Manten dan lain sebagainya. Bagi pengunjung yang belum pernah mencicipi jajan pasar
ini tentunya akan menjadi salah satu pengalaman baru mencicipi kuliner
nusantara. Jajan pasar yang tersedia juga terbilang komplit begitu terlihat
berkurang maka pegawai dengan sigap menambahkannya lagi.
Untuk urusan minuman, tempat ini menyajikan beragam minuman
hangat. Minuman ini diberi nama yang unik seperti Wedang Bleduk, Wedang Gajah,
Leser. Ada juga teh rempah atau bajigur. Nah untuk favoritnya pengunjung
biasanya akan memilih Wedang Bleduk yang merupakan campuran dari berbagai
rempah seperti sereh, jahe, cengkeh serta gula jawa. Jangan lupa untuk mengaduk
terlebih dahulu sebelum meminumnya karena gula jawa yang digunakan bukanlah
gula jawa cair melainkan bongkahan gula jawa yang kadang masih tertinggal
didasar gelas.
Masih tertantang mencoba yang lainnya, cicipi Wedang Gajah
yang disajikan dengan gelas jumbo. Merupakan campuran sereh, jahe, kayu manis,
bunga cengkeh dan gula jawa. Porsi besarnya mampu menghangatkan perut. Kedua
minuman ini bisa juga disajikan dengan susu namun tentu saja dengan harga yang
berbeda pula.
Selain itu, nilai plus lainnya berwisata kuliner di
angkringan ini adalah tempatnya yang unik. Meski Angkringan hanya menggunakan
bagian depan rumah saja namun pengunjung tetap bisa merasakan suasana etnik
sembari menikmati sajian makan malam. Apalagi rumah bergaya arsitektur jawa
klasik ini memang masih terpelihara baik. Patung Loro Blonyo serta pendar
cahaya kuning yang berasal dari lampu klasik langsung menyambut. Kesan etnik
inilah yang kemudian beberapa kali juga diabadikan pengunjung di sela-sela menikmati sajian
makanan mereka.
| Angkringan Pendopo nDalem |
Angkringan Pendopo nDalem rupanya juga ingin memperkenalkan
angkringan sebagai alternatif makan malam terutama bagi keluarga atau
rombongan. Ini terlihat dari jumlah kursi dan meja sudah disusun berkelompok.
Rata-rata terdiri mulai dari 4-10 orang. Pendopo ini mampu menampung hingga
50-an pengunjung sekaligus. Asiknya, pengunjung juga bisa melakukan reservasi
terlebih dahulu. Jadi tak perlu takut kehabisan tempat duduk.
Jika tak ingin melewatkan pengalaman kuliner di tempat ini,
Angkringan Pendopo nDalem buka setiap hari mulai dari Pkl 18.00 WIB-23.30 WIB.
Wedang Gasu (Gajah Susu)+Nasi +Sate Ayam+Sate Ati =
Rp.16.500
Kipo+Ketan+Semar Mendem = Rp.7500
Angkringan Pendopo nDalem
Jalan Sompilan No 12, Ngasem Yogyakarta
(0274) 385777












