![]() |
| Komunitas Magic Jogja |
APA yang terbesit di pikiran kita saat mendengar kata nongkrong? Nongkrong biasanya identik dengan kumpul, ramai, heboh, atau merugikan. Tapi nyatanya, nongkrong bisa juga dimanfaatkan oleh sekelompok orang yang tergabung dalam Komunitas Magic Jogja. Komunitas ini sering dikenal dengan KMJ.
Awalnya, komunitas ini terbentuk dari hobi nongkrong para pendirinya. Dari sering nongkrong inilah, akhirnya para pendiri tersebut memutuskan untuk membentuk sebuah komunitas. KMJ biasanya memanfaatkan waktu untuk sekedar berkumpul sembari sharing ilmu baru tentang magic. “Kita biasanya nongkrong, sekedar untuk share atau hanya berkumpul bersama anggota lain,” ujar Anggi, wakil ketua KMJ.
KMJ terbentuk 3 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 26 September 2010. Komunitas ini didirikan oleh Lilik Wysa dan Aan Davinci. Maksud dari didirikannya komunitas ini adalah nglumpukake balung pisah. Tujuannya agar para pesulap dengan berbagai bidang dapat berkumpul dan mempunyai wadah untuk berkreasi. “Visi kami adalah menebarkan virus kegembiraan. Agar semua yang melihat kami terhibur dan dapat tertawa,” ujar Wibi, ketua KMJ.
KMJ mempunyai home base di Bale Budaya Samirono. Karena letaknya yang strategis dan juga bisa berbaur bersama warga sekitar Bale. Bahkan, ketua RT-nya sendiri yang menginginkan mereka berkumpul di Bale Budaya Samirono. Jadi, jika ada yang ingin bergabung, silahkan datang ke Bale Budaya Samirono di Padukuhan Samirono, Caturtunggal, Depok, Sleman. Bisa juga kunjungi twitternya di @KomunitasMagic atau blognya di komunitasmagicjogja.blogspot.com.
Harapan dari para anggota KMJ adalah, KMJ lebih maju lagi. Diterima masyarakat lebih luas lagi. Go International, dan semboyan dari KMJ yaitu, “Magic Diningrat” dapat diresmikan oleh Kraton. Mengapa demikian? Karena kata Diningrat identik dengan Jogja, maka anggota KMJ berharap ketika masyarakat mendengar kata Magic Diningrat, ingatan masyarakat terbang ke KMJ.
Nah, dari kegiatan sepele menongkrong saja bisa menghasilkan banyak manfaat, bukan? Tapi, jangan malah selalu menggunakan alasan nongkrong untuk berdiskusi. Nongkrong boleh, tapi ingat waktu ya. Last but not least, semoga harapan para anggota Komunitas Magic Jogja dapat terkabul ya, sobat! (Hach Dhini Sekarwangi)



No comments
Post a Comment