Responsive Ad Slot

Saat Baca Koran Tentang Sex

No comments

Friday, December 2, 2022


Gue baca koran tentang bahaya rokok,
gue berhenti merokok.
Gue baca koran 
tentang bahaya minuman keras,
gue berhenti minum Red Label.
Pas gue baca koran 
tentang bahaya sex,
gue berhenti baca KORAN.


_______________________


Sedihnya Memiliki Suami Tukang Selingkuh

No comments

Memang sudah nasibku yang buruk menikahi suami yang tukangselingkuh. Aku tahu dia mencintaiku dan juga menyayangi putri kecil kami, tapi dia juga tidak bisa meninggalkan selingkuhannya. Aku yang terlanjur dipenuhi amarah dan dendam ikut-ikutan selingkuh. Sekarang rumah tanggaku terancam bubar karena suamiku yang egois itu mengetahui perselingkuhanku.

Cerita perselingkuhan yang mendera rumah tanggaku akhir-akhir ini semakin memuncak. Terimakasih kepada redaksi ceritacurhat.com yang mau menampung tulisanku ini. Semoga bermanfaat bagi pembaca.
Sebelumnya pekenalkan namaku Ana, aku sudah menikah selama 13 tahun. Saat menikah dulu usiaku masih 24 tahun dan suami 26 tahun.

Sebenarnya sejak awal aku sudah tahu suamiku adalah seorang pecinta wanita tapi karena aku memang mencintainya aku menerima lamarannya dengan harapan dia bisa berubah kalau sudah menikah dan memiliki anak. Jujur saja saat itu aku merasa beruntung bisa mendapatkannya. Ternyata harapan tinggal harapan.. kenyataan berbicara lain. Di awal pernikahanku saja dia masih sering main perempuan. Bahkan dia memiliki pacar di kantornya saat aku mengandung putri pertamaku.. yang kemudian meninggal.

Pada tahun ketiga pernikahan aku mengandung lagi, dan disinilah aku tahu ternyata suamiku masih berhubungan dengan wanita itu. Kesal, marah, dan cemburu tapi takut kehilangan itulah yang ada di pikiranku.
Tanpa terasa putriku telah berusia 2 tahun dan suamiku tetap saja dengan dunianya. Suamiku mungkin menyayangi aku dan mencintai buah hati kami, tapi dia juga masih tetap menyukai wanita lain.
    Singkat cerita aku tau dia masih berhubungan dengan wanita itu. Aku bahkan pernah melabrak perempuan itu. Cuma kesalahanku adalah aku tak bisa marah pada suamiku. Aku juga sempat mencium gelagat tidak beres antara suamiku dengan pengasuh putriku. Entah sejak kapan mereka dekat dan berhubungan, hanya Tuhan yang tahu. Karena selalu stres karena perilaku suami yang buruk, aku memutuskan berhenti bekerja dengan harapan bisa lebih memperhatikan suami. Aku berpendapat mungkin suamiku kurang mendapat perhatian dariku.

    Ternyata dugaanku keliru, bukannya sembuh, aku malah mendapati kenyataan yang semakin membuatku goyah. Suamiku ternyata sangat sering berfoya-foya dengan wanita lain atau lebih tepatnya gampang di rayu kemudian di porotin.
    Aku sedih dan kecewa sekali tapi sekali lagi aku sangat mencintai suamiku. Aku tak bisa berbuat apa-apa hingga usia perkawinanku menginjak 8 tahun. Saat itu suamiku tengah berhubungan dengan wanita di tempat kerjanya.
    Sabar ada batasnya, lama-lama aku kesal juga hingga aku berniat membalas suami dengan berselingkuh. Cuma aku bingung gimana caranya selingkuh? jujur saja aku kurang PD akan penampilanku karena aku tipe wanita yang biasa saja. Jauh dari cantik.

    Sampai akhirnya aku punya ide membuat suamiku cemburu. Aku mulai dengan mengacak nomor telpon. Ternyata usahaku tidak sia-sia. Aku mendapat kenalan seorang pria, dia satu daerah dengan tempat tinggalku sekarang. Cuma dia tidak tahu tentang diriku karena aku selalu mendustainya.

    Sejuta cerita aku suguhkan untuknya karena menurutku takkan ada perjumpaan, lagi pula niatku juga cuma sekedar membuat suamiku cemburu. Laksana punya “mainan” baru aku begitu anteng dan menikmatinya, hingga akhirnya aku jatuh hati padanya. Meski kita belum pernah bertemu muka tapi tak pernah satu jam pun berlalu tampa kabar darinya.

    Semua takkan terjadi bila suamiku sedikit saja memberiku perhatian. Dia terlalu sibuk dengan wanitanya, dia tidak menyadari kalau perhatianku mulai terbagi. Setahun sudah aku bercinta lewat telepon dan saat aku tahu suamiku semakin menjadi-jadi dengan kelakuannya, aku memutuskan untuk mulai bertemu muka dengan orang yang selama ini menemani kesepianku.

    Saat itu aku tengah mengandung putraku yang ke 3, usia kandunganku menginjak 8 bulan. Aku janjian bertemu dengan selingkuhanku. Mungkin karena hati telah bicara atau mungkin juga karena dorongan setan, dia tak perduli aku istri orang dan tengah mengandung pula, dia menerimaku apa adanya.

    Jujur saja aku semakin sayang padanya, aku semakin hanyut dalam cintanya meski kami masih bisa membatasi diri. Tapi perhatian dan kasih sayang yang selama ini tidak pernah kudapat dari suamiku aku dapat rasakan darinya.
    Sekarang aku bisa tahu bagaimana rasanya disayang, aku digandeng dan dipeluk di depan umum. 

    Kami bergandengan mesra dan merasakan sejuta keindahan bersama meskipun aku tahu diapun berstatus suami orang. Dan akhirnya suamiku tahu bahwa aku selingkuhi. Dia marah sekali waktu itu. Akupun minta maaf dan berjanji tidak mengulangi lagi. Dan kamipun akur, tapi ternyata pemirsa hal ini tak membuat suamiku berpikir kenapa aku mencari perhatian.

    Dia tetap dengan dunianya dengan wanita-wanitanya, seolah gak pernah bosan hingga pada akhirnya aku tahu suamiku dikejar salah satu teman wanitanya untuk dimintai pertanggung jawaban.
    Disitulah aku marah, sakit hati, kecewa dan yang pasti hatiku mulai berontak, percuma selama ini aku mempertahankan kesucian dan kesetiaanku padanya. Akhirnya aku mengesampingkan peraturan dalam pernikahan, aku tak perduli lagi dengan peraturan apalagi etika.

    Yang ada di hatiku hanya dendam “kamu bisa aku juga bisa”, dan akhirnya akupun melanjutkan hubunganku yang dulu sempat berhenti dengan selingkuhanku. Tapi kini, tak lagi ada penghalang diantara kami, tak ada lagi batas. Aku membebaskan diriku berbuat dosa dan mereguk madu cinta sepuas-puasnya dari selingkuhanku.
    Dan kini sudah 5 tahun aku menjalin hubungan dengannya. Tak terasa memang lamanya karena aku menyembunyikannya dengan rapi. Saat perselingkuhanku terbongkar, suamiku murka, dia sangat marah dan merasa harga dirinya aku injak-injak, sejuta makian dia limpahkan kepadaku.

    Kucoba untuk menjelaskan kepadanya tapi dia tak perduli, seakan dia yang paling suci, dia yang paling benar dan dia yang paling baik.

    Sementara itu, selingkuhanku pelan-pelan pergi meninggalkanku, alasannya dia menyadari tak ada gunanya mempertahankan aku sementara dia sendiri punya keluarga. Tapi suamiku tetap saja menduga kami masih berhubungan. Apa yang kulakukan selalu cacat di matanya. Tapi yang anehnya dia tetap saja dengan dunianya. Dengan teman wanitanya. Dia mencela aku sementara dia sendiri mencoreng muka sendiri.

    Akhirnya mahligai perkawinanku diambang kehancuran, entah sampai kapan kami bisa bertahan. Hari-hariku bagai di neraka kalau ada dia, aku lebih suka menghindar. Hanya buah hati kami saja yang membuatku sampai detik ini masih bertahan.

    Nah itulah garis besar kehidupanku aku yang jenuh dengan kehidupan ini mengharap ada uluran yang membantuku bangkit dari nestapa.
    ***
    Seperti diceritakan kawan Ana ke redaksi 

    Beginikah 5 Ke-istimewaan Cewek ?

    No comments

    Lima Keistimewaan Cewek:


    1. ditusuk kaga mati,
    2. ditindih kaga penyok,
    3. ditembak kaga mati,
    4. diisep tidak kering,
    5. dirudal cuma perut buncit….

    Cara RRC Menghancurkan Bisnis Dan Produk Lokal Indonesia

    No comments

    Thursday, December 1, 2022

     


    Jangan terlalu lugu mempercayai informasi bahwa marketplace ada untuk menguntungkan UKM (kecuali beberapa). Business Online sedang merajalela, Unicorn sedang hangat dibahas. Sayangnya, banyak yang tidak faham dengan dampak berbahaya unicorn, apalagi jika pemerintah masih menutup mata akan kedunguannya.

     

    Seorang warganet tamatan sekolah bisnis di Inggris secara gamblang membongkar rencana China menghancurkan Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia melalui unicorn lokal berbentuk marketplace atau situs jual beli. Marketplace memilki data transaksi seller, produk mana saja yang laris, dari situ mereka akan mengembangkan produk sendiri. Sudah cukup sering kejadian, produk laris UKM tiba-tiba muncul kloningannya dengan harga lebih murah karena dari luar alias impor.

     

    Yang lebih gila, barang-barang import dari China tersebut dikirim ke Indonesia tanpa ongkir! Dan hasilnya, 94% barang yang dijual di marketplace sekarang adalah impor. Jangan terlalu lugu mempercayai informasi bahwa marketplace ada untuk menguntungkan UKM (kecuali beberapa). Sayangnya lagi, banyak para milenial yang bangga menjadi esamet segala barang dari China. Mungkin saat ini esa bertahan, tapi itupun juga tidak akan lama, karena tahap selanjutnya seller-seller luar akan banyak direct selling ke market esamete.

     

    Jadi jangan heran kalau nanti akan banyak seller dari Tiongkok misalnya, jualan di Lazada atau Tokopedia. Barang langsung dikirim dari sana dengan ongkir murah bahkan gratis. Kok esa murah? Itulah pintarnya Tiongkok, mereka punya program OBOR (One Belt One Road) alias jalur sutra abad 21, ngeri dan ciamik strateginya. Sialnya, pemerintah kurang aware ya dalam esametegic gini yah. Barang marketplace 94% impor aja, Kemendag baru sadar akhir-akhir ini.

     

    Kalau Anda brand owner esam, pertimbangkan bijak apakah perlu memakai kanal marketplace. Kalaupun iya, jangan jadikan itu jangka panjang, yang pegang database buyer mereka. Anda harus mulai membangun kanal penjualan yang dimana database buyer anda yang pegang.*

     

    Sekedar informasi Alibaba telah mengakuisisi LAZADA senilai USD 3,5 Milyar. TOKOPEDIA senilai USD 1,1 Milyar. Sementara SHOPEE yg menjadi pesaing TOKOPEDIA dan LAZADA di 3 besar marketplace yg paling banyak penggunanya di negeri ini di miliki oleh Chris Feng dari Singapura.

     

    Data dari Bank Indonesia, total nilai transaksi marketplace di Indonesia adalah Rp. 75 Trilyun hanya pada tahun 2017 saja. Dengan jumlah konsumen 24,7 jt orang. Untuk tahun 2018, mencapai 100 Trilyun dengan persentase produk asing 94% dan produk esam hanya 6%.

     

    Tahukah anda bagaimana mereka memperlakukan pasar kita yang sangat besar itu? Istimewa, Milyaran dollar mereka telah dan siap kucurkan lagi untuk menguasai pasar e commerce kita. Ya, Di seluruh esame ASEAN, Indonesia adalah pasar terbesar, bahkan mencapai 87% dari total pasar e commerce Asia Tenggara.

     

    Melihat kenyataan ini, sungguh miris rasanya. Kita di serang dan di kuasai dari berbagai arah. Darat dan Udara, dunia Nyata dan Maya. Tambang kita, infrastruktur, Pengairan kita, Pembangkit listrik kita, kebun kita, tanah kita, perumahan kita, dan kini e commerce kita.

     

    Dan yang lebih lucu adalah Pemerintah memberi jalan tol kepada mereka. Jalan tol beneran, dan jalan tol kebijakan utk menguasai pasar kita.

     

    NGERI… KITA..Jadi penonton saja.. Marwah NKRI dikuasai Asing…

    Ayo kita munculkan lagi gerakan belanja di warung sebelah!

     

    Share agar yang lain ikutan melek informasi dan SADAR CINTA NKRI SEJATI..

     

    Saudara2ku sebangsa dan setanah air, nengingat semua ekonomi sudah dikuasai asing dan membanjinya barang2 import, mari belanja untuk kebutuhan hidup masing2 keluarga benar2 yang sangat dibutuhkan (tinggalkan barang import seperti buah luar negri dan lainnya) dan berbelanjalah pada esame saudara2 kita sendiri/pindah dari yang ber ac ke pasar tradisional.

    Dialog ekstrim Seorang Kyai dan Jin

    No comments
    Tukang jahit yang sexy

    Seorang Kiai bertanya kepada Jin..



    'Hai Jin, siapa manusia yg kau takuti di dunia ini selain Org yg sedang menjalankan Sholat...?'.

    Sambil cengar cengir Jin Menjawab ' Tukang jahit , Kiai..?'

    Lho koq ?, mengapa kamu takut..?
    Dengan badan yg mulai gemetar Jin menjawab 'Aku takut divermaak Kiai, aku baca di depan rumahnya ada tulisan...
    'VERMAAK SEGALA JENIS JIN'

    Inilah Bedanya Santri Jaman Sekarang dan Dahulu Terkait Gaya Hidup

    No comments

    Membicarakan masalah santri masa kini dan masa dulu sangatlah jauh berbeda. Baik dari segi keilmuan, tingkah laku, dan yang paling nampak perbedaannya adalah gaya hidup mereka
    Membicarakan masalah santri masa kini dan masa dulu sangatlah jauh berbeda. Baik dari segi keilmuan, tingkah laku, dan yang paling nampak perbedaannya adalah gaya hidup mereka (santri). Dulu pelajar yang berlabel santri gaya hidupnya cendrung dikenal dengan kesederhanaannya. Dikarenakan santri dulu lebih mementingkan kebutuhan dari pada keinginan. 

    Sedangkan santri masa kini lebih mementingkan keinginan dari pada kebutuhan. Salah satu contohnya santri ketika membeli peralatan sekolah, seperti bolpen mereka pasti mencari bolpen yang bentuknya unik sesuai keinginan. Tanpa berfikir apa sebenarnya kebutuhan untuk membeli bolpen. Padahal membeli bolpen yang dibutuhkan hanyalah manfaat dari bolpen tersebut.

    Perubahan gaya hidup santri masa kini yang sangat nampak terdiri dari dua macam. Pertama, fashion yaitu dari segi pakaian. Kala ini sudah jamak diketahui akan berbagai macam model pakain muslim semakin berkembang. Hal itu sangat mempengaruhi kehidupan santri. 

    Santri dulu berpakaian apa adanya dengan khas sarungnya, tanpa harus ada perpaduan warna yang cocok dari jilbab sampai sarung. Sedangkan saat ini perpaduan warna menjadi pertimbangan yang sangat akurat bagi santri.


    Kedua adalah food atau makanan. Santri kala ini lebih suka pada makanan yang instan dari pada yang alami. Sebab yang alami lebih menguras tenaga dari pada makanan yang siap saji (instan). Santri kala ini paling tidak mau untuk bersusah payah. 

    Sebagaimana yang dilakukan santri dahulu untuk makan mereka harus bersusah payah  dengan cara harus menanak. Menanaknya disini tidak langsung menuangkan minyak tanah seperti saat ini (bagi santri yang masih menanak) tetapi menggunakan kayu untuk menghidupkan apinya. Selain harus bersusah payah santri harus bisa kreatif memenej waktu agar semua agenda atau kegiatan pondok tidak terlalaikan.

    Adapun penyebab dari perubahan gaya hidup santri seperti yang telah diulas diatas diantaranya yaitu, pertama karena diperkenankannya berbagai macam produk pakaian masuk pada kawasan pesantren. Untuk membelinya santri cukup melihat katalog yang telah tersedia (online), jika ada yang cocok maka tinggal memesannya kepada yang memasarkan setelah beberapa hari, baju yang dipesan sudah didapat. Dengan adanya fasilitas yang mudah dijangkau oleh santri maka santri akan dengan mudah untuk mengkonsumsi hal tersebut.

    Kedua pengaruh lingkungan, ketika lingkungan sudah mulai menggunakan fasilitas yang tersedia, teman-teman disekitar teutama teman yang paling dekat menggunakan fasilitas tersebut. Maka dengan sendirinya mayoritas santri juga terpengaruh pada kehidupan sekitar. 

    Ketiga  terdapatnya kantin di pesantren dan di sekitar pesantren seperti di sekolah atau lainnya, sangat berpengaruh pada santri untuk membeli. Dari pada harus menanak seperti yang dikatakan diawal yaitu harus bersusah payah dahulu. Yang mana lauk pauknya juga tidak menentu kecuali dikirim dari rumahnya.

    Demikianlah yang bisa kami sampaikan kepada para pembaca semua. semoga bermanfaat

    Di Jawa Pernah Hidup Kingkong Tingginya Tiga Meter

    No comments

    Wednesday, November 10, 2021

    Fosil rahang bawah Gigantopithecus blacki (Kera Raksasa Purba) yang ditemukan di situs Semedo, Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Tegal, Jawa Tengah. 
    Sebagian besar masyarakat selama ini mengetahui Kingkong hanya ada dalam Film saja, tetapi kenyataanya kingkong benar-benar ada dan pernah hidup di pulau Jawa. Hal tersebut berdasarkan penemuan dua buah fosil bagian tulang rahang yang terindetifikasi sebagai rahang dari hewan jenis primata.
    Fosil tersebut ditemukan di situs Semedo, Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Tegal, Jawa Tengah yang selama ini dikenal sebagai salah satu situs yang kaya akan fosil kehidupan prasejarah.
    Kepala Balai Arkeoogi Yogyakarta, Siswanto, sebagai pihak yang melakukan penelitian atas penemuan tersebut mengatakan, di dua tulang rahang yang ditemukan tersebut, masing-masing tersapat dua dan tiga gigi geraham.
    "Kami menganalisis dua buah gigi (M2 dan M3) dan masih menempel di rahang bawahnya. Lebar bagian atas dari gigi geraham tersebut mencapai 13 milimeter," ungkap Siswanto.
    Berdasarkan hasil identifikasi dari tulang rahang dan ukuran giginya, kera tersebut memiliki tinggi sekitar 10 hingga 12 kaki atau sekitar tiga meter. Dengan ukuran tersebut maka primata tersebut masuk dalam kategori kera raksasa purba atau kingkong purba (Gigantopithecus).
    Siswanto mengatakan jika penemuan kera raksasa purba atau king kong Jawa purba merupakan penemuan yang sangat penting untuk ilmu pengetahuan. Selama ini kera raksasa purba diyakini habitatnya hanya berada di Tiongkok, India, dan Vietnam karena selama ini hewan tersebut hanya ditemukan fosilnya di daratan China, India, dan Vietnam yang perbatasan dengan China.
    Penemuan fosil kera raksasa (Gigantopithecus) tersebut barulah yang pertama kali di Pulau Jawa. Dengan penemuan ini, Siswanto yakin akan membuka sebuah toeri baru mengenai penyebaran kera raksasa.
    Dari hasil penemuan, ada beberapa jenis Gigantopithecus antara lain Gigantopithecus Giganteus dan Gigantopithecus Bilaspurensis. "Gigantopithecus yang ada di Semedo tersebut adalah Gigantopithecus Blacki," terang Siswanto.

    Don't Miss
    © all rights reserved 2023
    Created by Mas Binde