Responsive Ad Slot

Inilah Pelukan Mantan di Hari Pernikahan Yang Bikin Heboh di Sosial Media

No comments

Saturday, October 25, 2014


Umumnya, mantan kekasih malas hadir dalam pesta pernikahan orang yang dulu pernah hadir dalam hati mereka. Bayangan akan kenangan lama, atau sisa perasaan yang masih ada akan membuat rasa sesak di dada dapat muncul kapan saja.

Namun, tidak sama halnya dengan Risna. Meskipun dirinya belum move on dari mantan kekasihnya, dirinya tetap tabah datang ke acara pernikahan Rais, sosok yang masih tersimpan dalam hatinya.
Saat harus bersalaman memberi selamat pada Rais, rupanya pertahanan Risna goyah. Wanita ini tak kuasa melawan perasaannya dan langsung mendekap erat rais yang berdiri di samping mempelai wanitanya. Risna pun menangis dalam pelukan mantan kekasihnya itu. Entah apa yang ada dalam pikiran sang mempelai wanita yang hanya bisa melihat suaminya dipeluk mantan.


Ternyata Risna dan Rais sebelumnya sudah berpacaran selama tujuh tahun sejak 2005 lalu. Bahkan kabarnya, Rais sudah pernah melamar Risna, namun malang lamaran itu ditolak oleh keluarga Risna, Terhalang oleh restu, kisah cinta mereka akhirnya kandas di tengah jalan. Rais akhirnya menemukan tambatan hati baru dan memutuskan untuk menikah.

"Jodoh di tangan Tuhan, bukan manusia yang menentukan," ungkap keluarga Rais, seperti dilansir media.
Foto pelukan fenomenal mereka pun dengan cepat menyebar di berbagai media sosial. Karena tergolong unik, kisah mereka banyak sekali diperbincangkan.

Sebenarnya sah-sah saja datang ke pernikahan mantan. Namun, hal ini sebaiknya dilakukan jika Anda telah benar-benar move on agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sebaiknya datang dengan pasangan atau teman agar Anda merasa lebih nyaman.
Bagaimana menurut Anda pemirsa ? Perlukah datang ke pesta pernikahan mantan?
-----> image 300x250 campuran

SAWAN MANTEN (Bagian 4) : Cek Cok Hingga Kecelakaan Maut

No comments

Friday, October 24, 2014

2. Pertengkaran yang mengarah pada putusnya hubungan kekasih
Boleh jadi beberapa orang mengetahui atau bahkan pernah mengalami fenomena sawan manten jenis ini. Tetapi, hampir sebagian besar orang tidak menyadarinya. Akibatnya, banyak terjadi putusnya hubungan kekasih, bahkan pada saat kedua calon pengantin sedang mempersiapkan pernikahannya. Sebagai contoh, coba anda perhatikan kisah para selebritis dunia hiburan, baik dari dalam maupun luar negeri, yang secara sepihak maupun bersama-sama sepakat memutuskan hubungan cintanya pada hari-hari terakhir menjelang pernikahannya.

Atau, bila anda merupakan jenis manusia yang tidak menyukai dunia entertainment, maka coba perhatikan fenomena sawan manten yang berupa pertengkaran sepasang calon pengantin disekitar anda. Boleh jadi hal seperti itu terjadi pada tetangga depan rumah, belakang rumah, samping rumah dan sebagainya. Tetapi hal ini bukan berarti penulis menganjurkan pembaca buku ini untuk memiliki kecenderungan ingin tahu aib atau keburukan tetangga sekitar. Sama sekali tidak!

Mengamati fenomena sawan manten, berupa pertengkaran antara kedua calon pengantin, sangat bermanfaat bila kita memandangnya sebagai studi kasus yang dapat diambil manfaatnya baik bagi diri kita sendiri, bagi kedua calon pengantin (bila kita bersedia mengingatkan keduanya), bagi kedua keluarga calon besan, maupun bagi semua orang. Paling tidak, harus ada pihak yang mengingatkan pada kedua calon pengantin atau keluarganya bahwa mereka sedang menjadi incaran kekuatan-kekuatan internal dan eksternal yang berusaha menggagalkan hajadnya.

Selain menimbulkan kejadian yang dapat dianggap memalukan dan dapat mengarah pada putusnya hubungan kekasih, pertengkaran yang terjadi antara sepasang calon pengantin menjelang pernikahan tidak jarang juga mengakibatkan kematian salah satu atau kedua calon pengantin tersebut. Kisah-kisah asmara dibalik tindak kriminal pembunuhan seorang laki-laki terhadap kekasihnya sangat sering kita temui baik di media cetak maupun elektronik.

3. Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan keluarga calon pengantin 

Kecelakaan lalu lintas merupakan hal yang sangat lumrah terjadi. Tetapi, kecelakaan yang melibatkan calon pengantin dan atau rombongan pengiring pengantin merupakan kasus yang sangat menarik perhatian dan hal itu sangat sering terjadi. Agak mengherankan bila kita memperhatikan bahwa sebagian besar kecelakaan lalu lintas dalam kaitannya dengan sawan manten justru mengambil korban jiwa pengiring pengantin, bukan calon pengantin itu sendiri. Hanya ada beberapa kasus dimana salah satu atau kedua calon pengantin termasuk menjadi korban jiwa dari suatu kecelakaan.

Kebanyakan orang akan menganggap bahwa kecelakaan lalu lintas adalah hal yang biasa, termasuk juga kecelakaan lalu lintas yang melibatkan rombongan pengantin. Berbagai alasan dikemukakan orang menyangkut sebuah kecelakaan lalu lintas. Mulai dari jalanan licin karena hujan, sopir kendaraan yang tidak menguasai jalan, sopir kendaraan yang kelewat kencang memacu kendaraannya, hingga alasan kendaraan yang kelebihan muatan penumpang.

Tapi toh, alasan-alasan itu tidak dapat menjelaskan mengapa sangat sering kecelakaan lalu lintas yang melibatkan rombongan pengantin, mengapa bukan rombongan kampanye pemilu yang bergelantungan di truk-truk terbuka, atau rombongan supporter sepakbola yang berjejal-jejal memenuhi kendaraan terbuka. (Bersambung)

Sawan Manten ( Bagian 3 ) : Pengantin Luar Jawa Bisa Saja Kena

No comments
Apakah Sawan Manten Itu ?
 Menurut pakar bahasa Jawa, secara etimologis sawan berarti suatu penyakit ringan yang biasanya menimpa anak kecil. Seorang anak kecil yang terkena sawan akan bersikap rewel dan menangis terus-menerus. Biasanya, untuk menghilangkan sawan para orang tua melakukan usaha batin dengan doa tertentu yang biasa disebut suwuk. Tetapi secara praktis, istilah sawan juga sering digunakan masyarakat Jawa untuk menggambarkan naas atau kesialan yang menempel pada diri seseorang. Dengan pengertian praktis seperti itu, maka seringkali para orang tua di Jawa memperkenalkan istilah-istilah seperti sawan layon (sawan orang meninggal), sawan dalan (sawan jalan), sawan kuburan, sawan lelungan (sawan bepergian), dan sebagainya.

Sebagai sebuah fenomena yang terjadi dalam masyarakat, sawan manten berlaku universal. Artinya, tidak peduli seseorang beretnis Jawa, Sunda, Sumatera atau bahkan berasal dari suku bangsa atau negara lain seperti Cina, Eropa, Amerika maupun Afrika, akan terkena dampak sawan manten ini. Pembaca tentu sudah sering membaca melalui surat kabar atau melihat tayangan televisi bagaimana para selebritis Hollywood membatalkan pernikahannya dengan pasangannya hanya beberapa hari sebelum upacara pernikahan Julia Robert dan Kiefer Sutherland adalah salah satu contohnya.
Peristiwa yang menimpa Julia Robert diatas sejatinya adalah salah satu bentuk sawan manten yang seringkali menimpa pasangan calon pengantin.

Kasus diatas juga membuktikan bahwa sawan manten bersifat universal yang menimpa semua pihak, tak peduli apapun suku bangsanya. Sawan manten dapat mengancam siapa saja yang terlena saat menjelang hari bahagia.

Dapat dikatakan, sawan manten adalah cara masyarakat Jawa untuk menyebut sebuah fenomena kesialan atau naas yang menimpa calon pengantin dan atau keluarga kedua calon pengantin menjelang dan pada saat dilaksanakannya prosesi pernikahan. Boleh jadi, di lain tempat, ada sebutan lain untuk menggambarkan fenomena tersebut. Dengan kata lain, fenomena ini berlaku disembarang tempat dimana ada perhelatan anak keturunan Adam yang berkeinginan membentuk keluarga baru.
Meskipun kejadiannya sangat bervariasi, tetapi pola yang membentuk kejadian itu sama, atau setidaknya memiliki kemiripan satu sama lain. Dibawah ini adalah bentuk-bentuk sawan manten yang seringkali terjadi di tengah masyarakat.

1. Godaan dari lawan jenis pada kedua calon pengantin

Godaan dari lawan jenis pada kedua calon pengantin merupakan jenis sawan manten yang sangat sering terjadi. Biasanya godaan dari lawan jenis mulai terjadi tepat setelah calon pengantin laki-laki secara resmi melamar calon pengantin perempuan. Sejak saat itu mulailah lawan jenis lain seakan mencoba menarik perhatian kedua calon pengantin. Bahkan seseorang yang tadinya ‘jomblo’ lias tidak laku dalam pergaulan antar lawan jenis, menjadi laris manis. Calon pengantin itu sering menjadi pusat perhatian lawan jenis. Seakan semua lawan jenis menyodorkan diri mereka padanya, mencoba menarik perhatiannya dan memikatnya. Ini disebabkan pamor (aura) kedua calon pengantin yang memancar cerah dan menarik perhatian orang lain. Tidak terkecuali jenis.

Bila tidak disadari bahwa semua itu merupakan godaan sawan manten, maka akhir cerita sangat mudah ditebak. Baik salah satu maupun kedua calon penganten akan tergoda untuk meninggalkan pasangan yang sudah melamarnya dan beralih pada lawan jenis lain. Kalau terjadi, tentu saja hal ini sangat berbahaya. Bukan hanya kedua calon pengantin yang akhirnya putus hubungan, tetapi kedua keluarga yang sedianya bakal berbesanan itupun akan patah arang dan putus silaturahimnya.

Mengingat betapa jauh akibat yang ditimbulkan dari sawan manten jenis seperti disebutkan diatas, maka sudah seharusnya anda, khususnya para calon pengantin yang sedang mempersiapkan pernikahan untuk mewaspadai godaan fenomena sawan manten dalam ujud godaan dari lawan jenis setelah melakukan proses melamar. Anda tidak perlu merasa ketakutan secara berlebihan terhadap fenomena itu, tetapi cukup anda waspada dan menanamkan pengertian dalam sanubari bahwa orang pertama yang anda terima lamarannya adalah satu-satunya pihak yang berhak menjadi pendamping hidup anda. Anda tidak bisa seenaknya membatalkan lamaran secara sepihak dan berpaling pada orang lain.

Membatalkan lamaran yang sudah diterima dan berpaling pada pihak lain bukan saja sebuah kejahatan moral yang menyengsarakan, tetapi juga kejahatan kemanusiaan yang kejam. Rasa malu yang diakibatkan pembatalan lamaran tentu tidak akan mudah dilupakan begitu saja. Bahkan boleh jadi peristiwa itu akan membekas hingga akhir hayatnya.(Bersambung)

Siti Numeliya Baskarani: Puteri Muslimah Indonesia Yang Jadi Brand Ambasador Baitul Maal Itqan

No comments


Selama ini, kita mengenal artis sebagai orang yang identik dengan kemewahan dan kehidupan glamour. Hanya beberapa di antara mereka yang hidup dengan kesederhanaan. Namun, hal ini berbeda dengan Siti Numeliya Baskarani, artis pendatang baru sekaligus pemenang kontes Puteri Muslimah Indonesia 2014.

Bagaimana tidak, gadis yang lahir di Jakarta 19 Juni 1994 ini rela meluangkan waktu di wawancara meski sedang sibuk menjadi Puteri Muslimah Indonesia dan syuting sinetron di salah satu stasiun TV swasta nasional. Puteri Muslimah Indonesia yang akrab dipanggil Amel ini memberikan paparan singkat kepada tim media Baitul Maal Itqan.

Kesibukan dan cita-citanya untuk masyarakat Indonesia
Saat ini, Amel sedang sibuk dengan kuliahnya sembari menjalani rutinitas shooting untuk FTV sinema "pintu taubat" di Indosiar. Selain itu, dia juga memiliki cita-cita mulai untuk dunia pendidikan.

"Saya bercita-cita membangun suatu sekolah untuk masyarakat kurang mampu karena mengingat background pendidikan saya sebagai mahasiswi pendidikan, maka saya ingin sekali menjadi guru dan memiliki suatu yayasan atau sekolah," terang Amel saat wawancara di kediamannya Jl. Pinding, Cipedak Jakarta Selatan oleh tim media Baitul Maal Itqan.

 Menjadi brand ambasador Baitul Maal Itqan / BMT ITQAN

Sebagai Putri Muslimah, Amel tentu aktif dan menyukai beragam kegiatan sosial dan keagamaan. Bahkan, menurutnya, BMT ITQAN sangatlah memberi banyak manfaat untuk masyarakat dan melayani masyarakat yang kurang mampu dengan baik, sehingga masyarakat pedesaan pun dapat merasakan fasilitas yang mungkin tidak dapat mereka dapatkan selain dari BMT ITQAN ini.
Pengetahuannya tentang BMT ITQAN membuat dia bersedia bersedia menjadi brand ambassador BMT ITQAN. Sebagai brand ambassador, dia menyerukan kepada kaum muslimin dan muslimah yang mempunyai harta lebih untuk mewaqafkan dan mendonasikan ke Baitul Maal Itqan untuk kepentingan umat.

Karena kalau bukan sekarang kita mulai beramal, kapan lagi?

Gempuran Roket Israel Tidak Membuat Semangat Berkarya Pemuda Palestina Surut

No comments
Kreasi anak Palestina

Konflik yang berlarut-larut di jalur Gaza belakangan ini telah menyebabkan lebih dari 1000 nyawa melayang. Banyak di antaranya merupakan wanita dan anak-anak yang tak berdosa. Serangan roket dan tank dari Israel telah menghancurkan rumah, sekolah, bahkan rumah sakit warga Palestina.
 
Namun, semangat mereka nampaknya belum surut. Warga Palestina, khususnya jalur Gaza juga masih dapat berkarya. Beberapa pemuda Palestina bahkan menjadikan foto gumpalan asap dari roket yang dikirim Israel menjadi medianya dalam berkreasi. Dengan foto-foto tersebut, mereka mengungkapkan perasaan dan semangat perjuangan mereka.



Melihat hujan roket dan berita kematian dari kerabat mereka setiap hari tidak membuat semangat mereka padam. Dari gambar karya mereka ini, terlihat keinginan mereka untuk mengakhiri semua ini.
Dari jauh kita pun hanya bisa berdoa agar tidak ada lagi darah warga Palestina yang tertumpah karena konflik berkepanjangan ini.

Cara Bijak Mengatasi Perselisihan Dengan Saudara?

No comments
Beberapa orang merasa saudara-saudarinya adalah sahabat dan anugerah. Namun beberapa lagi mengalami kesulitan untuk bisa sejalan dengan saudara mereka. Dalam hal ini, peran orang tua sangat dibutuhkan.

Meski begitu ketika sudah dewasa, orang tua tak selalu bisa mengatasinya. Pada akhirnya kita sudah cukup dewasa untuk menyadari bahwa kita bisa melakukan kesalahan dan saudara kita juga tidak sempurna. Namun, ego membuat kita selalu ingin menang atau mengalami gesekan dengan mereka.

Apa Masalah Anda? 

Sebagian orang bisa kepikiran hingga tak bisa tidur tiap kali mengingat mereka punya masalah dengan saudara sendiri. Tapi, coba sadari problema yang Anda alami dengan kakak atau adik di rumah.
Tak ada masalah yang tak bisa diselesaikan. Hanya saja kadang kita yang enggan menyelesaikannya. Namun setidaknya sampai di sini Anda tahu masalah itu prinsipil atau layak diabaikan.

Kenali Karakternya

Kalau Anda sudah paham dengan sifat dan kebiasaan mereka, tentu Anda tahu apakah hal ini bisa ditanggulangi atau tidak. Apakah Anda berdua cukup demokratis untuk saling mendengarkan dan menyelesaikan masalah?
Kalau sulit, Anda bisa menggunakan dua cara. Mengikuti alurnya dan melakukan pendekatan untuk bisa bicara secara baik-baik atau yang kedua adalah menghindari pemicu masalah. Dalam hal ini, Anda bisa sampai ke tahap untuk menjaga jarak. Namun, jangan kurangi kualitas persaudaraan Anda.

Menjaga Kualitas Dalam Perbedaan

Berbeda dan sering berdebat boleh. Tapi, jangan lupa untuk tetap saling memperhatikan. Anda dan dia bukan orang asing yang akan saling berprasangka. Menjaga kebaikan tetap ada bisa mengimbangi kondisi hubungan Anda dengan kakak atau adik.

Anda juga bisa meleburkan nilai persaudaraan Anda dalam kekeluargaan. Misalnya dengan menyadari bahwa Anda sudah sama-sama besar dan tak mungkin merepotkan orang tua dengan perselisihan ini.

Hubungan baik pasti bisa dipupuk, meski butuh proses untuk bisa membuat benih-benih kebaikan itu mengakar menjadi kebiasaan baik. Saat Anda melihat perihal penting yang terbelah, pikirkanlah apa memang hal itu lebih baik dibelah atau lebih indah saat menjadi satu kesatuan.

Last but not least, jangan lupa bahwa keluarga adalah rumah tempat Anda pulang.

Sering Banget Bercinta, Benarkah Bisa Sembuhkan Disfungsi Ereksi pada Pria?

No comments

Thursday, October 23, 2014

Gangguan ereksi kerap terjadi pada pria usia paruh baya. Semakin dewasa usia seseorang maka risiko mengalami masalah pada ereksi juga lebih tinggi. Namun bukan berarti pria muda tak berisiko menderita disfungsi ereksi.

Masalah pada kemampuan Mr. Happy saat bercinta ini pun menjadi momok yang menakutkan bagi para pria. Takut tidak bisa memuaskan pasangan merupakan salah satu yang dikhawatirkan pria ketika Mr. Happy tidak 'perform'.

"Ketika pria mengalami disfungsi ereksi, ada stigma bahwa jika 'Saya tidak bisa ereksi, maka saya tidak bisa lagi disebut pria', (stigma) itu sangat mengkhawatirkan," ujar Dr Doug Lording, seperti dikutip dari ABC Australia.

Lebih sering bercinta disebut-sebut menjadi salah satu cara yang efektif mengatasi disfungsi ereksi, atau setidaknya meminimalisir dampak negatifnya. Tapi benarkah demikian? Sebab jika hanya dengan seks rutin saja bisa menyembuhkan masalah ereksi maka tidak perlu lagi perawatan dengan seksolog atau konsumsi obat-obatan.

Hingga saat ini memang belum ada bukti yang menguatkan anggapan tersebut secara ilmiah. Namun menurut Dr Doug, hal itu mungkin saja efektif dan tidak ada salahnya dicoba. Pria yang berprofesi sebagai androlog (spesialis kesehatan kelamin pria) selama 30 tahun ini mengatakan bahwa ereksi secara teratur bermanfaat menjaga kesehatan penis dalam waktu lama. Baik itu terjadi karena penetrasi seks atau melalui masturbasi.

Dari hal itulah timbul pendapat di kalangan ahli bahwa aktivitas seks yang rutin bisa membantu pria dewasa atasi disfungsi ereksi. "Jika dilakukan dengan cara yang benar, menurut saya itu mungkin saja bisa dan merupakan sesuatu yang baik," tambah profesor medis di Monash University ini.

Melakukan hubungan seks secara rutin juga cenderung aman bagi setiap pria. Namun untuk para pria dengan kondisi tertentu, bercinta mungkin perlu dilakukan dengan hati-hati. Ia menjelaskan, aktivitas seks sama intens nya dengan aktivitas di gym.

 "Dorongan yang terjadi saat penetrasi seks sama intens nya dengan jalan cepat sejauh satu atau dua kilometer. Dan orgasme sama seperti menaiki anak tangga. Untuk sebagian besar orang hubungan seks ini mungkin aman. Tapi jika dia menderita angina (sakit pada dada yang disebabkan oleh menurunnya aliran darah ke jantung), hipertensi akut atau gagal jantung dan tidak dirawat, menambah frekuensi bercinta mungkin bisa berbahaya," urai Dr Doug.

Risiko terkena serangan jantung saat bercinta juga lebih rentan dialami pria. Dibandingkan wanita, pria tiga kali lebih berisiko menderita gangguan jantung dan ketika seks yang dilakukan terlalu intens dan sering bukan tidak mungkin justru mengantarkannya ke ruang gawat darurat rumah sakit.

Jadi bisa disimpulkan bahwa rutin berhubungan seks mungkin bisa membantu menyembuhkan disfungsi ereksi. Dengan catatan, pada pria dengan kondisi fisik sehat dan normal. Di lain itu, Dr Doug menyarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis untuk mengetahui penyebab disfungsi ereksi sehingga bisa ditelaah pengobatan apa yang tepat untuk mengatasinya.

"Saya tidak berani mengklaim bahwa lebih sering bercinta bisa mengembalikan penis ke kondisi normal. Tapi jika dilihat secara umum, orang yang aktif secara seksual kebanyakan memiliki fisik dan mental yang lebih sehat ketimbang orang yang jarang atau tidak pernah bercinta," tutupnya.
Don't Miss
© all rights reserved 2023
Created by Mas Binde