Responsive Ad Slot

Suami Sering Menyiksaku ! Apa Yang Harus Kulakukan ?

No comments

Wednesday, September 29, 2021

Kuakui pilihanku salah, padahal aku sudah berkorban demi cintaku kepada suamiku. Kutinggalkan orang tuaku demi suamiku tapi sebagai balasannya, suamiku kerap menyiksa dan memukulku.


Perkenalkan namaku Atta.. aku sudah berkeluarga dan memiliki buah hati.. sekarang aku lagi hamil anak yang ke-2, melalui situs ceritacurhat.com ini aku ingin menceritakan kegundahan hatiku. Aku dan suamiku sedang dalam proses perceraian dan sudah 4 bulan ini kami pisah rumah. Suamiku sama sekali tidak tahu soal kehamilanku yang ke-2 ini.

Kuakui suamiku ini adalah pilihan yang salah. Karena cinta aku meninggalkan orang tua dan memilih tinggal bersama suami dalam susah maupun senang. Akan tetapi saat bersamanya, aku malah mendapat siksaan mental dan fisik. Aku selalu mendapat “hadiah” darinya yang membuat tubuhku selalu “berwarna’ setelahnya.

Semakin lama aku semakin tidak sanggup. Saat kutahu aku hamil lagi, kuputuskan untuk lari dari rumah suamiku dan kembali ke rumah orang tuaku. Orang tuaku menyambutku dengan tangan terbuka dan mereka tidak pernah menanyakan bagaimana aku selama ini karena dengan melihat yang ada di tubuhku mereka tahu tanpa harus bertanya lagi.

Aku menyesal karena pernah tidak mengindahkan peringatan orang tuaku, aku sangat sedih jika mengingatnya. Tapi sekarang aku hidup bahagia bersama mereka dan menunggu kelahiran anak ke-2 ku.

Tapi saat kebahagian ada dihadapanku, suamiku muncul dengan tekanan-tekanan yang dia buat seolah-olah aku meninggalkannya karena tidak sanggup hidup susah dan sebagainya, sampai-sampai pihak keluarga dari suami membenciku, mereka tak pernah menganggap aku dan anakku lagi, tapi hal ini membuatku semakin yakin untuk tidak memberitahukan kehamilanku ini.

Saat ini orang tua ku memberikan aku waktu untuk berfikir apakah harus melanjutkan pernikahanku atau secepatnya memproses perceraianku, karena orang tuaku tidak ingin mereka dianggap mempengaruhiku.

Sekarang aku bingung harus bagaimana, aku sudah dianggap menelantarkan suamiku, walaupun ingin rasanya aku membela diriku dan memperlihatkan perbuatan suamiku tapi aku tidak mungkin membuka auratku dimuka umum untuk membuktikannya.. aku hanya menyimpan foto-foto bekas ‘hadiah’suamiku di handphone ku.

Pembaca.. tolong masukannya atas apa yg kualami sekarang ini bila memang aku harus bercerai dari suamiku… bagaimana cara agar aku bisa terlepas dari ingatan dan gangguannya dalam kehidupanku.

***
Seperti yang diceritakan saudari Atta kepada redaksi. 

Ini yang Membuat Kamu Beda dengan Wanita Lain

No comments
Perlu kamu ketahui bahwa semakin menariknya seorang pria yang kamu sukai, semakin banyak pula jumlah saingan yang kamu hadapi. Semakin luas 
social circle dia, maka semakin banyak wanita singgah di hidupnya dan semakin banyak pula pilihan untuk si dia. Ibaratnya seperti ini, anggaplah kamu wanita yang sudah memiliki jenjang karier yang baik dengan penghasilan per bulan mencapai dua digit. 


Dengan uang yang kamu miliki, kamu pasti memiliki banyak pilihan: Kamu bisa memilih makanan di mana pun yang kamu inginkan, kamu akan memiliki banyak pilihan tempat tinggal karena kamu tak memiliki kendala finansial, bahkan jika kamu cantik, menarik, dan terkenal, tentu saja sudah banyak pria antre untuk bisa kamu “ambil”. Nah, prinsipnya sama seperti itu. Seorang pria menarik secara fisik, pekerjaan, sikap, dan segala sesuatunya, juga memiliki banyak opsi wanita. Jelas saja, sebagai wanita kamu wajib untuk memberikan kesan yang baik untuk si dia. Bagaimana caranya?

Kamu cantik—luar dan dalam

Ups, maaf sekali Ladies kalau kamu mendambakan, bahwa pria yang sangat menarik dan dikejar-kejar banyak wanita, akan menyukai wanita yang biasa dan cuek dengan penampilan. Bagi pria, visualisasi adalah hal utama dan yang dia lihat, mengingat dia enggak mengetahui bagaimanakah inner beauty kamu. Yang malas berdandan dan merawat diri, cobalah untuk berubah dan keluar dari zona nyaman kamu. Namun, kecantikan luar jelas tak akan terlihat, jika saat mengenal kamu lebih jauh, ternyata sikap kamu sangat buruk. Kamu adalah wanita yang cemburuan, mudah marah dan ngambek,penuntut, pedendam, atau sifat buruk yang bisa membuat pria langsung ilfeel.

Kamu pintar daripada dia, tapi kamu tak membuatnya tampak bodoh

Kalau hanya sekadar bermain-main sebentar mencoba berbagai jenis wanita, pria memang enggak membutuhkan wanita yang pintar. Namun, kebanyakan pria akan mencari wanita yang bahkan lebih pintar saat mereka mau menghabiskan sisa waktunya bersama seseorang. Sayangnya, enggak banyak wanita yang bisa nyambung dengan obrolan si pria. Namun, setidaknya, kamu harus menjadi wanita yang bisa menimpali obrolan dia dengan benar dan tak terlihat sok pintar, apalagi menggurui saat kamu merasa benar. Ya, bagaimana pun pria memiliki ego yang sangat besar. Mereka senang dan mendambakan pasangan yang pintar, tapi bukan wanita yang bisa membuatnya tampak bodoh daripada si wanita. Ribet? Ya, memang itulah tugas kamu, Ladies J

You’re unpredictable

Hal-hal yang sudah biasa dan terpredikisi, biasanya sangat membosankan bagi pria. Mereka tak bisa menikmatinya karena dia bisa tahu hasilnya. Sama seperti saat kamu menonton drama Korea untuk kedua kalianya. Tentu perasaannya akan berbeda karena kamu sudah tahu akhirnya, jika dibadingkan saat kamu menonton untuk pertama kalinya. Jadilah sosok wanita yang tak terduga. Misalnya dalam hal penampilan yang berbeda-beda setiap bulannya, jadwal kencan yang lain daripada biasanya. Semakin tak terduga kamu sebagai wanita, semakin dia penasaran dan menunggu kejutan terbaru dari kamu.

Kamu menginspirasi dan memotivasi dia

Gebetan kamu itu adalah sosok yang sangat menarik dari segi pekerjaan yang biasanya memiliki sebuah mimpi yang akan membuatnya tambah berkembang. Maka itulah dia tak mau mencari wanita yang hanya membuatnya diam di tempat. Memotivasi, menginspirasi, proaktif, dan positif menjadi beberapa persyaratan mutlak bagi mereka saat mencari wanita. Nah, apakah kamu sudah bisa memberikan motivasi atau minimal inspirasi dari hidup kamu? Jika tidak berarti kehidupan kamu memang sangat biasa dan tak bisa mengetuk hati si dia.
Sebaiknya, sebelum bermimpi untuk memiliki pria seperti ini, fokus dulu pada diri kamu. ketahui dulu apa yang menjadi mimpi dan passion kamu, agar fokus kamu enggak melulu tentang dia yang nantinya bisa berefek buruk apda hubungan kalian. Pasalnya, pria juga menginginkan wanita yang memiliki mimpi dalam hidupnya sendiri. Mereka mencari partner yang bisa saling mendukung satu sama lain. Yang bisa memberikan masukan, motivasi, dan solusi di setiap masalahnya. Itulah fungsi seorang partner.

Kuat tetapi lembut

Semenjak adanya emansipasi, banyak wanita merasa bahwa dirinya mandiri, kuat, dan bisa hidup tanpa pria. Maka nggak jarang, wanita jadi ngelujak dan enggak mau kalah dengan pasangannya. Ini yang salah kaprah bagi kamu Ladies. Sangat boleh jika kamu menjadi wanita yang mandiri dan kuat. Namun, jangan lupakan bahwa pria tetap saja membutuhkan sosok yang keibuan yang lemah lembut dan akan “menggendongnya”. Sayangnya, wanita justru enggan untuk seperti itu karena merasa di bawah si pria.  Penting bagi kamu menjadi sosok mandiri, kuat, agresif, tetapi bisa menjadi sosok yang lembut dan penuh kasih. Kedua sisi berlainan inilah yang membuat kamu tampak beda dengan wanita kebanyakan.

Dia Guruku, Sekaligus Kekasihku

No comments

Tuesday, September 28, 2021

Sejujurnya aku sama sekali tidak pernah berniat mengganggu rumah tangga Pak Perdi, guruku di sekolah. Tapi pertemuan demi pertemuan membuatku semakin dekat dan akhirnya jatuh cinta kepadanya, apalagi kami telah melakukan hubungan terlarang itu, membuatku semakin sulit melepasnya.


Perkenalkan, namaku Aurora, usiaku masih sangat muda 17 tahun. Aku anak kelas 3 SMU di Kalimantan Tengah. Aku tertarik untuk menuangkan kisahku disitus ceritacurhat.com ini karena cerita cinta yang kujalani tidak biasa.
Dulu aku mempunyai pacar sebut saja namanya Ari, dia kakak kelas ku semenjak aku kelas 2. Aku mencintainya namun seiring berjalannya waktu dia mengkhianatiku, dia menjalin hubungan asmara bersama teman sekelasnya, aku sakit hati dan akhirnya hubungan kami berakhir.

Selama itu aku jadi stres berat, badanku jadi kurus karena tidak makan, aku sering sakit, bahkan terkadang aku ingin bunuh diri. Saat itu aku bingung, aku merasa diriku kotor dan tak pantas hidup, karena selama aku pacaran dengannya aku sudah sering berciuman ataupun oral seks. Tapi jujur aku belum pernah melakukan hubungan badan karena saat itu kami masih belum berani melakukannya.

Aku bingung dengan beban pikiranku itu, aku ingin cerita kepada orangtua ku tapi itu tidak mungkin karena aku takut dimarahi, akhirnya kuputuskan untuk menceritakan masalahku itu pada guruku di sekolah.

Sebut saja dia pak Perdi, dia adalah guru yang nyaman diajak curhat, aku ceritakan semua masalahku itu kepadanya. Hari-hari aku semakin dekat dengan Pak Perdi, kedekatanku ini berubah menjadi perasaan cinta, saat itu Pak Perdi pulang dari kegiatan di luar kota, dia ingin memelukku dan aku pun mau, karena saat itu aku hanya berpikir wajar saja seorang guru ingin memeluk muridnya. Aku pun memeluk Pak Perdi di ruangannya.

Dari pelukan ini lah Pak Perdi mengatakan bahwa dia menyayangiku. Suatu sore aku menerima sms dari Pak Perdi, dia mengatakan bahwa dia mencintaiku dan ingin menciumku, aku pun terkejut. Pagi hari nya aku menemui Pak Perdi, saat itu aku diminta menjadi operator untuk mengatur musik saat upacara, jadi aku tak ikut upacara saat itu, aku bingung dengan tingkah pak Perdi yang aneh, dia sering keluar masuk ruangan tapi aku pura-pura tidak tahu dan menganggapnya biasa.

Pak Perdi mendekatiku dan menarikku lalu tiba-tiba mencium bibirku. Saat itu aku tidak berontak atau pun menolak,malah aku menerimanya. Aku juga bingung dengan perasaanku. Aku merasa telah jatuh cinta dengan guruku sendiri,aku tahu Pak Perdi sudah memiliki istri namun perasaanku tidak dapat dipungkiri lagi, akhirnya aku menjalin hubungan terlarang dengan Pak Perdi.

Semakin hari hubunganku dengannya semakin dekat, sampai akhirnya aku melakukan hubungan badan dengan Pak Perdi, aku semakin mencintainya aku tak peduli dia mempunyai istri karena bagiku aku sangat mencintainya. Aku berharap bisa bersamanya selamanya.

Setiap kami bertemu pasti kami melakukan hubungan intim. Aku mencintainya walaupun aku tahu aku sungguh berdosa dengan istrinya namun mau gimana lagi aku terlanjur mencintai Pak Perdi begitu pula sebaliknya Pak Perdi juga mencintaiku. Aku merasa aku sudah menjadi istri muda Pak Perdi.

Mohon bantuan teman-teman pembaca, apa yang harus aku lakukan? Aku bingung, haruskah aku meneruskan hubunganku dengan Pak Perdi entah sampai kapan?
***
Seperti diceritakan kawan Aurora ke redaksi via email. Punya pengalaman hidup yang mirip? tulis dan kirim cerita anda disini

Menikahi Pria Lebih Tua Akan Membuat Kamu Bahagia

No comments

 

Memutuskan akan menikah atau berpacaran dengan seseorang di mana kamu berniat menjadikannya pasangan dalam hubungan cinta jangka panjang tentu tak mudah, apalagi usia seringkali menjadi pertimbangan bagi perempuan.

Umumnya perempuan mencari sosok pria yang usianya lebih tua darinya karena berbagai alasan. Dan sepertinya keputusan memilih pasangan dengan jarak usia lebih tua memang keputusan yang tepat karena penelitian membuktikan bahwa pria yang usianya lebih tua mampu membuatmu lebih bahagia dalam pernikahan.

 

Menikahi pria matang secara usia membuatmu bahagia

Penelitian yang dilakukan oleh WhatsYourPrice.com, sebuah website kencan menemukan bahwa jarak usia yang ideal untuk memilih pasangan adalah 6 tahun, di mana pria adalah orang yang lebih tua.

Penelitian yang diterbitkan dalam Digital Journal dengan cara melihat lebih dari seribu kencan pertama pria dan perempuan ini menemukan bahwa para perempuan paling tertarik pada pria yang 6 tahun lebih tua darinya. Itu karena perempuan cenderung lebih cepat dewasa dibandingkan pria. Karena alasan ini juga, sebagian besar perempuan tidak suka berkencan dengan pria seusia atau lebih muda darinya.

Jadi temukanlah pria yang memang usianya lebih dewasa darimu jika menginginkan pernikahan yang bahagia.

Cinta Yang Telah Pergi

No comments

 


"Kesepian adalah kehidupanku, penderitaan itulah nafasku, dan penyeesalan adalah makan minumku"

 

Sepi karena tak dihibur dan ditemani cintanya, derita karena harus melihatnya bersama dengan orang lain, dan menyesal karena harus berpisah dengannya, bukan niatku dan juga buakan inginku tapi inilah kenyataannya,.. CINTA !!!!

 

Cinta itu memang ada tapi keberadaanya sulit untuk kita pastikan, kadang kita harus berkorban untuk cinta dan kadang juga kita harus menyera dengan cinta.

 

Cinta itu butuh pemahaman, karena jika kita membutakan cinta maka kita akan berjalan menyusurinya dengan kehampaan dan kegelapan, karena kita tidak memahami tentang cahaya cinta itu.

 

Hidup itu perjuangan, kadang kita harus terjatuh dan berusaha tuk bangkit, kadang juga kita harus menerima kekalahan dan berjuang untuk memperebutkan kemenangan itu, kita butuh air mata  untuk senyuman dan senyuman untuk air mata.

 

Pada porosnya bumi ini akan terus berputar, musim pun akan terus berganti dan hidup kita juga pasti akan mengalaminya itu, membutuhkan suatu progres yang dinamis.

 

Memejamkan mata untuk bermimpi tentang suatu keindahan, bermenung untuk menghayal tentang suatu kebahagiaan, semu dan hanya kebohongan yang menjadikannya suatu kenyataan.

 

Ku terus berejalan menyusuri hari, disambut sang surya di ufuk timur menemani sunyi, beduk shalat magrib menutup cerita dalam terangnya sumber dari segalah terang.

 

Kerlip bintang dilangit, terang sinar sang purnama menemani sepi dikala malam menyambut mimpi.

 

Kisah dan cerita cintaku membuatku terpuruk, terdiam dan sejenak terbaring. Letih dan lemah ku dapatkan  dalam menyusuri hati, membuatku selalu meneteskan air mata.

 

Dalam harap senyum itu akan segera menyapaku, menemaniku, dan mengihiasi hari-hariku, namun semuanya itu hanyalah harapan bukan suatu kenyataan

 

Berbulan-bulan kini telah berlalu, kesendirianku kini telah menjadi Esa.

 

Semuanya ini aku ciptakan untuk sumpah dan janji yang berulang kali terikrarkan dalam cinta.

 

Cinta pergi mencari suatu kebahagia yang mungkin tak seberapa dan tak sebanding dengan apa yang berulang kali aku persembahkan untuknya.

 

Mencoba untuk tersenyum melepaskan kepergiannya meski dalam hati menangis karena tersayat sembilu.

 

Sembilu yang mungkin sengaja diasah untuk melukai ketulusan hati ini.

 

Apa aku harus terus begini? mengunci semua pintu dengan ketulusan dan kepalsuan atas sumpah serapah cintamu ??

 

Atau aku harus beranjak, melangkah pergi menyusuri jejakmu dan menyambut karma yang akan hidup di antara kita ??

 

Atau mungkin aku harus tertawa bahagia dalam kesendirian dan kesakitan atas kebahagiaanmu??

 

Dosa yang tercipta merasuki pikiran ini, entah kapan akan terhapus, bagaimana caranya agar aku bisa mengembalikan semua keadaan itu !!!

 

Hanya nada dalam sujud yang bisa kututurkan, dan hanya kata ma’af yang bisa terucap lewat perantaraan kebahagiaanmu.

 

Semoga cinta dan pilihan tak menyesatkanmu untuk berjalan, semoga kebahagiaan selalu bersinar dalam kegelapan cintamu dan semoga sang penentu garis takdir merestui semua ingin dan ciptamu itu.

 

Aku disini menunggu restu dan ijinmu untuk beranjak, membuka semua pintu yang terkunci karena cinta.

 

Di sini pula aku menunggu cinta yang kini telah jauh pergi, entah mungkin pasti kembali atau akan hilang tertelan dan terkubur oleh cinta mereka.

 

Ku butuh senyummu untuk menghiasi luka, ku butuh canda dan tawamu untuk menghapus sepi, dan kubutuh aroma Parfum REGAZZA_mu untuk bangkit dan semangat dalam menyusuri likunya masa depan.

 

Hidup kita memang tak selamanya indah, tapi semua keindahan yang perna kita ciptakan selalu dan selamanya akan ku kenang  dan berharap akan terulang kembali.

 

Namun ini hanyalah hayalanku karena kini cinta itu telah dirangkul seutunya oleh masa lalunya.

 

***

Salahku Memilih Suami, Hidupku Jadi Galau

No comments

Monday, September 27, 2021

Cerita pernikahan yang kujalani saat ini mungkin juga dialami oleh banyak wanita lain. awalnya aku yang terlanjur sakit hati dengan cowok akhirnya tidak lagi mau serius fokus. Sampai mama mulai mendesakku untuk menikah. Akhirnya aku menerima lamaran seorang pria yang baru saja kukenal. Hidupku tidak bahagia.


Sebut saja namaku Serly, aku lahir dari keluarga yang cukup berada. Aku punya kepribadian tertutup, pendiam, tapi meski banyak orang bilang cantik dan bagus.

Aku tinggal di kecamatan, setelah tamat SMU aku lanjut kuliah di sebuah kota besar. Tadinya mungkin baik-baik saja di kota tersebut sampai kemudian aku kenal seorang cowok, sebut saja namanya Indra.

Dia nembak aku untuk jadi pacarnya dan aku terima, tapi ternyata Indra itu seorang bajingan, dia mempertahankan perasaan aku padahal aku sudah terlanjur cinta sama dia, akhirnya kami putus.
Setelah aku kenalan sama cowok lain, sebut saja Roby. Setelah pacaran beberapa lama ternyata dia juga bajingan, hatiku begitu sakit karena dipermainkan cowok-cowok. Sejak saat itu aku tidak mau lagi kenal cinta, buat aku cinta hanya untuk bersenang-senang saja dan dapat duit banyak dari cowok.

Inilah awal kehancurannya. Aku berteman dengan seorang kawan di tempat kost, dari dia aku kenal rokok, dugem, dan bahkan aku sudah mulai mengenal free sex dengan cowok-cowok yang kukenal. Sejak saat itu mungkin berubah drastis, aku banyak kenal pria tajir, aku sering dapat duit dari mereka.

Yang aku senang saat itu hanya senang-senang saja, sampai suatu hari aku jatuh hati dengan seorang pria beristri. Kami pacaran sembunyi-sembunyi, dia begitu perhatian sama aku. Tapi setelah tiga tahun pacaran kami putus karena aku merasa sudah tidak aman pacaran seperti itu.

Selain itu mamaku juga sudah mulai overprotectiv, aku jadi tidak bebas keluar rumah. Mamaku selalu curiga dan tidak percaya sama aku. Umurku saat itu sudah 25 tahun dan mama mendesakku untuk segera menikah. Kata mama, aku boleh menikah dengan siapa aja yang mau sama aku yang penting kerja.

Mamaku tidak berpikir panjang tentang pernikahan dan tidak memilih calon suami untuk anaknya. Mamaku berpikir sempit kalo wanita sudah diatas 25 tahun belum nikah pasti susah dapat jodoh. Mamaku sering marahin aku karena belum nikah, akhirnya aku jadi terbebani dan ikut-ikutan tidak memilih memilih suami.

Aku dikenalkan paman sama seorang cowok, sebut saja namanya Ricky. Dia anak mantan pejabat di kotaku, aku baru kenal dia 2 hari dan mamaku sudah mendesakku segera menikah tanpa berpikir untuk kenalan dulu lebih jauh.

Satu bulan kami kenalan Ricky melamarku, tadinya aku pingin kenalan dulu sebelum memutuskan menikah tapi karena desakan mama bahwa umurku sudah 26 akhirnya aku menerima lamaran Ricky.

Ya Allah setelah menikah aku baru tahu kalau suamiku sakit tuas, sebagai akibat dia tidak bisa bercinta. Suamiku juga kurang perhatian, egois, aku merasa tidak punya tempat sandaran biarpun punya suami. Suamiku tidak bisa diajak berbagi, aku seperti hidup sendiri.
Sudah 4 tahun menikah aku tidak kunjung hamil. Mama selalu mendesak aku untuk berobat cepat hamil. Dalam hati aku berpikir bagaimana bisa hamil kalau suamiku pernah menggauliku.

Mulai sekaranglah sekarang yang harus saya jalani setiap hari. Mamaku dan saudara-saudaraku tidak ada yang tahu nasibku seperti ini. Mereka pikir aku pasti bahagia karena sudah menikah. Buat teman-teman aku menyarankan agar lebih selektif dalam memilih pasangan hidup, jangan terlena dan menilai orang hanya dari luarnya saja.

***

Pria Menghilang Bukan Berarti Ingin Putus

No comments
Bukan berarti ketika pria menghilang adalah tanda dia ingin putus dengan Anda . Jangan langsung emosi karena pasanganmu meminta waktu untuk sendiri. Jangan berpikiran yang aneh-aneh seperti dia sepertinya ingin selingkuh, ingin meninggalkan Anda, dan hal lainnya.
Para sahabat, pria menghilang bukan berarti dia ingin memutuskan Anda. Tapi pria menghilang karena itu adalah salah satu kebutuhannya. Pria biasanya memiliki banyak aspek kehidupan seperti pekerjaan, sekolah, keluarga, hobby, pertemanan, dan lingkaran sosial lainnya. Pria mulai merasakan kebutuhan akan kebebasan&kemandirian setelah kebutuhan akan kehangatan/romansanya telah terpenuhi. So Ladies, nggak usah panik saat dia menarik diri. Ini adalah siklus alami. Biarkanlah dia ‘menghilang’, karena dia menghilang bukan untuk meninggalkanmu, tetapi karena dia ingin menyelaraskan hidupnya dengan cara memberikan perhatian juga untuk urusan-urusan lain.
Ada banyak sekali wanita yang sudah terlanjur berpikiran negatif kemudian karena gengsi diputuskan maka mereka memutuskan pria lebih dulu. Contoh kasus: pasangan Anda tiba-tiba tidak memberikan kabar, tidak membalas SMS, tidak membaca BBM dari Anda, menghilang seperti angin. Kemudian Anda menebak-nebak apa yang terjadi sebenarnya. Anda mulai merasakan insecure menjalar lewat aliran darah Anda.
Memacu Anda untuk menstalking twitter, FB, Path, Instagram, dan sosial media lainnya. Ternyata dia bisa membalas mention seorang cewek, sedangkan BBM Anda masih belum dibacanya. Darah dari jantung langsung mengalir penuh ke kepala Anda. Anda menjadi emosi.
Setelah bertemu dengan pasangan, Anda pun menuduh dia selingkuh. Padahal itu adalah teman bisnisnya, mereka sedang membicarakan pekerjaan. Kenyataannya priamu sedang sibuk dengan pekerjaan, bukan sibuk dengan wanita lain.
Tapi karena terlalu emosi, Anda langsung saja memutuskan hubungan kalian tanpa mendengar penjelasannya. Ingat ladies, walaupun pasangan sebenarnya tidak selingkuh tapi jika Anda terus mencari-cari tanda perselingkuhan, tanda-tanda tersebut akan terus ada. Dan satu lagi, menghilang itu adalah salah satu kebutuhan pria, mungkin kepenatan pekerjaan dan terus bersamamu membuatnya susah untuk menikmati ‘me time’. Nah, menghilang bagi pria juga bisa karena mereka ingin merasakan kembali ‘me time’.
You understand ???
Don't Miss
© all rights reserved 2023
Created by Mas Binde