Responsive Ad Slot

Sakitnya Dikhianati Kekasih dan Sahabat Sendiri

No comments

Thursday, November 6, 2014

Aku pacaran dengan Wulan sudah cukup lama, hampir lima tahun sejak kami masih sama-sama satu sekolah dulu, dia adik kelasku. Wulan memang bukanlah seorang cewek yang setia, selama hampir lima tahun memadu kasih dengannya, sudah sekitar enam kali dia khianati cintaku, tetapi karena rasa sayangku yang besar, aku selalu bisa memaafkannya. Aku maklum mungkin karena kami pacaran jarak jauh.

Sebenarnya aku sudah berusaha semampuku mengatasi masalah tersebut, setiap tiga bulan sekali aku pulang kampung untuk menemuinya. Jarak yang jauh bukanlah halangan bagiku, mungkin satu-satunya penghalang adalah pekerjaanku dan minimnya penghasilanku. Tetapi karena sayangku padanya aku paksakan keadaan itu supaya hubungan kami tetap terjaga.

Setelah menyelesaikan sekolahnya, Wulan menyusulku mengadu nasib di Jakarta, tetapi kami berjauhan. Jadi meskipun kami sudah sama-sama di Jakarta, Aku dan Wulan bisa dibilang jarang bertemu, mungkin dalam sebulan kami hanya bertemu dua atau tiga kali saja.

Beberapa bulan mencari kerja akhirnya Wulan bertemu dengan Nitta, teman sekelasnya waktu sekolah dulu. Mereka kemudian bersama-sama bekerja sebagai sales perabotan rumah tangga di daerah Jakarta Timur, Wulan pun memutuskan untuk tinggal satu kost dengan Nitta. Seingatku selama dia bekerja hanya tiga kali aku menemuinya, itu semua karena kesibukan kami masing masing.

Tak lebih dari lima bulan dia bekerja menjadi sales sebelum akhirnya aku menyuruhnya untuk berhenti kerja. Karena Wulan sering sakit, mungkin karena dia terlalu capek. Setelah berhenti kerja Wulan meninggalkan Jakarta dan pindah ke Bekasi Barat ke tempat Budhenya.

Beberapa bulan di Bekasi dan belum juga mendapatkan pekerjaan, Wulan memutuskan untuk pulang kampung, Wulan bilang mau buka toko saja di kampung. Dengan berat hati aku melepasnya kembali ke kampung. Pacaran jarak jauh kembali kami jalani.

Bulan ketiga tahun 2010 dia kembali lagi ke Jakarta, katanya dia di tawari pekerjaan di sebuah perusahaan ekspedisi. Dan benar, Wulan akhirnya bekerja di perusahaan itu. Mungkin inilah awal dari kehancuran hubunganku dengan Wulan.

Selingkuh Dengan Sahabat Sendiri

“Punya pacar cantik ko di anggurin apa gak mubadzir?” Begitu sms dari Yudi, seorang sahabat. Awalnya aku gak ada rasa curiga sedikitpun dengan kata-kata itu, malah aku minta tolong pada Yudi untuk menjaga Wulan pacarku, aku ceritakan semua masalah pekerjaanku yang tak pernah ada liburnya.

Yudi dan Wulan tinggal berdekatan hanya beda gang, mungkin karena Yudi sahabat baikku waktu sekolah hingga aku tak ada rasa curiga atau prasangka apa pun. Yudi juga aku kenal sebagai orang baik, di banding teman-teman kami yang lain waktu sekolah dulu. Yudi bisa di bilang paling alim makanya aku percaya saja nitip jagain pacarku ke dia.

Hingga pada suatu ketika malam Minggu di bulan Agustus 2010, aku berniat pengen kangen-kangenan dengan Wulan pacarku melalui telepon. Tapi beberapa kali dan berulang-ulang aku melakukan panggilan tak ada jawaban sama sekali dari Wulan. Aku berinisiatif menelepon Yudi untuk menanyakan keadaan Wulan, tapi panggilanku ke Yudi tidak di jawab juga. Dari situ aku mulai berpikiran aneh, Aku jadi teringat sms Yudi beberapa minggu lalu.

Kira kira Jam sebelas malam aku masih mencoba melakukan panggilan ke Wulan. Ternyata di jawab. Dia bilang katanya ketiduran. Tapi dari suaranya kayak orang yang tidak baru bangun tidur. Karena aku agak kesal aku suruh aja dia tidur. Selepas menelepon Wulan, aku ganti telepone Yudi, waktu itu Yudi juga langsung jawab panggilanku.

Ada apa ini? kenapa tadi mereka gak angkat telepon? kenapa sekarang giliran Wulan angakat teleponeku, dan Yudi Juga? Pertanyaan-pertanyaan itu berkecamuk dalam perasaanku. Aku tanya dari mana Yud.? dia bilang dari tempat kakaknya. Kembali pertanyaan-pertanyaan muncul di dalam otakku, apa iya kalau cuma ke tempat kakaknya sampai gak angkat telepon dariku? apa mungkin Yudi dan Wulan…?

Ah,, apa mungkin? lama aku terdiam hingga kusudahi teleponku ke Yudi. Ya udah yud makasih ya.

Senin pagi aku kerja tak tenang, aku masih bertanya-tanya dalam hati tentang apa yang sudah terjadi pada Wulan kekasihku dan Yudi sahabatku. Apakah sms Yudi dulu emang ada niatan dia inginkan Wulan? bagaimana caranya agar aku bisa tau benar atau salah dengan semua dugaanku ini?

Lama aku berfikir, sampai akhirnya aku temukan cara. Aku telepon Wulan, aku biang ke Wulan kalau baru saja aku ngobrol dengan Yudi membicarakan kejadian malam Minggu lalu walaupun ini hanya kebohonganku saja. Wulan tanya “Yudi bilang apa?”. Aku bohong lagi, “Dia bilang katanya kamu dengan dia sudah melakukan hal terlarang itu. 

Apa bener itu dek?” Wulan jawab dengan kata-kata yang menyakitkan hatiku, “Kalau yudi bilang begitu berarti tak ada gunanya aku bohong lagi, iya kami lakukan semuanya, sama dengan yang kita lakukan dulu.”

Kata kata kasar dari mulutku keluar semua setelah mendengar itu tetapi tak lama karena Wulan langsung menutup telehonku. Hal yang sama aku lakukan ke Yudi, kini aku tak bohong lagi karena Wulan sudah katakan apa yang ingin aku tanyakan. “Yud, kok tega sih kamu?” kataku membuka pembicaraan. Yudi jawab, “maksudnya apa, kok kamu bicara begitu?”

“Udahlah gak usah ngelak lagi, aku tau semuanya dari Wulan apa yang kamu lakukan malam minggu lalu, kamu ini teman macam apa? kalau kamu inginkan Wulan seenggaknya kalian bilang sebelumnya, kalian jujur, jangan ketika Wulan masih milikku kau pakai begitu saja.

Kalau kalian saling suka kenapa harus sembunyi sembunyi? apa kalian cuma mau senang senang sedang nantinya aku yang dapet sisanya setelah kalian puas? Sorry Yud, kalau rokok satu batang kita isep berdua tak jadi masalah, tapi ini cewek Yud”. Kemarahanku tak dapat aku bendung saat itu.

“Maaf, aku terpaksa, Wulan yang maksa, kalau kamu mau apa-apakan aku silahkan asal jangan keluargaku” Yudi gelagapan. “Aku bukan orang yang seperti itu, sekarang terserah kalian, aku gak ikut-ikut lagi urusan kalian.” Kataku sebelum tutup telepon.

Satu Pintu Tertutup, Pintu Lain Terbuka

Bulan Romadhon tahun itu aku tak dapat jalankan ibadah dengan baik, hatiku penuh kemarahan, hatiku penuh dengan kebencian, aku coba melupakan, tapi aku tak mampu. Apa lagi setiap malam Wulan masih menelepon aku, dia minta maaf dan minta balikan. Aku tak ingin jawab telepon dia tapi aku gak bisa, aku membencinya tapi aku masih ingin mendengar suaranya.

Beberapa Minggu kemudian ada sms masuk di Handphoneku, “Mas bagaimana kabar?” itu sms dari Nitta teman wulan waktu kerja jadi sales dulu, aku kenal dia tapi gak begitu akrab. “Alhamdulillah aku sehat dek, tapi hatiku lagi gak waras” jawabku. “Lho kenapa?” Nitta tanya lagi.

Aku ceritakan semua kejadian yang menyakitkan itu ke Nitta. “Udah lah mas, mungkin bukan jodoh, mungkin dia bukan yang terbaik buat mas, masih banyak yang lain mas. Aku mengenal njenengan dari waktu sekolah dulu mas, aku lihat mas orangnya baik, setia, kayaknya juga punya tanggung jawab, tenang saja mas, masih banyak cewek yang mau sama mas” kata Nitta menguatkanku.

Mulai malam itu sedikit bebanku berkurang karena kedatangan Nitta, walaupun aku belum bisa melupakan Wulan tetapi paling tidak aku bisa sedikit tertawa saat ngobrol dengan Nitta. Hingga suatu hari dia sms “mas, aku besok libur, mas mau gak ke Taman mini? tenang mas aku yang bayarin deh”. Aku berfikir, mungkin aku perlu liburan juga, karena pekerjaanku tak ada liburnya aku iyakan sms Nitta, aku bersedia.

Jam tujuh pagi aku sudah nunggu Nitta di PGC, tak lama kemudian dia datang. Kami melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan. Seharian aku ngobrol dengan Nitta dari bercanda hingga omongan yang serius tentang perasaan. Ternyata Nitta orangnya terbuka dan apa adanya, entah waktu itu dia benar atau sekedar menghiburku tetapi dia katakan kalau dia sebenarnya sudah memperhatikan aku sejak sekolah dulu tetapi tak berani mengatakan, jangankan mengatakan ketemu saat di angkot dan di kelas ketika aku nyamper ke Wulan saja gemeteran katanya.

Waktu berjalan begitu cepat, tak sadar rasanya kalau hari sudah sore, ketika mau pulang dia menyodorkan uang dua ratus ribu. Aku bingung. “Apaan ini?” tanyaku. “Kan semalem aku bilang kalo aku yang bayarin?” kata Nitta. Aku tersenyum sambil berkata “Ngece kamu,, emang sih aku gak punya duit banyak, tapi kalau main di bayarin cewek ya malu lah. udah simpen aja, aku masih ada kok buat makan.” Nitta masih maksa, “Tapi mas, aku kan udah janji.” Tentu saja aku tak mau menerimanya, “Udah bawa saja dulu buat ongkos pulang”.

Setahun aku berhubungan dengan Nitta, aku tak pernah nyatakan cinta seperti layaknya orang yang mau pacaran, kami menjalani hubungan cinta begitu saja, kami saling memperhatikan satu sama lain, saling menyayangi. Walaupun aku tak dapat bohongi hatiku sendiri kalau aku masih sering teringat Wulan. Tapi mungkin semua orang mengalami ini, apa lagi aku dulu begitu lama menjadi pacar Wulan.

Hingga akhirnya aku menikah dengan Nitta Bulan Maret 2012 tahun lalu. Dan Wulan pun menikah dengan Yudi dua bulan sebelumnya. Kini, Aku dan Nitta sudah di karuniai anak satu, begitu juga Wulan dan Yudi. Saat ini aku bahagia dengan Nitta dan anakku, walaupun aku masih belum bisa melupakan masa laluku dengan Wulan, terlalu banyak kenangan yang susah di lupakan. Semoga semua ini bukan dosa, karena aku takut kalau bayang-bayang masa lalu menjadi dosa untuk aku dan keluargaku.

Terimakasih, sudah membaca curhatku.
***


Seperti diceritakan kawan Joko ke redaksi.

Istriku Tidak Perawan, Aku Memilih Selingkuh dengan Wanita Lain

No comments
Selingkuh dengan wanita lain.
Meski telah menikah cukup lama dan telah dikaruniai seorang anak yang lucu dan cantik, aku tetap tidak bisa menghilangkan rasa kecewa di dalam hati setelah mengetahui bahwa istriku sudah tidak perawan lagi sebelum kami menikah. Mungkin ini yang menjadi penyebab aku selingkuh dengan wanita lain.

Sebut saja namaku Beny, pekerjaanku hanyalah seorang honorer di sebuah Sekolah Tingkat Pertama. Tak ada niat sama sekali dalam diriku untuk selingkuh tapi kenyataan berbicara lain.

Pernikahanku dengan istriku alhamdulilah berlangsung sesuai dengan yang direncanakan meskipun sebenarnya di dalam hatiku aku sama sekali tidak mencintai istriku tapi aku terlanjur berjanji kepada dia bahwa aku akan menikahinya.

Waktupun berlalu tak terasa hampir 7 tahun kami membina rumah tangga tanpa ada masalah maupun pertengkaran di dalam bahtera rumah tangga kami. Apapun yang terjadi dalam rumah tanggaku adalah tanggung jawabku.

Sebenarnya tidak ada permasalahan dalam biduk rumah tanggaku, aku memaksakan cinta yang sebenarnya aku sendiri tidak menginginkannya. Dulu aku ingin melepas dia tapi aku malu, malu dengan keluarga besarku, malu dengan orang tuaku, malu dengan teman dan semua orang yang ada di dekatku, Insyallah aku akan tetap bertahan sampai aku bisa mempertahankannnya.

Pengakuan Istri yang Menyakitkan

Sebenarnya istriku seorang yang baik, tidak neko-neko, terima aku apa adanya, dia juga setia dan bukan tipe wanita yang senang selingkuh. Hanya masa lalunya, masa lalunya yang membuat diriku tidak bisa menerima dirinya seratus persen. Dia orangnya jujur meskipun menyakitkan perasaanku, dia berkata jujur padaku bahwa dia tidak perawan lagi sebelum menikah denganku.

Aku pernah bertanya pada dia (pada saat pacaran) kamu sudah berapa kali melakukan hal tersebut dengan pacar kamu? dia jawab hanya sekali, aku bisa menerimanya, mungkin saat itu dia khilaf. Tapi kenapa setelah kami menikah, ketika aku bertanya hal yang sama kepada istriku dan terus kudesak, ternyata dia mengakui bahwa dia pernah melakukan itu (ML) lebih dari sekali.

Dari awal pernyataan dia itulah aku merasa kaget dan tersentak mengapa baru sekarang dia bilang jujur, pada saat waktu itu usia pernikahan kami menginjak 2 tahun, jujur pembaca aku sangat kecewa dengan dia, aku sangat kesal dengan dia. Pada saat itu aku bersikap biasa saja, aku berusaha menutupi kekecewaanku, aku ingin sekali melupakan hal itu, tapi tidak mudah.

Masa pacaran kami singkat, pacaran kami bisa dibilang pacaran sehat. Aku termasuk pria yang setia dan tidak suka selingkuh. Kami tidak pernah melakukan hal-hal yang dilarang oleh Agama. Mungkin karena kesibukan yang kumiliki. Hubungan kami hanya sebentar, kami hanya butuh waktu 4 bulan pacaran dan sesudah itu kami tunangan dan menikah.

Selingkuh dengan Murid Sendiri

Prahara dalam diriku diawali sekitar tahun 2010. Aku mulai suka dengan seorang wanita yang sebenarnya dia adalah masih muridku sendiri di SMP tempatku mengajar. Entah apa yang terjadi pada diriku, aku begitu suka dengan dia padahal dia biasa-biasa saja. Gayung bersambut, aku semakin dekat dengan dia, bahkan sampai dia lulus sekolah dan sampai sekarang pun aku masih dekat dengan dia.
Aku jatuh cinta dan selingkuh dengan muris sendiri. Awal hubunganku dengan dia (sebut saja namanya Helo Kity = HK) terjadi pada sekitar awal tahun 2011. Kami menjalin hubungan sampai sekarang dengan baik dan harmonis, sekarang dia duduk di kelas XII.

Jujur aku merasa lebih nyaman dengan HK, aku merasa betah dekat dengan HK, aku selalu cemburu kalau HK dengan teman laki-lakinya. Begitupun HK dia mempunyai perasaan yang sama dengan diriku. Entah ini yang dinamakan cinta atau sayang, atau apa aku sendiri tidak tahu, aku merasa HK telah menjadi bagian dari hidupku.

Hingga pada suatu hari aku dengan HK melakukan hal yang tidak terpuji. Kami melakukan hubungan terlarang itu. Aku terlarut dalam buaian kemesraan, aku terlarut dalam buaian kerinduan. Aku terlalu merindukan dia, semua dilakukan atas dasar suka sama suka, aku sama sekali tidak pernah memaksa pada dia, semua berjalan wajar. Aku merasa berdosa terhadap anak dan istriku karena telah selingkuh dengan wanita lain.

Aku tak tahu apa yang harus kulakukan untuk menebus kesalahanku pada HK, aku tak tahu lagi bagaimana aku telah membuat masa depan HK menjadi runyam. Suatu waktu kedekatanku dengan HK mulai tercium, memaksa kami harus off  sekitar setahun. Dalam setahun ini aku tidak ada komunikasi sama sekali dengan HK, tidak ada tegur sapa dengan HK, dan tidak pernah bertemu dengan HK.

Tapi sekarang aku dekat lagi dengannya, sampai sekarang ya sampai sekarang, jujur aku tidak bisa kehilangan dia, begitupun dia. Apabila waktu bisa diputar mungkin aku lebih klop lebih sreg dan lebih nyaman dengan HK, tapi semua sudah berlalu.

Bingung Antara Istri dan Selingkuhan

Aku berkata pada HK bahwa kita tidak mungkin kita bisa saling memiliki, bahwa perbuatan selingkuh adalah hal yang tidak bertanggungjawab. Aku sudah punya keluarga, dan suatu saat HK mungkin akan menikah dengan pria pilihan dia yang lebih baik dari aku. Tapi kami sepakat meskipun HK sudah menikah, hubungan ini jangan sampai putus, hubungan ini jangan sampai berakhir.

Dan sekarang pun kami saling memahami dan mengerti keadaan masing-masing, apabila dia sedang jalan dengan pacarnya aku sama sekali tidak menghubunginya, begitu juga HK tidak pernah menghubungiku jika sedang di rumah bersama istriku. HK menyimpan baik-baik rahasia ini, begitu juga aku, aku tidak pernah bercerita kepada siapapun mengenai kedekatanku dengan HK (kecuali kepada ceritacurhat.com) karena aku ingin pendapat dari pembaca.

Meskipun ada teman yang mengetahui kedekatanku dengan HK, tapi dia menganggapnya biasa saja, padahal tidak. Kedekatanku dengan HK sudah sangat dekat, tidak ada rahasia yang disembunyikan antara kami. Kalau boleh jujur aku mungkin lebih terbuka, dan apa adanya pada HK dibanding istriku.

Aku bingung pembaca apa yang harus aku lakukan, aku tahu selingkuh itu dosa tapi aku juga menyayangi HK sebagaimana aku juga menyayangi anak dan istriku. Pembaca yang budiman kalau anda berada diposisiku apa yang akan anda lakukan? bagaimana cara yang terbaik agar aku merasa nyaman? agar aku tidak menyakiti perasaan HK maupun istriku?

Aku tidak ingin melepaskkan HK maupun istriku, apa jalan yang harus aku pilih? apakah aku harus berbicara dengan istriku apapun yang terjadi? apakah aku harus berbicara dengan keluargaku apapun yang terjadi? apakah harus menikahi HK? apakah aku harus meminta izin kepada istriku untuk menikahi HK? apakah aku harus memilih salah satu dari mereka?

Terimakasih kepada redaksi, mohon maaf apabila ada kesalahan, wassalamualaikum Wr Wbr.
***

Seperti diceritakan kawan Beny ke redaksi.

OHMAIGATH ! Seorang Pria Selamatkan Mantan Pacar Tapi Malah Kekasihnya yang Tewas

No comments

Wednesday, November 5, 2014

iLustrasi
Terjebak dalam kisah cinta segitiga bisa membuat segala sesuatunya jadi rumit bahkan berakhir tragis. Seperti yang dialami oleh seorang pria dengan mantan pacar beserta kekasih baru sang pria di Chongqing. Seperti yang dilansir oleh shanghaiist.com, terjadi sebuah peristiwa tragis ketika seorang wanita di Chongqing tewas setelah melompat terjun ke sungai Yangtze. Wanita tersebut melompat setelah seorang pria yang merupakan kekasihnya terjun ke dalam sungai demi menyelamatkan mantan pacar pria itu sendiri. 

Menurut koran lokal tersebut, seorang saksi mata memaparkan bahwa ia melihat ada dua orang yang sedang berusaha menyelamatkan diri di sungai ketika satu orang lagi ikut melompat ke dalamnya. Pria dengan kemeja hitam dan seorang wanita yang memaki rok merah akhirnya berhasil merangkak ke tepian. Dan pria itu lalu menangis dan terus menyalahkan sang wanita yang rupanya adalah mantan pacarnya, "Ini semua salahmu..."


Tragis! Mau menyelamatkan mantan pacar tapi malah kekasih sendiri yang tewas. | Foto: copyright shanghaiist.com
Pria berkemeja hitam itu ternyata sedang ingin membicarakan hubungan cinta segitiga antara ia, mantan pacar (wanita yang memakai rok merah), dan kekasih barunya. Setelah berjam-jam kemudian berlalu dan belum juga menemukan titik terang, si mantan pacar jadi emosional dan lompat terjun ke dalam sungai. Melihat hal tersebut, sang pria pun ikut terjun untuk menyelamatkan mantan pacarnya itu. 

Tetapi rupanya kekasih baru pria tersebut jadi marah melihat kekasihnya menyelamatkan mantan pacar. Ia pun ikut melompat terjun ke dalam sungai. Nahas, ia malah tenggelam di sungai ketika justru kekasihnya dan mantan pacar kekasihnya berhasil naik ke tepian sungai. 

Kekasih baru pria itu akhirnya berhasil diangkat ke daratan sepuluh menit kemudian oleh seorang pegawai pelabuhan perikanan. Sayang, ia sudah tak bernyawa. Entah bagaimana perasaan sang pria karena ia malah kehilangan kekasihnya sendiri ketika ia berupaya untuk menyelamatkan mantan pacarnya.

Benar-benar sangat disayangkan ya, Ladies. Terjebak dalam kasus cinta segitiga memang bisa sangat rumit jika tak dikomunikasikan dengan baik.

Mengasuh Anak Adalah The Best Job Ever Bagi Seorang Ibu

No comments

Pemirsa ! Banyak yang bilang, mengurus anak lebih melelahkan daripada menjadi wanita karir. Yup, memang, menjaga, mengurus rumah dan anak merupakan tantangan besar bagi seorang ibu. Pasalnya, saat bekerja, seorang wanita hanya dituntut dengan  beberapa tanggung jawab. Sementara jika di rumah, seorang ibu harus bisa multitasking.

Multitasking bukanlah pekerjaan yang mudah. Anda harus bisa membagi waktu dan management agar semua tanggung jawab terselesaikan. Seperti halnya mengurus anak yang katanya ribet dan melelahkan.
Namun, pada dasarnya, mengasuh anak sendiri merupakan the best job yang akan dimiliki bagi seorang wanita, terutama seorang ibu. Alasannya sebagai berikut, dilansir dari elitedaily.com.

Anda sebagai CEO. Dalam mengasuh anak, tentu Anda sendiri lah yang mengatur dan melakukan management. Dari sini Anda belajar untuk menjadi koordinator secara pribadi.
Hari terberat saat bermain. Jika di kantor Anda dihadapkan dengan hal terberat berupa proyek, mengasuh anak ketika Anda harus dituntut berlarian sambil bermain dengan anak.
Ikutan nyamil. Seraya mengasuh anak, tanpa disadari kadang Anda juga suka memakan apa yang dimakan anak bukan? Seperti nyemil biskuit atau makanan anak lainnya.
Pengetahuan Anda seputar Disney. Karena anak identik dengan fans dari Disney, secara tidak langsung Anda akan menambah pengetahuan tentang Disney. Dan tentu, hal ini membuat Anda update dengan film terbaru Disney.
Menambah kedekatan dengan anak. Anak yang diasuh sendiri oleh orang tuanya tentu memiliki kedekatan dengan orang tua lebih dari mereka yang diasuh oleh babysitter.

Selain kelima hal di atas, tentu akan banyak hal seru lainnya dari mengasuh anak yang tidak bisa Anda dapatkan dari kantor. Makanya Ladies, mengejar karir memang penting, namun mengasuh anak juga bagian dari karir seorang ibu lho.

Bandung Heboh Dengan Meme Baliho Buang Sampah !

No comments
Sebuah komunitas di Kota Bandung punya cara berbeda untuk menggugah kesadaran warga kota agar mau membuang sampah pada tempatnya. Alih-alih membuat plang berisi larangan membuang sampah sembarangan di berbagai sudut kota, komunitas ini membuat billboard raksasa bergambar perempuan cantik.
Di samping gambar perempuan berambut hitam panjang itu tercantum kutipan, "Pilih mana, bayar denda karena nyampah atau traktir aku?". Di bawah kutipan itu barulah diberitahukan nama si gadis cantik. Iis, begitu nama perempuan yang disebut sebagai mahasiswi tersebut.

Kreatif dan belum pernah ada yang seperti ini sebelumnya. Kehadiran baliho itu pun jadi berita di dunia maya. Foto-foto Iis si mahasiswi dengan kalimat ajakannya yang menarik beredar di media sosial.
Seperti yang sudah-sudah, publik media sosial yang tak kalah kreatif pun ikut nimbrung mengomentari baliho tersebut. Tak cuma sekedar urun suara, namun banyak pula yang membuat meme, alias gambar plesetan dari baliho tersebut.
Hingga saat ini, sudah puluhan meme baliho yang dibuat dan bertebaran di internet. Sosok Iis si mahasiswi diganti dengan bermacam tokoh, dari politisi populer, aktor, komedian, artis K-Pop, hingga karakter anime Jepang. Kalimat ajakan untuk membuang sampah pada tempatnya pun dimodifikasi sedemikian rupa menjadi beragam ungkapan yang kadang mengundang gelak tawa.
Salah satunya adalah meme yang menampilkan sosok Mad Dog, karakter antagonis di film The Raid Redemption dengan baju basah oleh keringat. Di samping Mad Dog tertulis kutipan, "Pilih mana, bayar denda karena nyampah atau dishalatin sama aku?". Kim Taeyeon, artis K-Pop anggota girl band SNSD pun ikut-ikutan ditempel fotonya di spanduk tersebut. Kutipan, "Pilih mana, bayar denda karena nyampah atau beliin aku bunga?" muncul di samping foto Kim yang sedang memegang bunga.

Asal Usul Nama " Indonesia "

No comments

Pemirsa, kayaknya aneh ya jika kita tidak mengetahui arti dan makna dari kata negara kita “Indonesia”. Berikut adalah penjabaran arti dari kata Indonesia :

Asal-usul nama Indonesia

Pada zaman purba, kepulauan tanah air disebut dengan aneka nama. Dalam catatan bangsa Tionghoa kawasan kepulauan tanah air dinamai Nan-hai(Kepulauan Laut Selatan). Berbagai catatan kuno bangsa Indoa menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang), nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Walmiki menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Rahwana, sampai ke Suwarnadwipa (Pulau Emas, yaitu Sumatra sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.

Bangsa Arab menyebut tanah air kita Jaza’ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan adalah benzoe, berasal dari bahasa Arab luban jawi(kemenyan Jawa), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatranayang dahulu hanya tumbuh di Sumatera. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil “Jawa” oleh orang Arab. Bahkan orang Indonesia luar Jawa sekalipun. Dalam bahasa Arab juga dikenal Samathrah (Sumatra), Sholibis (Sulawesi), Sundah (Sunda), semua pulau itu dikenal sebagai kulluh Jawi (semuanya Jawa).

Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab, Persia, India dan Tiongkok. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Tiongkok semuanya adalah “Hindia“. Semenanjung Asia Selatan mereka sebut “Hindia Muka” dan daratan Asia Tenggara dinamai “Hindia Belakang”. Sedangkan tanah air memperoleh nama “Kepulauan Hindia” (Indische ArchipelIndian Archipelagol’Archipel Indien) atau “Hindia Timur” (Oost IndieEast IndiesIndes Orientales). Nama lain yang juga dipakai adalah “Kepulauan Melayu” (Maleische ArchipelMalay Archipelagol’Archipel Malais).

Pada jaman penjajahan Belanda, nama resmi yang digunakan adalahNederlandsch-Indie (Hindia Belanda), sedangkan pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo(Hindia Timur). Eduard Douwes Dekker ( 1820 – 1887 ), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah mengusulkan nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan tanah air kita, yaitu Insulinde, yang artinya juga “Kepulauan Hindia” ( Bahasa Latin insula berarti pulau). Nama Insulinde ini kurang populer.



Nusantara

Pada tahun 1920, Ernest Francois Eugene Douwes Dekker ( 1879 – 1950), yang dikenal sebagai Dr. Setiabudi (cucu dari adik Multatuli), memperkenalkan suatu nama untuk tanah air kita yang tidak mengandung unsur kata “India”. Nama itu tiada lain adalah Nusantara, suatu istilah yang telah tenggelam berabad-abad lamanya. Setiabudi mengambil nama itu dari Pararaton, naskah kuno zaman Majapahit yang ditemukan di Bali pada akhir abad ke-19 lalu diterjemahkan oleh JLA. Brandes dan diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada tahun 1920.

Pengertian Nusantara yang diusulkan Setiabudi jauh berbeda dengan pengertian nusantara zaman Majapahit. Pada masa Majapahit, Nusantara digunakan untuk menyebutkan pulau-pulau di luar Jawa (antara dalam Bahasa Sansekerta artinya luar, seberang) sebagai lawan dari Jawadwipa (Pulau Jawa). Sumpah Palapa dari Gajah Mada tertulis “Lamun huwus kalah nusantara, isun amukti palapa” (Jika telah kalah pulau-pulau seberang, barulah saya menikmati istirahat).

Oleh Dr. Setiabudi kata nusantara zaman Majapahit yang berkonotasi jahiliyahitu diberi pengertian yang nasionalistis. Dengan mengambil kata Melayu asliantara, maka Nusantara kini memiliki arti yang baru yaitu “nusa di antara dua benua dan dua samudra”, sehingga Jawa pun termasuk dalam definisi nusantara yang modern. Istilah nusantara dari Setiabudi ini dengan cepat menjadi populer penggunaannya sebagai alternatif dari nama Hindia Belanda.
Sampai hari ini istilah nusantara tetap dipakai untuk menyebutkan wilayah tanah air dari Sabang sampai Merauke.



INDONESIA

Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia(JIAEA), yang dikelola oleh James Richardson Logan ( 1819 – 1869 ), seorang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Ingris, George Samuel Windsor Earl ( 1813 – 1865 ), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA.

Dalam JIAEA Volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations. Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama:Indunesia atau Malayunesia (nesos dalam bahasa Yunani berarti pulau). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis:

… the inhabitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago would become respectively Indunesians or Malayunesians“.

Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon ( Srilanka ) dan Maladewa. Earl berpendapat juga bahwa nahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini. Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.

Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago. Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah “Indian Archipelago” terlalu panjang dan membingungkan. Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia.
Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan:

Mr. Earl suggests the ethnographical term Indunesian, but rejects it in favour of Malayunesian. I prefer the purely geographical term Indonesia, which is merely a shorter synonym for the Indian Islands or the Indian Archipelago“.

Ketika mengusulkan nama “Indonesia” agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama resmi. Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama “Indonesia” dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi.


Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826 – 1905 ) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air pada tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah “Indonesia” di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah “Indonesia” itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalamEncyclopedie van Nederlandsch-Indie tahun 1918. Padahal Bastian mengambil istilah “Indonesia” itu dari tulisan-tulisan Logan.

Pribumi yang mula-mula menggunakan istilah “Indonesia” adalah Suwardi Suryaningrat ( Ki Hajar Dewantara ). Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau.
Nama indonesisch (Indonesia) juga diperkenalkan sebagai pengganti indisch (Hindia) oleh Prof. Cornelis van Vollenhoven (1917). Sejalan dengan itu, inlander (pribumi) diganti dengan indonesiër (orang Indonesia).



Identitas Politik

Pada dasawarsa 1920-an, nama “Indonesia” yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita, sehingga nama “Indonesia” akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan. Akibatnya pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu.

Moh. Hatta
Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.

Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya,:
“Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut “Hindia Belanda”. Juga tidak “Hindia” saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesier) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya.”

Di tanah air Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924). Pada tahun 1925, Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama “Indonesia”. Akhirnya nama “Indonesia” dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa dan bahasa pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini dikenal dengan sebutan Sumpah Pemuda.

Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; parlemen Hindia Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Hindia Belanda agar nama “Indonesia” diresmikan sebagai pengganti nama “Nederlandsch-Indie”. Tetapi Belanda menolak mosi ini.
Dengan jatuhnya tanah air ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama “Hindia Belanda”. Lalu pada tanggal 17 Agustus 1945, lahirlahRepublik Indonesia.
Asal istilah nama Indonesia

Nama ” INDONESIA” muncul pertama kali tahun 1850 yang diciptakan/dipakai oleh James Richard Logan (ahli hukum Skotlandia) Menurutnya dia lebih menyukai isitilah geografis “Indonesia” yang bersinonim dengan “Kepulauan Hindia”.


Pendapatnya merupakan penolakan terhadap istilah “indunesians” dan “Melayunesians” yang digunakan oleh George Samuel Windsoe Earl unJustify Fulltuk menyebut penduduk Kepulauan Malayan.
JR Logan menciptakan istilah baru ” Indonesia” untuk menyebut penghuni wilayah gugusan nusantara dan membaginya menjadi 4 wilayah geografis : 1. Indonesia Barat terdiri dari Sumatera, semenanjung Melayu, Kalimantan, Jawa dan pulau-pulau antara. 2. Indonesia Timur Laut terdiri dari Formosa hingga gugusan Kepulauan Sulu dan Mindanao di Philipina hingga Kepulauan Visaya. 3. Indonesia barat daya terdiri dari Pantai timur Kalimantan hingga Papua Nugini termasuk gugusan kepulauan di papua barat, Kai dan Aru. dan 4. Indonesai Selatan terdiri dari gugusan kepulauan selatan trans-Jawa, anatara Jawa – Papua Nugini atau dari Bali hingga gugusan Kepulauan Timor.

Loga adalah orang yang pertama mengenalkan nama “Indonesia”, kemudian Adolf Bastian guru besar Etnologi Universitas Berlin yang mempopulerkannya di dunia akademis selama kurun waktu 1884-1894. Nama Indonesia sudah dikenal sebagai istilah budaya dan geografis, karena secara politis wilayah ini dikuasai Belanda dengan sebutan Nederlandsch-Indie )Hindia Belanda).

Ki Hajar Dewantara
Makna politis terminologi Indonesia baru tumbuh setelah abad ke-20, setelah Suwardi Suryaningrat (Ki Hadjar Dewantara) memakainya melalui pendirian biro pers Indonesische Per-bureu saat diasingkan ke negeri Belanda tahun 1913. Th 1922 atas prakarsa Mohammad Hatta mengubah nama Indische Vereeniging menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia yang merupakan organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Belanda yang didirikan tahun 1908.

Era ini merupakan penguatan gerakan pemakian nama “INDONESIA” sebagai penggagti istilah “Hindia belanda” oleh kalangan pemuda dan mahasiswa Indonesia hingga mencapai kemerdekaan. Hal ini juga dibarengi adanya perubahan nama majalah milik Perhimpoenan Indonesia yauti Hindia Belanda menjadi “Indonesia Merdeka ” Sementara itu di tanah air, pergerakan memakai nama “Indonesia” dimulau th 1942 oleh dr.Soetomo pendiri Indonesische Studie Club. Setahun kemudian, Jong Islamieten Bond membentuk Kepanduan National Indonesische Padvinderi (NATIPIJ).

Nama “Indonesia” sebagai suatu negara dan bangsa baru muncul saat Soekarno – Hatta atas nama bangsa Indonesia memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia tgl 17 Agustus 1945. Kini Indonesia memasuki usianya yang ke-63 usia yang tidak muda lagi, apakah sudah terwujud cita-cita para pendiri negeri ini ?

Sekian sekilas tentang paparan sejarah bangsa indonesia semoga kita tetap tergugah untuk melestarikan nilai-nilai sejarah dan asal-usul diri kita sebagai bangsa yang besar dan bisa memberikan efek positif terhadap motivasi diri para generasi kita kelak untuk tetap menjaga nilai-nila luhur bangsa ini.



***** Diambil dari berbagai sumber.

Asal Muasal Sejarah Bakso, Berasal dari Kisah Anak yang Berbakti

No comments

Tuesday, November 4, 2014

Pada akhir Dinasti Ming (awal abad ke-17) di Fuzhou, ada seorang pria bernama Meng Bo, tinggal di sebuah desa kecil.

Dia berkepribadian baik dan berbakti kepada orang tuanya. Bakti Meng Bo pada ibunya sangat diketahui oleh para tetangga. Suatu hari, ibunya yang sudah mulai tua sudah tidak dapat makan daging lagi, karena giginya sudah mulai tidak bisa makan sesuatu yang agak keras. Ini sedikit mengecewakan karena dia suka sekali makan daging.

Meng Bo ingin membantu ibunya agar bisa mengonsumsi daging lezat lagi. Sepanjang malam duduk, memikirkan bagaimana mengolah daging yang bisa dimakan oleh ibunya. Hingga suatu hari, ia melihat tetangganya menumbuk beras ketan untuk dijadikan kue mochi. Melihat hal itu, timbul idenya. Meng Bo langsung pergi ke dapur dan mengolah daging dengan cara yang digunakan tetangganya dalam membuat kue mochi.

 Setelah daging empuk, Meng Bo membentuknya menjadi bulatan-bulatan kecil sehingga ibunya dapat memakannya dengan mudah. Kemudian ia merebus adonan itu, tercium aroma daging yang lezat.
Meng Bo menyajikan bakso itu kepada ibunya.

Sang ibu merasa gembira karena tidak hanya baksonya yang lezat, tapi juga mudah untuk dimakan. Meng Bo sangat senang melihat ibunya dapat makan daging lagi.

Kisah berbaktinya Meng Bo pada ibunya beserta resep baksonya, cepat menyebar ke seluruh kota Fuzhou. Penduduk berdatangan untuk belajar membuat bakso lezat pada Meng Bo.

Inilah salah satu kisah berbakti kepada orang tua yang ceritanya bukan hanya melegenda tapi juga karya nya..


Don't Miss
© all rights reserved 2023
Created by Mas Binde