Responsive Ad Slot

Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

"Sunrise" di Gunung Prau Sangat Elok

No comments

Sunday, December 4, 2022


Jika Anda sedang berkunjung ke Wonosobo, Jawa Tengah, tak ada salahnya untuk mencoba petualangan di salah satu gunung yang ada di kawasan Dieng, yaitu Gunung Prau. Saya sendiri memanfaatkan weekend lalu untuk mencobanya. 

Berangkat dari Stasiun Kota, kami menuju Purwokerto dengan menggunakan kereta ekonomi. Harga tiketnya Rp75 ribu. Dengan waktu tempuh sekitar 9 jam, kami sampai di Purwokerto pukul 7 pagi. Perjalanan harus dilanjutkan ke Wonosobo untuk menuju Dieng dengan menyewa angkot.

Kami men-carter angkot bermuatan banyak untuk menyambung perjalanan selama 3 jam menuju lokasi. Satu orang diharuskan membayar Rp55 ribu. 

Sekitar pukul 1 siang, kami sampai di basecamp pintu jalur pendakian Dieng. Setelah mendaftarkan jumlah pendaki dan menyerahkan KTP, saya dan teman-teman langsung mendaki melalui jalur ini. Sebenarnya ada 2 jalur pendakian yang bisa digunakan yaitu melalui desa Patak Banteng dan melalui dataran tinggi Dieng. Kami memilih untuk melewati Dieng karena relatif lebih mudah. 

Jalur pendakian memang tidak terlalu berat bagi pemula seperti kami, butuh 5 jam untuk mencapai tujuan yaitu puncak Gunung Prau yang memiliki tinggi 2.565 mdpl. Cuaca saat itu cukup berkabut dan di tengah-tengah perjalanan turun hujan yang cukup deras. Waktu menunjukkan pukul 6 sore, namun langit sudah gelap gulita. Angin yang kencang dan sangat dingin membuat kami harus melapis badan dengan 2 jaket sekaligus.

Sekitar pukul 6.30 sore kami semua sampai di area perkemahan. Badan yang lelah, kaki yang pegal terbayar tuntas dengan apa yang kami rasakan saat kami tiba di tujuan. Pukul 4 pagi suhu menunjukkan 2 derajat celcius, kami bangun untuk bersiap melihat keindahan matahari terbit di puncak Gunung Prau.

Gunung Sindoro dan Sumbing menyambut kami di depan. Sungguh indah pemandangan pagi itu. Setelah sarapan kami bersiap turun untuk menuju bukit-bukit indah. Pemandangan yang kami lihat seperti di film Teletubbies.

Bukit-bukit indah yang lucu kami lewati. Sejenak kami menikmati pemandangan dan sekadar foto-foto. Butuh waktu 4 jam untuk turun dan kala itu cuaca sangat bersahabat. Akhirnya kami harus pulang dan jika ada kesempatan lagi, saya sangat ingin mengulang petualangan seru tadi.

Dikirim oleh Muhammad V

Mitos seputar Goa Pindul Wonosari Jogja

No comments
Goa Pindul yang kini menjadi primadona objek wisata Gunungkidul, bukan hanya menyimpan banyak keindahan, tetapi juga mempunyai banyak cerita terkait Kerajaan Mataram. Bahkan ada mitos terkait dengan stalaktit atau stalakmit di dalamnya.
 
Nama Pindul sendiri terkait cerita keluarga Kerajaan Mataram. Konon, kata 'pindul' berasal dari dua kata, yakni 'pipi kejendul' alias bagian wajah terbentur, yakni terbentur bagian gua yang sempit. Konon, hal ini dialami salah satu keluarga Kraton Yogyakarta.
 
Karena posisi goa di sepanjang aliran sungai, konon bagian dalam goa ini sering digunakan untuk semedi atau bertapa. Di samping keadaan gelap, suasaa juga sangat sepi, sehingga hening dan pas untuk mengheningkan cipta. Lokasi tempat bertapa berada di kanan-kiri sungai, di antara stalaktit dan stalakmit.
 
Sementara itu sejumlah mitos mewarnai isi goa tersebut. Di antaranya ada batu berbentuk lonjong menjulang ke atas. Konon, batu tersebut mempunyai khasiat membuat pria menjadi perkasa. Caranya adalah dengan memegang batu tersebut. "Jika ada pria memegang batu ini, maka ia akan menjadi pria perkasa," kata seorang pemandu wisata.
 
Kalau yang ini terkait dengan kaum pria, di sisi lain juga ada mitos terkait kaum hawa. Yakni pada bagian atap goa yang secara terus menerus meneteskan air. Konon, setiap perempuan yang terkena tetesan air tersebut, maka ia akan menjadi seorang wanita yang cantik nan jelita.
 
Kalau anda mengunjungi Goa Pindul, semua ini akan dijelaskan secara gamblang oleh pemandu. Bahkan kalau kurang jelas atau masih penasaran bisa ditanyakan lebih lanjut. Silakan mencoba!

Melihat Sunset Terbaik di Jogja, Inilah Tempat-tempat Yang Perlu Dikunjungi

No comments

Tuesday, October 19, 2021

 


Yogyakarta merupakan kota yang memiliki daya tarik wisata tersendiri. Banyak tempat wisata yang tersedia didalamnya. Mulai dari keindahan alam hingga kekayaan budaya yang ada disini telah berhasil menjadikan kota ini sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia.

 

Maka, tak heran jika para wisatawan selalu teringat dan ingin kembali ke kota istimewa ini. Tak hanya itu, Yogyakarta juga memiliki sejumlah tempat nongkrong asik yang wajib untuk dikunjungi, terutama bagi penikmat senja yang ingin menikmati matahari terbenam sambil bertukar cerita maupun berfoto menikmati sunset bersama teman, pacar, maupun keluarga.

 

Berikut adalah rekomendasi tempat menikmati senja di Jogja:

 

Bukit Paralayang Watugupit, Parangtritis

 


Bukit Paralayang Watugupit Parangtritis adalah salah satu destinasi cantik dan romantis yang ada di Yogyakarta. Lokasinya yang tak jauh dari Pantai Parangtritis ini merupakan tempat lepas landas paralayang untuk menikmati keindahan Parangtritis dari ketinggian.

 

Dari atas bukit paralayang, Anda dapat menyaksikan sunset yang begitu indah. Keistimewaan inilah yang membuat Bukit Paralayang Parangtritis menjadi salah satu tempat terbaik di Yogyakarta untuk menikmati proses matahari tenggelam atau sunset.

 

Uniknya, sunset di sini menggabungkan pemandangan laut karena lokasinya dekat dengan Pantai Parangtritis yang masih dalam kawasan perkotaan. Jadi aksesnya cukup mudah untuk dijangkau. Tak heran jika banyak wisatawan yang terpikat untuk berkunjung ke sini.

 

Terutama bagi penikmat senja dan para pemburu foto, tempat ini cocok untuk mengabadikan moment dengan latar belakang pantai yang indah terlihat dari ketinggian. Suasana akan terasa semakin romantis dan syahdu jika kita datang bersama kekasih tercinta.

 

Bukit Paralayang Parangtritis berlokasi di Dusun Watugupit, Desa Giricahyo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul. Jika kamu melewati Jalan Parangtritis, akan dikenakan 2 retribus, yaitu Tiket masuk ke Pantai dan retribusi masuk Bukit Paralayang.

 

Harga Tiket masuk Pantai Parangtritis sebesar Rp10.000 per orang. Sedangkan tiket masuk ke Bukit Paralayang sebesar Rp5.000 per orang. Harga diatas belum termasuk parkir kendaraan. Untuk parkir roda dua Rp3.000 dan parkir mobil Rp5.000.

 

2. Bukit Bintang, Gunung Kidul


Bukit Bintang merupakan salah satu tempat nongkrong yang romantis di Yogyakarta. Disini Anda dapat menikmati pesona yang disuguhkan dari tempat ini. Anda dapat menikmati matahari terbenam bersama orang tersayang. Selain itu ini Anda juga dapat menyaksikan landscape Gunung Merapi Merbabu dan pesawat yang landing maupun take off di Bandara International Yogyakarta.

 

Anda disarankan untuk datang pada sore hari agar dapat menikmati pemandangan sunset yang indah dengan warna langit yang menggoda. Kemudian pada saat malam tiba, bukit bintang berubah menjadi pemandangan Yogyakarta sangatlah indah karena Anda dapat menikmati taburan cahaya gemintang di langit malam serta kerlip benderang lampu kota dari ketinggian.

 

Bukit Bintang berada di tepi jalan yang menghubungkan antara Jogja dengan Wonosari tepatnya di km 15, di bukit Patuk Kabupaten Gunung Kidul.

 

Apabila Anda menggunakan kendaraan pribadi, Anda dapat mengambil menuju Jalan Jogja-Wonosari, kemudian di pasar Piyungan lurus jalan agak mendaki sampai di tikungan bokong Semar. Sampailah di Hargo Dumilah. Jarak Jogja dengan bukit bintang ini kira-kira 20 KM yang dapat ditempuh dalam waktu 40 menit perjalanan. Bagi Anda yang ingin datang kesini Anda harus sedikit berhati-hati terutama setelah pertigaan Piyungan. Karena pada area ini Jalan mulai menanjak dan berkelok-kelok, tikungannya pun terbilang cukup tajam dan curam.

 

3. Watu Amben


Watu Amben merupakan sebuah kawasan perbukitan yang lokasinya lebih tinggi dari kawasan bukit bintang. Tak kalah mempesona dengan bukit bintang, pemandangan yang disuguhkan oleh watu amben juga sangat menawan. Anda dapat memanjakan mata dengan melihat sunset yang ada di Watu Amben. Sunset yang terlihat di Watu Amben sangatlah mempesona.

 

Selain itu, Anda juga dapat melihat pemandangan yang ada di Watu Amben berupa landscape kota Yogyakarta, ketika cuaca di Yogyakarta sedang cerah Anda dapat melihat pemandangan gunung-gunung yang ada di Yogyakarta yaitu gunung Merapi, Merbabu dan Sumbing.

 

Jika Anda ingin menikmati matahari terbenam di watu amben, Anda disarankan untuk datang pada waktu sore hari. Kemudian pada saat malam hari Anda juga dapat menyaksikan keindahan berupa pemandangan lampu-lampu penduduk yang terlihat sangat memukau.

 

Lokasi Watu Amben berada di kawasan jalan Dlingo-Pathuk, Area Kabun, Srimulyo, Piyungan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Rute untuk menuju obyek wisata Watu Amben cukup mudah dijangkau dan dicapai karena wisata ini sama dengan jalan menuju wisata ke bukit bintang. Jarak yang ditempuh jika dari pusat kota Jogja ke Watu Amben ini bisa dibilang tidak terlalu jauh yaitu sekitar 18,3 kilometer dan waktu tempuh kendaraan normal roda dua dari pusat Kota Jogja ke Watu Amben kurang lebih sekitar 47 menit.

 

Untuk dapat mengunjungi lokasi ini Anda tidak dipungut biaya masuk, melainkan Anda hanya dapat membayar parker saja. Harga parkir untuk kendaraan roda dua yaitu sebesar Rp2000 dan Rp5000 untuk kendaraan roda empat.

 

4. Watu Langit Coffee & Resto


Watu Langit Coffee & Resto merupakan salah satu tempat nongkrong baru yang wajib dikunjungi karena di tempat ini Anda dapat menikmati pemandangan alam dan dapat menyaksikan kota yogyakarta dari atas ketinggian. Pada waktu sore menjelang malam, Anda dapat menyaksikan sunset yang cukup eksotis dari tempat ini. Anda juga dapat berburu foto ditempat ini.

 

Lokasi wisata watu langit berada di Mlakon, Sambirejo, Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lebih tepatnya berada 900 meter setelah Candi Ijo. Dari pusat Kota Yogyakarta menuju Watu Langit berjarak sekitar 22 km dan membutuhkan waktu sekitar 45 menit perjalanan. Jika Anda masih bingung, Anda dapat menggunakan bantuan Google Maps untuk mempermudah perjalanan Anda kesini.

 

Di sini Anda dapat menikmati aneka hidangan yang telah tersedia dengan harga yang bervariasi. Tempat ini juga menyuguhkan spot foto menarik dengan pemandangan alam yang sangat indah dan memanjakan mata yang bisa kamu lihat dari atas ketinggian. Dijamin Anda bakal betah untuk nongkrong berlama-lama disini.

 

Anda disarankan untuk datang pada waktu sore hari agar Anda dapat melihat matahari terbenam secara langsung. Selain itu, Anda juga dapat memesan segelas kopi dan juga gorengan untuk menemani sore anda.

 

5. Kopi Ampirono


Kopi Ampirono merupakan rumah makan dan tempat ngopi yang berkonsep nuansa pedesaan dengan pemandangan area persawahan yang cukup luas.

 

Persawahan hijau yang memanjakan mata menjadi latar belakangnya. Jika cuaca cerah, Anda dapat melihat keindahan Gunung Merapi dan Merbabu dari tempat ini.


Berkonsep warung ‘ndeso’, Kopi Ampirono memang cukup enak untuk tempat nongkrong. Bangunan utamanya atau tempat makannya berbentuk joglo, sehingga suasana pedesaan Jawa cukup terasa. Dari joglo tersebut, Anda dapat bersantap atau ngopi sambil menikmati pemandangan area persawahan dari ketinggian. Selain itu, jika Anda datang di sore hari Anda dapat menyaksikan keindahan sunset dari tempat ini yang membuat kalian semakin betah berada ditempat ini.

 

Menu makannya pun juga menyajikan menu ndeso mulai dari sayur lodeh berbagai macam, gorengan, wedangan dan juga kopi. Kamu juga bisa menikmati kopi baik kopi jos, kopi klotok, kopi menoreh robusta dan arabika bisa dinikmati dengan harga Rp5000-Rp8000 saja. Ada menu makan sepuasnya seharga Rp10.000 saja dengan menu sayur lodeh, ikan gereh, dan terong. Jangan lupa ada berbagai gorengan mulai dari pisang goreng, mendoan hingga makanan khas Kulonprogo yakni gebleg.

 

Kopi Ampirono beralamat di Jalan Raya Kaligesing, dusun Tileng, desa Pendoworejo, kecamatan Girimulyo, kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta 55674.

 

Rute termudah menuju tempat ini dari pusat kota Yogyakarta ke arah barat melewati Jalan Godean. Ikuti jalan lurus ke arah barat hingga menyebrangi jembatan Sungai Progo dan menemukan perempatan lalu lintas Kenteng Nanggulan.

 

Pilih jalan lurus ke arah Pasar Kenteng Nanggulan atau mengikuti papan petunjuk arah menuju ke obyek wisata Kedung Pedut dan Goa Kiskendo. Sesampai di area Pasar Wage Kenteng, ikuti jalan tersebut hingga perlahan-lahan naik dan melewati jembatan. Posisi rumah makan ini berada pada sebuah tanjakan jalan pada sisi kiri jalan.

 

Itulah 5 rekomendasi tempat menikmati senja di Jogja. Tertarik kah untuk mengunjunginya?

 

6. Embung Nglanggeran


Kawasan Gunungkidul, Jogya, tak hanya menyimpan keindahan alam berupa pantai saja, ada juga spot menarik untuk melihat sunset yang berupa embung ini. Embung merupakan sebuah telaga atau danau buatan yang dijadikan sebagai objek wisata.

 

Menariknya, Embung Nglanggran berada di atas bukit sehingga kamu bisa melihat pemandangan langit yang sangat indah, apalagi menjelang sore hari. Tentu, kamu bakal disuguhkan oleh sunset, mulai dari turunnya matahari dari singgasana hingga cahaya matahari tersebut hilang. Hal ini bisa menjadi peristiwa romantis tersendiri yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Dibalik Lezatnya Ayam Goreng Pak Kromo

No comments

Friday, September 17, 2021

Kampung Mundusaren (Kampung Mundu) sekitar 1 Km Sebelah Utara Ambarukmo Plaza Jam Buka umum: 06.00-19.00 WIB


Menu ayam tetap saja populer. Baik yang digoreng, dibacem atau dibakar. Ada yang diberi bumbu manis, asin atau pedas. Semuanya  nikmat dan membuat keinginan mencoba selalu ada. Salah satunya di tempat Pak Kromo.

Lokasinya menyempil, di sebuah gang yang berada di pinggiran Yogyakarta. Pada sisi baratnya terdapat bangunan sekolah dan sepetak sawah. Tulisan warung ayam goreng menempel di spanduk yang warnanya kusam. Sebuah rak yang kacanya berminyak menghiasi bagian depan. Di dalamnya puluhan ayam goreng diletakkan di atas nampan besi.

Saat melangkah masuk ke bagian dalam, ada tumpukan kardus untuk arisan. Meja-mejanya berantakan, tak teratur. Pada sisi kanannya ada poster seukuran papan tulis berisikan artikel tentang warung Pak Kromo di sebuah media.

"Daging atau paha atas," tanya ibu muda kepada tim media.  Di dalam rak tadi terdapat rempela ati, paha atas dan dada. Warnanya coklat kehitaman. Ada beberapa bagiannya yang tampak legam.

"Paha atas."

 Lalu, sejurus kemudian paha atas (gending) tersaji di atas meja. Sambalnya terasi dan tomak. Lengkap beserta lalapan timun dan daun kobis. Nasi hangat yang kemebul siap disantap. Lebih nikmat jika menikmatinya menggunakan tangan tanpa sendok dan garpu atau dalam bahasa Jawa-nya disebut muluk.

Sobek ayamnya, tambahkan nasi dan sambal lalu hap...hap...hap. Rasa manis dari ayam bacem langsung terasa di lidah. Ketika digigit, tekstur daging ayamnya agak keras. Bisa jadi karena disajikan dalam keadaan dingin.

Jangan lupa tambahkan sambal tomat dan terasinya.  Aroma khas terasi langsung menyebar. Pedasnya sendiri terasa cukup. Bagi yang suka rasa manis, bisa menambahkan kecap.

Sejak berdiri tahun 1983, ayam bacem khas buatan H. Kromo Sentono dan istri ini sempat mengalami masa jaya. Pernah dalam sehari menghabiskan 150 ekor ayam. Namun, saat ini warung yang berlokasi di kampung Mundusaren, sebelah utara Ambarukmo Plaza ini lebih banyak melayani pesanan nasi ayam dalam kotak. 

Harga:

2 ayam + nasi + teh hangat = Rp 17.000



Pantai Paling Unik di Dunia, Salah Satunya di Sulawesi

No comments

Sunday, July 21, 2019

Pantai merupakan keindahan alam yang membuat daya tarik tersendiri bagi orang orang yang berkunjung pada sebuah tempat dengan suasana tropisnya. Kita mengenal banyak pantai di dunia ini dengan deburan ombak dan warna air yang hijau muda serta pasir yang agak kecoklatan. Sahabat anehdidunia.com itulah gambaran pantai pada umumnya. Namun bagaimana gambaran pantai unik yang akan kami jabarkan dibawah ini? 

Pantai Tanjung Api Sulawesi Tengah


Terletak di Tanjung Api, Ampana, Sulawesi Tengah. Tanjung Api adalah sebuah tanjung di Teluk Tomini yang masuk ke kawasan Cagar Alam Tanjung Api. Uniknya, Pantai ini memiliki sumber gas alam yang keluar dari dalam pasirnya. Sejenak tidak  ada hal unik yang terlihat di pantai ini, namun jika kita mengeruk pasir sedalam lima sampai sepuluh centimeter maka akan keluar gas yang dapat dinyalakan dengan korek api. 

Apabila tidak ditutup dengan pasir atau tanah, maka api ini akan menyala terus. Karena ini juga, konon para nelayan yang sedang memancing ikan di sekitar Tanjung Api, bila lapar tinggal merapat ke pantai dan membakar ikannya tanpa bersusah payah meniup-niup api terlebih dahulu. Tanjung Api juga memiliki panorama bawah laut yang indah. Dan kawasan cagar alam yang mengelilinginya adalah kawasan hutan tropis yang masih alami lengkap dengan hewan endemik seperti anoa, babi rusa, monyet, dan berbagai macam burung.

Pantai Mabua Filipina

Sebuah pantai selalu menyimpan keindahan tersendiri, seperti juga yang dimiliki oleh Pantai Mabua, Filipina. Disebut pantai unik karena di sepanjang bibirnya tersebar jutaan batu-batuan laut kecil yang permukaannya halus dan berwarna putih. Berbeda sekali dengan berbagai pantai lain yang ada di penjuru Bumi.

Kebanyakan pantai yang lain akan dipenuhi pasir baik pasir putih atau hitam, atau penuh dengan batu karang kasar. Pantai Mabua lebih mirip dengan pinggir kali yang biasanya dipenuhi batu-batu kecil.
 Lokasi pantai unik ini adalah dekat dengan kota Surigao, Filipina, sekitar 30 menit perjalanan. Pantai Mabua banyak dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun luar negeri untuk menyaksikan keunikannya tersebut.

Berjuta batu halus kecil dengan bentuk bulat atau oval memenuhi pinggir pantai Mabua. Dikatakan bahwa asal batu-batu ini adalah dari dasar lautan. Ombak besar dan arus kuat yang membawa jutaan batuan itu hingga terdampar di pantai. Dengan proses pengikisan ombak beratus tahun, batuan di tepi Pantai Mabua akhirnya menjadi halus dan berwarna putih. Seperti diamplas oleh mesin pengamplas saja layaknya. Yang jelas pengunjung yang berjalan-jalan di sepanjang pantai tak akan kesakitan karena menginjak bebatuan tersebut.

Fort Bragg Pantai Kaca California

Mungkin Anda sudah sering menjumpai pecahan botol kaca di sela-sela pasir pantai. Pecahan kaca yang dapat melukai kaki tersebut merupakan ulah pengunjung yang tidak bertanggungjawab dalam membuang sampah. Tetapi di Fort Bragg pecahan beling memenuhi hampir keseluruhan pesisir pantai. Fort Bragg merupakan salah satu pantai kaca paling cantik di dunia. Sama seperti pantai kaca di Kauai, Hawaii, pasir pantai di Fort Bragg dihiasi kerikil-kerikil kaca dalam berbagai warna.

Seperti ditulis Unfinished Man, pantai ini dulunya merupakan lokasi pembuangan sampah warga sejak tahun 1949. Selama 18 tahun lebih para pengunjung pantai membuang botol bekas dan sampah lainnya di sekitar pantai. Sahabat anehdidunia.com pecahan kaca ini sudah mengalami erosi karena air laut yang menerpa, sehingga ujung-ujungnya menjadi lembut. Pecahan kaca berwarna-warni tersebut jadi tampak seperti manik-manik kaca yang menjadi perhiasan pantai Kauai. Sekarang taman ini menjadi bagian dari MacKerricher State Park.

Pfeiffer Pantai Ungu California Amerika Serikat
Sudah pernah mendengar pantai yang berwarna ungu? Ternyata pantai seperti itu benar-benar ada, lho. Di Pfeiffer bagian utara, tepatnya di Big Sur State Park, California, pasir pantainya berwarna ungu. Jika dilihat dari dekat, pasir tersebut merupakan campuran dari warna violet, merah muda, dan ungu tua. Ditulis Budget Travel, warna-warna cantik tersebut terjadi karena butiran batu kuarsa dan garnet dengan kandungan mangan dari bukit di sekitarnya. Pasir berwarna ungu ini bisa dijumpai setelah badai pada musim dingin.

Pantai merah Panjin, China
Tempat dengan julukan pantai merah ini berlokasi di delta Sungai Liaohe, 30 kilometer dari kota Panjin, China. Pantai ini mendapatkan namanya karena area pantainya yang diselimuti warna merah menyala. Warna merah menyala tersebut dikarenakan tanaman Suaeda salsa, sejenis rumput laut yang tumbuh subur di tanah dengan kadar garam alkali tinggi. Rumput-rumput ini tumbuh dari bulan April sampai Mei. Saat itu tanaman tersebut masih berwarna hijau. Baru ketika memasuki musim gugur warnanya berubah merah, menjadikan seluruh area pantai diselimuti warna merah.

Pemandangan itulah yang diburu oleh para wisatawan, karena saat musim gugur pantai ini tampak seperti hamparan permadani raksasa berwarna merah yang mengagumkan. Saat seperti ini biasanya banyak turis yang berkunjung. Tetapi karena sebagian besar wilayah Pantai Merah merupakan kawasan konservasi, jadi hanya sebagian kecil saja yang terbuka untuk umum.

Uniknya, pantai ini juga menjadi habitat bagi burung bangau merah. Jadi pengunjung bisa menyaksikan sekawanan burung bangau merah yang sedang mencari makan sembari menikmati keindahan alam sekitar yang berwarna merah pula. Menurut Amusing Planet, pantai ini juga merupakan rawa alang-alang terluas di Asia. Alang-alang tersebut dieksploitasi dan digunakan untuk bahan baku dalam industri manufaktur kertas.

Papakolea Pantai Hijau Hawaii
Pantai Papakolea terletak di Distrik Kau, Kepulauan Hawaii. Pasir di pantai ini berwarna hijau gelap seperti buah zaitun. Seperti ditulis Top Dreamer, pantai ini merupakan salah satu dari dua pantai berpasir hijau yang ada di dunia.

Warna hijau yang unik tersebut terjadi karena butiran kristal olivine dari letusan gunung berapi Pu'u o Mahana yang terjadi sekitar 10.000 tahun lalu. Butiran kristal tersebut lebih berat daripada materi vulkanik lainnya. Jadi ketika materi-materi vulkanik lain terseret ombak, kristal olivine di pantai Papakolea tetap di sana dan menjadikan pesisir tampak seperti disiram warna hijau seperti sekarang.

Pantai putih Hyams, Australia
Pantai ini terletak di Teluk Jervis, negara bagian New South Wales, Australia. Pantai Hyams adalah salah satu atraksi yang paling terkenal di Australia karena pasir pantainya yang berwarna putih bersih. Pantai ini bahkan masuk ke The Guinness Book of Records sebagai pantai dengan pasir paling putih di dunia. Saat matahari bersinar terang pasir pantai ini akan tampak semakin putih seperti salju.

Selain karena pemandangan alam sekitarnya yang indah, pantai ini juga populer sebagi lokasi penyelaman dan snorkeling. Bahkan disebut-sebut sebagai lokasi peyelaman terbaik di Australia setelah Great Barrier Reef.

Schooner Gulch Pantai Batu California Amerika Serikat
Schooner Gulch adalah pantai yang berlokasi di Mendocino County, California. Pantai ini merupakan salah satu tempat rekreasi favorit warga di Mendocino. Penduduk setempat dan turis lokal memancing, berselancar, piknik, dan menyaksikan matahari terbenam di sana.

Tetapi bukan itu yang menjadikan pantai ini unik. Batu-batu yang tersebar di sepanjang pantai Schooner Gulch yang berukuran besar-besar memiliki bentuk bulat seperti bola bowling raksasa. Karena itulah pantai ini mendapat julukan Pantai Bola Bowling. Batu-batu tersebut merupakan fenomena alam yang jarang.

Semoga kita semua bisa mengunjungi pantai paling unik di dunia itu. Marilah menabung mulai sekarang. dan tetap semangat.

Palawan, Pulau Terindah di Dunia yang Mempunyai Sungai Bawah Tanah

No comments

Sebuah pulau di Filipina dinobatkan sebagai pulau terindah di dunia karena keindahannya

Pulau Palawan

Sebuah pulau di Filipina dinobatkan sebagai pulau terindah di dunia karena keindahannya. Pulau ini terlihat bersih, indah, dan unik dan bisa di katakan sebagai pulau paling beda di bandingkan pulau-pulau lainnya. Seperti apakah keindahannya ?
Pulau Palawan mendapat penghargaan  dari Conde Nast Traveler’s 2014 dan mendapat vote lebih dari 76.000 traveler di dunia in. Selain itu tempat terbaik di dunia ini juga merupakan tempat petualang bawah laut terpopuler, menurut UNESCO. National Geographic juga mengklaim bahwa Palwan merupakan pulau terbaik di dunia.

DI pulau ini memiliki sebuah sungai bawah tanah yang memiliki panjang lima mil. Puerto Princesa merupakan sungai terpanjang ke dua di dunia dan telah dinobatkan sebagai keajaiban alam terbaik di dunia. pengunjung akan dipandu perahu wisata untuk menelusuri Puerto Princesa. Ada banyak pemandangan yang menakjubkan di dalam sungai ini.

Banyak para wisatawan yang melakukan diving karena laut di sekitar pulau sangat jernih. Untuk melakukan petualangan di bawah laut, pengunjung biasanya mendatangi Tubbataha Reef National Marine Park, seperti dilansir Daily mail.



Pulau Palwan terkenal dengan nama Filipina ‘last frontier’. Tempat ini merupakan bagian Adaro Palwan barat. Wisatawan bisa berkunjung ke tempat ini dengan pesawat selasa 75 menit atau dengan kapal feri selama 24 jam.


Menguak Dieng Culture Festival, Menikmati Seni Budaya di Udara Yang Maknyess !

No comments
Dieng Culture Festival 2014
Beberapa tempat wisata menggelar festival budaya untuk menarik minat para pengunjung yang berasal dari negara sendiri maupun mancanegara. Dataran tinggi Dieng sebagai salah satu kawasan wisata yang mulai dikenal luas tidak ingin menyia-nyiakan budaya masyarakatnya untuk ditampilkan dalam Dieng Culture Festival 2014. Festival ini digelar secara rutin setiap tahun dengan beragam rangkaian acara yang menarik dan sayang untuk dilewatkan. Bagi para wisatawan sangat dianjurkan untuk datang ke kawasan ini menjelang pembukaan festival yang kaya akan nilai budaya ini.
Dieng Culture Festival ke -5 tahun 2014 ini juga dijadikan sarana oleh pemerintah setempat untuk melestarikan adat istiadat yang mulai luntur karena tergerus jaman. Ada banyak sekali atraksi dan pertunjukan seni yang bisa anda nikmati diantaranya :
  • Karnaval seni budaya
  • Pementasan wayang kulit dan tari tradisional
  • Pameran kerajianan Dieng
  • Pesta kembang api
  • Ruwat cukur rambut anak gembel
Dieng Culture Festival 2014 sebagai pagelaran seni dan budaya terbesar di kawasan Dieng.
Info jadwal open trip ke Dieng tahun 2014, silahkan klik disini
Salah satu daerah yang menjadi destinasi wisata favorit Indonesia adalah Dieng. Dieng merupakan daerah yang termasuk kawasan vulkanik aktif, yang merupakan gunung api raksasa. Daerah Dieng terletak di kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo. Terjadi pembagian ke dalam dua kabupaten yang berbeda, karena Dieng sendiri memiliki wilayah yang cukup luas. Hingga menyentuh ke dalam wilayah dua kabupaten yang berbeda. Pembagian administrasi wilayah Dieng ke dalam dua kabupaten tersebut adalah sebagai berikut:
  • Dieng Kulon, yang merupakan wilayah Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara
  • Dieng Wetan, merupakan wilayah Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo
Meskipun terletak menyebar hingga menyentuh dua kabupaten yang berbeda, daerah Dieng sendiri bisa dikatakan masuk kategori daerah terpencil. Melihat letak geografis dan sarana akomodasi untuk sampai di daerah wisata alam ini.


Daerah Dieng yang merupakan wilayah vulkanik aktif, menjadikan Dieng memiliki tanah yang subur sehingga digarap sebagai lahan pertanian sayur-mayur. Sepanjang mata memandang akan disuguhi pemandangan hijau nan asri, jauh dari kata polusi. Sehingga sesuai untuk aktifitas refreshing mengusir kepenatan setelah berkutat dengan kesibukan harian yang menyita waktu, pikiran, dan tenaga. Selain pemandangan yang menggugah mata memandang, anda juga akan menikmati udara yang bersih lagi segar. Suhu udara di daerah Dieng sendiri berkisar antara 15-20o C, sehingga anda bisa membuang jauh-jauh kipas milik anda.

Suhu daerah Dieng bisa mencapai 10o C pada malam hari, hal ini mengakibatkan adanya embun beku pada pagi harinya. Masyarakat sekitar menyebutnya dengan istilah “bun upas” (embun racun), sebab embun ini dapat merusak tanaman sekitar. Sehingga saat hendak mengunjungi wisata vulkanik aktif ini sebaiknya mempersiapkan pakaian yang tebal, jangan pula melupakan obat-obatan pribadi. Hal ini bertujuan untuk menghindari flu, alergi dingin, dan gangguan kesehatan lainnya, sehingga wisata anda tetap nyaman.

WOW ! Di Malam Hari Prambanan Semakin Mantul Dengan Lampu LED Panasonic

No comments

Pelestarian warisan budaya dan lingkungan hidup merupakan hal yang krusial. Betapa tidak, dua hal tersebut merupakan sarana bagi generasi penerus untuk memahami betapa kaya dan luhurnya budaya bangsa.

Oleh karena itu, tahun ini Panasonic melakukan sebuah kerjasama strategis dengan tiga lembaga yaitu UNESCO, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan PT. Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan Ratu Boko untuk mendukung pelestarian salah satu warisan budaya Indonesia yaitu Candi Prambanan.

Bentuk nyata dari dari kerjasama ini ditunjukkan Rabu, (17/12) lalu melalui donasi 16 unit lampu proyeksi LED untuk menggantikan lampu halogen yang biasanya menerangi candi yang ditetapkan sebagai warisan budaya dunia UNESCO pada tahun 1991 ini.

Panasonic dan UNESCO juga menggandeng toko-toko lokal di area Borobudur sebagai salah satu bentuk dukungan dalam pelestarian kesenian dan budaya lokal sebagai sarana pembelajaran bagi generasi penerus.


Penggunaan lampu proyeksi LED dapat menghemat penggunaan energi hingga 30% dibanding dengan lampu halogen atau lampu pijar. Lampu proyeksi LED yang digunakan di Candi Prambanan juga dapat digunakan selama 40.000 jam sehingga menghemat biaya penggantian lampu dan perawatan. Hal ini sejalan dengan kebijakan penghematan energi yang tengah digalakkan pemerintah.

Indonesia merupakan salah satu negara di Asia yang tengah berkembang. Seperti negara-negara berkembang lainnya, Indonesia kini tengah berada pada puncak urbanisasi dan industrialisasi yang identik dengan peningkatan konsumsi energi. Pemborosan energi dapat berdampak buruk bagi kelestarian lingkungan dan juga mengganggu keseimbangan pasokan listrik antar pulau.

PT. Panasonic Gobel Eco Solutions Sales Indonesia telah memperkuat jajaran produknya dengan merilis 49 model lampu LED, termasuk lampu langit-langit (ceiling lights), dan 9 model lampu LED untuk penggunaan non-rumah tangga, seperti lampu jalanan, di pasar Indonesia mulai 1 Maret 2015.

Diharapkan dengan kemitraan antara Panasonic dengan UNESCO terjalin sebuah ikatan kerjasama sinergis untuk pelestarian lingkungan dan warisan budaya untuk tahun-tahun berikutnya. Selain itu mendorong minat bangsa Indonesia dan seluruh warga di dunia beserta generasi penerusnya untuk menjadikan bumi sebagai tempat yang diidamkan. Hal ini sejalan dengan tagline Panasonic, “A Better Life, A Better World”. 

Belalang Goreng, Camilan Paling Diburu Wisatawan di Jogja

No comments

Di daerah lain, belalang dianggap hewan  yang tak lazim dikonsumsi. Namun berbeda dengan masyarakat Gunungkidul, belalang Goreng adalah makanan khas andalan. Bahkan saat ini menjadi camilan yang menjadi buruan utama para wisatawan yang berasal dari luar daerah.

Tak lengkap rasanya jika belum mencicipi camilan yang satu ini. Kita dapat menjumpai orang-orang yang menjual belalang goreng di pinggir jalan sekitar Jalan Baron dan di sepanjang jalan sekitar desa Mijahan, Kecamatan Semanu. Harganya pun bervariasi, Rp25 ribu-Rp30 ribu per toples. Selain menjual belalang yang sudah siap santap, para pedagang juga menyediakan belalang yang masih hidup sehingga bisa dimasak sendiri sesuai selera.

“Yang sudah matang, tiap toples saya jual R25 ribu-Rp30 ribu. Kalau yang masih hidup ini, per ekor saya jual Rp100-Rp200 rupiah per ekor.Kalau sedang langka ya jadi mahal mas” terang Rohadji, Salah satu penjual belalang di pinggir jalan daerah Mijahan, Semanu, Gunungkidul, Jumat (5/12/).

Indah Kurniastuti, wisatawan asal Pedan, Klaten, Jawa Tengah, adalah salah satu penggemar berat camilan ini. Setiap mengunjungi Gunungkidul ia selalu menyempatkan diri untuk membelinya sebagai oleh-oleh keluarga di rumah. “Saya wajib membeli walang goreng, paling tidak tiga toples buat oleh-oleh dan camilan di rumah” terangnya.
 Saat ini juga sudah banyak Toko oleh- oleh yang menjual makanan ini dengan berbagai varian rasa. Bahkan ada pula yang menjualnya via Online.

Belalang Goreng, Camilan Paling Diburu Wisatawan di Jogja

No comments

Wednesday, December 10, 2014


Di daerah lain, belalang dianggap hewan  yang tak lazim dikonsumsi. Namun berbeda dengan masyarakat Gunungkidul, belalang Goreng adalah makanan khas andalan. Bahkan saat ini menjadi camilan yang menjadi buruan utama para wisatawan yang berasal dari luar daerah.

Tak lengkap rasanya jika belum mencicipi camilan yang satu ini. Kita dapat menjumpai orang-orang yang menjual belalang goreng di pinggir jalan sekitar Jalan Baron dan di sepanjang jalan sekitar desa Mijahan, Kecamatan Semanu. Harganya pun bervariasi, Rp25 ribu-Rp30 ribu per toples. Selain menjual belalang yang sudah siap santap, para pedagang juga menyediakan belalang yang masih hidup sehingga bisa dimasak sendiri sesuai selera.

“Yang sudah matang, tiap toples saya jual R25 ribu-Rp30 ribu. Kalau yang masih hidup ini, per ekor saya jual Rp100-Rp200 rupiah per ekor.Kalau sedang langka ya jadi mahal mas” terang Rohadji, Salah satu penjual belalang di pinggir jalan daerah Mijahan, Semanu, Gunungkidul, Jumat (5/12/).

Indah Kurniastuti, wisatawan asal Pedan, Klaten, Jawa Tengah, adalah salah satu penggemar berat camilan ini. Setiap mengunjungi Gunungkidul ia selalu menyempatkan diri untuk membelinya sebagai oleh-oleh keluarga di rumah. “Saya wajib membeli walang goreng, paling tidak tiga toples buat oleh-oleh dan camilan di rumah” terangnya.
 Saat ini juga sudah banyak Toko oleh- oleh yang menjual makanan ini dengan berbagai varian rasa. Bahkan ada pula yang menjualnya via Online.

Dieng Culture Festival 2014, Menikmati Seni Budaya di Udara Yang Maknyess !

No comments

Sunday, December 7, 2014

Dieng Culture Festival 2014
Beberapa tempat wisata menggelar festival budaya untuk menarik minat para pengunjung yang berasal dari negara sendiri maupun mancanegara. Dataran tinggi Dieng sebagai salah satu kawasan wisata yang mulai dikenal luas tidak ingin menyia-nyiakan budaya masyarakatnya untuk ditampilkan dalam Dieng Culture Festival 2014. Festival ini digelar secara rutin setiap tahun dengan beragam rangkaian acara yang menarik dan sayang untuk dilewatkan. Bagi para wisatawan sangat dianjurkan untuk datang ke kawasan ini menjelang pembukaan festival yang kaya akan nilai budaya ini.
Dieng Culture Festival ke -5 tahun 2014 ini juga dijadikan sarana oleh pemerintah setempat untuk melestarikan adat istiadat yang mulai luntur karena tergerus jaman. Ada banyak sekali atraksi dan pertunjukan seni yang bisa anda nikmati diantaranya :
  • Karnaval seni budaya
  • Pementasan wayang kulit dan tari tradisional
  • Pameran kerajianan Dieng
  • Pesta kembang api
  • Ruwat cukur rambut anak gembel
Dieng Culture Festival 2014 sebagai pagelaran seni dan budaya terbesar di kawasan Dieng.
Info jadwal open trip ke Dieng tahun 2014, silahkan klik disini
Salah satu daerah yang menjadi destinasi wisata favorit Indonesia adalah Dieng. Dieng merupakan daerah yang termasuk kawasan vulkanik aktif, yang merupakan gunung api raksasa. Daerah Dieng terletak di kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo. Terjadi pembagian ke dalam dua kabupaten yang berbeda, karena Dieng sendiri memiliki wilayah yang cukup luas. Hingga menyentuh ke dalam wilayah dua kabupaten yang berbeda. Pembagian administrasi wilayah Dieng ke dalam dua kabupaten tersebut adalah sebagai berikut:
  • Dieng Kulon, yang merupakan wilayah Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara
  • Dieng Wetan, merupakan wilayah Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo
Meskipun terletak menyebar hingga menyentuh dua kabupaten yang berbeda, daerah Dieng sendiri bisa dikatakan masuk kategori daerah terpencil. Melihat letak geografis dan sarana akomodasi untuk sampai di daerah wisata alam ini.


Daerah Dieng yang merupakan wilayah vulkanik aktif, menjadikan Dieng memiliki tanah yang subur sehingga digarap sebagai lahan pertanian sayur-mayur. Sepanjang mata memandang akan disuguhi pemandangan hijau nan asri, jauh dari kata polusi. Sehingga sesuai untuk aktifitas refreshing mengusir kepenatan setelah berkutat dengan kesibukan harian yang menyita waktu, pikiran, dan tenaga. Selain pemandangan yang menggugah mata memandang, anda juga akan menikmati udara yang bersih lagi segar. Suhu udara di daerah Dieng sendiri berkisar antara 15-20o C, sehingga anda bisa membuang jauh-jauh kipas milik anda.

Suhu daerah Dieng bisa mencapai 10o C pada malam hari, hal ini mengakibatkan adanya embun beku pada pagi harinya. Masyarakat sekitar menyebutnya dengan istilah “bun upas” (embun racun), sebab embun ini dapat merusak tanaman sekitar. Sehingga saat hendak mengunjungi wisata vulkanik aktif ini sebaiknya mempersiapkan pakaian yang tebal, jangan pula melupakan obat-obatan pribadi. Hal ini bertujuan untuk menghindari flu, alergi dingin, dan gangguan kesehatan lainnya, sehingga wisata anda tetap nyaman.

Palawan, Pulau Terbaik di Dunia yang Mempunyai Sungai Bawah Tanah

No comments

Saturday, December 6, 2014



Pulau Palawan (Daily mail)
Pulau Palawan (Daily mail)

Sebuah pulau di Filipina dinobatkan sebagai pulau terindah di dunia karena keindahannya. Pulau ini terlihat bersih, indah, dan unik dan bisa di katakan sebagai pulau paling beda di bandingkan pulau-pulau lainnya. Seperti apakah keindahannya ?
Pulau Palawan mendapat penghargaan  dari Conde Nast Traveler’s 2014 dan mendapat vote lebih dari 76.000 traveler di dunia in. Selain itu tempat terbaik di dunia ini juga merupakan tempat petualang bawah laut terpopuler, menurut UNESCO. National Geographic juga mengklaim bahwa Palwan merupakan pulau terbaik di dunia.

Pulau Palawan (Daily mail)DI pulau ini memiliki sebuah sungai bawah tanah yang memiliki panjang lima mil. Puerto Princesa merupakan sungai terpanjang ke dua di dunia dan telah dinobatkan sebagai keajaiban alam terbaik di dunia. pengunjung akan dipandu perahu wisata untuk menelusuri Puerto Princesa. Ada banyak pemandangan yang menakjubkan di dalam sungai ini.

Banyak para wisatawan yang melakukan diving karena laut di sekitar pulau sangat jernih. Untuk melakukan petualangan di bawah laut, pengunjung biasanya mendatangi Tubbataha Reef National Marine Park, seperti dilansir Daily mail.

Pulau Palawan (Daily mail)
Pulau Palawan (Daily mail)
Pulau Palwan terkenal dengan nama Filipina ‘last frontier’. Tempat ini merupakan bagian Adaro Palwan barat. Wisatawan bisa berkunjung ke tempat ini dengan pesawat selasa 75 menit atau dengan kapal feri selama 24 jam.
Pulau Palawan (Daily mail)
Pulau Palawan (Daily mail)

Inilah Pantai Paling Unik di Dunia

No comments

Wednesday, December 3, 2014

Pantai merupakan keindahan alam yang membuat daya tarik tersendiri bagi orang orang yang berkunjung pada sebuah tempat dengan suasana tropisnya. Kita mengenal banyak pantai di dunia ini dengan deburan ombak dan warna air yang hijau muda serta pasir yang agak kecoklatan. Sahabat anehdidunia.com itulah gambaran pantai pada umumnya. Namun bagaimana gambaran pantai unik yang akan kami jabarkan dibawah ini? 

Pantai Tanjung Api Sulawesi Tengah

Terletak di Tanjung Api, Ampana, Sulawesi Tengah. Tanjung Api adalah sebuah tanjung di Teluk Tomini yang masuk ke kawasan Cagar Alam Tanjung Api. Uniknya, Pantai ini memiliki sumber gas alam yang keluar dari dalam pasirnya. Sejenak tidak  ada hal unik yang terlihat di pantai ini, namun jika kita mengeruk pasir sedalam lima sampai sepuluh centimeter maka akan keluar gas yang dapat dinyalakan dengan korek api. 

Apabila tidak ditutup dengan pasir atau tanah, maka api ini akan menyala terus. Karena ini juga, konon para nelayan yang sedang memancing ikan di sekitar Tanjung Api, bila lapar tinggal merapat ke pantai dan membakar ikannya tanpa bersusah payah meniup-niup api terlebih dahulu. Tanjung Api juga memiliki panorama bawah laut yang indah. Dan kawasan cagar alam yang mengelilinginya adalah kawasan hutan tropis yang masih alami lengkap dengan hewan endemik seperti anoa, babi rusa, monyet, dan berbagai macam burung.

Pantai Mabua Filipina

Sebuah pantai selalu menyimpan keindahan tersendiri, seperti juga yang dimiliki oleh Pantai Mabua, Filipina. Disebut pantai unik karena di sepanjang bibirnya tersebar jutaan batu-batuan laut kecil yang permukaannya halus dan berwarna putih. Berbeda sekali dengan berbagai pantai lain yang ada di penjuru Bumi.

Kebanyakan pantai yang lain akan dipenuhi pasir baik pasir putih atau hitam, atau penuh dengan batu karang kasar. Pantai Mabua lebih mirip dengan pinggir kali yang biasanya dipenuhi batu-batu kecil.
 Lokasi pantai unik ini adalah dekat dengan kota Surigao, Filipina, sekitar 30 menit perjalanan. Pantai Mabua banyak dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun luar negeri untuk menyaksikan keunikannya tersebut.

Berjuta batu halus kecil dengan bentuk bulat atau oval memenuhi pinggir pantai Mabua. Dikatakan bahwa asal batu-batu ini adalah dari dasar lautan. Ombak besar dan arus kuat yang membawa jutaan batuan itu hingga terdampar di pantai. Dengan proses pengikisan ombak beratus tahun, batuan di tepi Pantai Mabua akhirnya menjadi halus dan berwarna putih. Seperti diamplas oleh mesin pengamplas saja layaknya. Yang jelas pengunjung yang berjalan-jalan di sepanjang pantai tak akan kesakitan karena menginjak bebatuan tersebut.

Fort Bragg Pantai Kaca California

Mungkin Anda sudah sering menjumpai pecahan botol kaca di sela-sela pasir pantai. Pecahan kaca yang dapat melukai kaki tersebut merupakan ulah pengunjung yang tidak bertanggungjawab dalam membuang sampah. Tetapi di Fort Bragg pecahan beling memenuhi hampir keseluruhan pesisir pantai. Fort Bragg merupakan salah satu pantai kaca paling cantik di dunia. Sama seperti pantai kaca di Kauai, Hawaii, pasir pantai di Fort Bragg dihiasi kerikil-kerikil kaca dalam berbagai warna.

Seperti ditulis Unfinished Man, pantai ini dulunya merupakan lokasi pembuangan sampah warga sejak tahun 1949. Selama 18 tahun lebih para pengunjung pantai membuang botol bekas dan sampah lainnya di sekitar pantai. Sahabat anehdidunia.com pecahan kaca ini sudah mengalami erosi karena air laut yang menerpa, sehingga ujung-ujungnya menjadi lembut. Pecahan kaca berwarna-warni tersebut jadi tampak seperti manik-manik kaca yang menjadi perhiasan pantai Kauai. Sekarang taman ini menjadi bagian dari MacKerricher State Park.

Pfeiffer Pantai Ungu California Amerika Serikat
Sudah pernah mendengar pantai yang berwarna ungu? Ternyata pantai seperti itu benar-benar ada, lho. Di Pfeiffer bagian utara, tepatnya di Big Sur State Park, California, pasir pantainya berwarna ungu. Jika dilihat dari dekat, pasir tersebut merupakan campuran dari warna violet, merah muda, dan ungu tua. Ditulis Budget Travel, warna-warna cantik tersebut terjadi karena butiran batu kuarsa dan garnet dengan kandungan mangan dari bukit di sekitarnya. Pasir berwarna ungu ini bisa dijumpai setelah badai pada musim dingin.

Pantai merah Panjin, China
Tempat dengan julukan pantai merah ini berlokasi di delta Sungai Liaohe, 30 kilometer dari kota Panjin, China. Pantai ini mendapatkan namanya karena area pantainya yang diselimuti warna merah menyala. Warna merah menyala tersebut dikarenakan tanaman Suaeda salsa, sejenis rumput laut yang tumbuh subur di tanah dengan kadar garam alkali tinggi. Rumput-rumput ini tumbuh dari bulan April sampai Mei. Saat itu tanaman tersebut masih berwarna hijau. Baru ketika memasuki musim gugur warnanya berubah merah, menjadikan seluruh area pantai diselimuti warna merah.

Pemandangan itulah yang diburu oleh para wisatawan, karena saat musim gugur pantai ini tampak seperti hamparan permadani raksasa berwarna merah yang mengagumkan. Saat seperti ini biasanya banyak turis yang berkunjung. Tetapi karena sebagian besar wilayah Pantai Merah merupakan kawasan konservasi, jadi hanya sebagian kecil saja yang terbuka untuk umum.

Uniknya, pantai ini juga menjadi habitat bagi burung bangau merah. Jadi pengunjung bisa menyaksikan sekawanan burung bangau merah yang sedang mencari makan sembari menikmati keindahan alam sekitar yang berwarna merah pula. Menurut Amusing Planet, pantai ini juga merupakan rawa alang-alang terluas di Asia. Alang-alang tersebut dieksploitasi dan digunakan untuk bahan baku dalam industri manufaktur kertas.

Papakolea Pantai Hijau Hawaii
Pantai Papakolea terletak di Distrik Kau, Kepulauan Hawaii. Pasir di pantai ini berwarna hijau gelap seperti buah zaitun. Seperti ditulis Top Dreamer, pantai ini merupakan salah satu dari dua pantai berpasir hijau yang ada di dunia.

Warna hijau yang unik tersebut terjadi karena butiran kristal olivine dari letusan gunung berapi Pu'u o Mahana yang terjadi sekitar 10.000 tahun lalu. Butiran kristal tersebut lebih berat daripada materi vulkanik lainnya. Jadi ketika materi-materi vulkanik lain terseret ombak, kristal olivine di pantai Papakolea tetap di sana dan menjadikan pesisir tampak seperti disiram warna hijau seperti sekarang.

Pantai putih Hyams, Australia
Pantai ini terletak di Teluk Jervis, negara bagian New South Wales, Australia. Pantai Hyams adalah salah satu atraksi yang paling terkenal di Australia karena pasir pantainya yang berwarna putih bersih. Pantai ini bahkan masuk ke The Guinness Book of Records sebagai pantai dengan pasir paling putih di dunia. Saat matahari bersinar terang pasir pantai ini akan tampak semakin putih seperti salju.

Selain karena pemandangan alam sekitarnya yang indah, pantai ini juga populer sebagi lokasi penyelaman dan snorkeling. Bahkan disebut-sebut sebagai lokasi peyelaman terbaik di Australia setelah Great Barrier Reef.

Schooner Gulch Pantai Batu California Amerika Serikat
Schooner Gulch adalah pantai yang berlokasi di Mendocino County, California. Pantai ini merupakan salah satu tempat rekreasi favorit warga di Mendocino. Penduduk setempat dan turis lokal memancing, berselancar, piknik, dan menyaksikan matahari terbenam di sana.

Tetapi bukan itu yang menjadikan pantai ini unik. Batu-batu yang tersebar di sepanjang pantai Schooner Gulch yang berukuran besar-besar memiliki bentuk bulat seperti bola bowling raksasa. Karena itulah pantai ini mendapat julukan Pantai Bola Bowling. Batu-batu tersebut merupakan fenomena alam yang jarang.

Semoga kita semua bisa mengunjungi pantai paling unik di dunia itu. Marilah menabung mulai sekarang. dan tetap semangat.
Don't Miss
© all rights reserved 2023
Created by Mas Binde